Ditebus/ Diselamatkan!

Derek Prince
*First Published: 2008
*Last Updated: Maret 2026
2 min read
Ketika Yesus tergantung di kayu salib, segala kejahatan dan keculasan yang pernah dilakukan oleh manusia dikaitkan dengan-Nya. Sebaliknya, kita (manusia) menerima pengampunan yang seutuhnya, sehingga dibebaskan dari cengkeraman kuasa kejahatan.
“Sebab di dalam Dia [Yesus] dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa, menurut kekayaan kasih karunia-Nya” (Efesus 1:7).
Apabila dosa-dosa kita diampuni, maka kita beroleh penebusan. Artinya, kita telah ditebus. Menebus artinya “membeli kembali,” atau “membayar harga tebusan.” Sesungguhnya Yesus telah membeli kita kembali bagi Tuhan dari tangan Iblis, dengan membayarkan darah-Nya sebagai kurban persembahan untuk kita.
Di Roma pasal 7 Paulus mengatakan sesuatu yang mungkin aneh bagi orang-orang yang tidak mengetahui budaya masyarakat semasa hidupnya itu:
“Aku bersifat daging, terjual di bawah kuasa dosa” (ayat 14).
Masih ingatkah saudara, istilah “terjual di bawah kuasa dosa”? Istilah tersebut berkaitan dengan perdagangan budak-belian di negeri Roma dulu. Orang yang akan dijual sebagai budak disuruh berdiri di atas sebuah tempat yang ditinggikan dengan ada sebuah tombak yang dipajang di sebelah atas kepalanya. Maka Paulus pun berkata: “Saya bersifat kedagingan, siap untuk dijual di bawah tombak dosaku yang dipajang sebelah atas kepalaku. Saya tidak mempunyai pilihan lain. Saya seorang budak yang siap untuk dijual.”
Sebagai seorang budak ia tidak mempunyai pilihan yang lain. Sekali lagi kuberikan contoh, mengenai dua wanita yang dijual di pasar budak yang sama. Pemiliknya menyuruh yang seorang menjadi jurumasak, dan yang lainnya harus melacur. Begitu juga dengan kita sebagai orang yang berdosa. Boleh jadi kita ini orang berdosa namun hidup kita lumayan baik (tidak amburadul), lalu memandang rendah kepada para pelacur dan pecandu narkoba. Tetapi sesungguhnya sang “pemilik”-lah yang menentukan pekerjaan/profesi dari budak yang berada di bawah kekuasaannya.
Namun kemudian ada sebuah berita gembira: Tiba-tiba Yesus masuk di tempat penjualan budak itu dan mengatakan: “Aku beli yang ini, dan yang itu juga. Iblis, bayarannya sudah lunas kubayar. Sekarang budak laki-laki dan perempuan ini adalah anak-anak-Ku.” Itulah yang dimaksudkan dengan “penebusan”, dan hal itu hanya terjadi karena ada pengampunan terhadap dosa-dosa.
*Prayer Response
Terima kasih, Yesus, karena Engkau mati di kayu salib bagiku. Ku-deklarasikan, Yesus menebus diriku dari tangan Iblis agar aku dapat kembali kepada Allah. Ia dihukum supaya dosa-dosaku diampuni. Amin.
Kode: WD-B097-093-IND