Logo
Logo
Learn
Buku-bukuKursus AlkitabSumber
PenjangkauanTentang
Indonesia Flag Icon

Menu

  • Home
  • Learn +
    • Penjangkauan
    • Tentang +
      • Bergabung +
        • Kontak +

            Dapatkan eBook Gratis

            Mulailah koleksi Derek Prince anda dengan eBook gratis berjudul Bagaimana Beralih Dari Kutuk Kepada Berkat saat anda berlangganan buletin kami.

            Pengajaran Alkitab Gratis
            Logo
            Logo
            HomeLearnPenjangkauanTentangBerikan Donasi

            Hak Cipta © 2026 Pelayanan Derek Prince. Seluruh hak cipta

            KontakKerahasiaan PribadiHak CiptaLicensesPeta Situs
            Rumah
            Sumber
            Memuliakan Tuhan dalam Tubuhku

            Memuliakan Tuhan dalam Tubuhku

            Derek Prince

            Derek Prince

            Menyukai
            Membagikan
            Bahasa Indonesia

            *Article Language

            Kirimkan Kesaksian

            Menawarkan

            Memberi

            *First Published: 2008

            *Last Updated: Maret 2026

            2 min read

            Tubuhmu adalah bait Roh Kudus, sehingga bahkan tindakan sederhana seperti makan dan minum menjadi kesempatan untuk memuliakan Allah. Pelajarilah perbedaan antara memenuhi kebutuhanmu dan memanjakan diri, agar engkau benar-benar menghormati Dia yang telah menebusmu dengan harga yang mahal.
            “Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah,-- dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri? Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!” (1 Korintus 6:19–20)

            Manusia menggunakan tubuhnya dengan berbagai cara yang berbeda. Yang terutama kita lakukan untuk menjaga tubuh ini adalah makan dan minum. Menurut Paulus, semua kegiatan tersebut harus dilakukan sedemikian rupa, sehingga memuliakan Tuhan:

            “Jika engkau makan atau jika engkau minum, atau jika engkau melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah.” (1 Korintus 10:31)

            Apakah artinya “makan … untuk kemuliaan Allah”? Silahkan saudara sendiri yang menjawab pertanyaan itu. Ada orang-orang yang sulit bisa membayangkan bahwa sesungguhnya mereka dapat memuliakan Allah dengan cara makan mereka. Tetapi Alkitab berkata bahwa Tuhan yang kita sembah itu bersifat “pencemburu” (lihatlah

            “Keluaran 34:14”
            , misalnya), dan Ia menghendaki agar Ia selalu dimuliakan dalam segala aspek kehidupan – terutama dalam segala tindak-tanduk yang sehari-hari, bahkan dalam perkara-perkara yang sepele.

            Tetapi ijinkan saya bertanya satu lagi kepada saudara. Bolehkah kita makan berlebihan demi kemuliaan Tuhan? Menurut saya itu tidak boleh, karena makan berlebihan adalah salah satu bentuk dosa yang mengumbar hawa nafsu.

            “Amsal 13:25 berkata: ‘Orang benar makan sekenyang-kenyangnya [NIV: sepuas-puasnya; BIMK: berkecukupan].’”
            Kita dibolehkan makan sampai puas, tetapi jika lebih dari itu – lebih dari kebutuhan yang sewajarnya – berarti kita akan lebih menuruti hawa nafsu.

            *Prayer Response

            Terima kasih, Tuhan, karena darah Yesus serta pekerjaan Roh Kudus-Mu. Ku-deklarasikan, tubuhku adalah bait suci Roh Kudus yang telah ditebus kembali, dibersihkan serta dikuduskan oleh darah Yesus. Tubuhku adalah milik Tuhan dan akan kupergunakan dengan cara yang memuliakan Dia – termasuk apa yang kumakan dan kuminum. Amin.

            Aku Sudah Berdoa
            Menyukai
            Membagikan
            Expand Content

            What People Say

            See how Memuliakan Tuhan dalam Tubuhku has impacted lives across the globe.

            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California
            "After 20 years of struggling with unforgiveness, the Biblical principles shared in this teaching helped me release the bitterness I had been carrying. The step-by-step approach to forgiveness wasn't just theory—it actually worked in my life when nothing else had."
            Michael T., United Kingdom
            "As a new Christian, I was confused about many aspects of faith. These teachings provided clear, Scripture-based explanations that helped build my foundation. I'm especially grateful for how the content made complex concepts accessible without watering down the truth."
            Priya M., India
            "The teaching on God's sovereignty during difficult times came to me exactly when I needed it most. After losing my job and facing health challenges, this message reminded me that God remains in control. It gave me hope when I had none left."
            James L., Australia
            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California

            Kode: WD-B097-057-IND

            Hadiah
            Memberi
            Kirim Masukan