Logo
Logo
Learn
Buku-bukuKursus AlkitabSumber
PenjangkauanTentang
Indonesia Flag Icon

Menu

  • Home
  • Learn +
    • Penjangkauan
    • Tentang +
      • Bergabung +
        • Kontak +

            Dapatkan eBook Gratis

            Mulailah koleksi Derek Prince anda dengan eBook gratis berjudul Bagaimana Beralih Dari Kutuk Kepada Berkat saat anda berlangganan buletin kami.

            Pengajaran Alkitab Gratis
            Logo
            Logo
            HomeLearnPenjangkauanTentangBerikan Donasi

            Hak Cipta © 2026 Pelayanan Derek Prince. Seluruh hak cipta

            KontakKerahasiaan PribadiHak CiptaLicensesPeta Situs
            Rumah
            Sumber
            Mengucapkan Penghiburan

            Mengucapkan Penghiburan

            Derek Prince

            Derek Prince

            Menyukai
            Membagikan
            Bahasa Indonesia

            *Article Language

            Kirimkan Kesaksian

            Menawarkan

            Memberi

            *First Published: 2008

            *Last Updated: Maret 2026

            2 min read

            Firman Tuhan memerintahkan kita untuk menghibur umat-Nya, Israel, tetapi sudahkah kita benar-benar menjalankan panggilan ini? Pelajari tentang peran penting kita dalam menunjukkan kasih Kristiani yang sejati dan mempersiapkan jalan bagi Tuhan.

            “Semoga para pencintamu aman sentosa”

            Bagaimana kita dapat menyelaraskan hidup kita dengan rencana Tuhan untuk bangsa Israel? Saya menyarankan satu cara yang sederhana saja. Di Yesaya 40:1-2 Tuhan berkata:

            “‘Hiburkanlah umat-Ku,’ demikian firman Allahmu, ‘tenangkanlah hati Yerusalem dan serukanlah kepadanya, bahwa perhambaannya sudah berakhir, bahwa kesalahannya telah diampuni, sebab ia telah menerima hukuman dari tangan TUHAN dua kali lipat karena segala dosanya.’”

            Ayat ini sudah saya telaah. Saya mengerti bahwa di mana dikatakan “hiburkanlah umat-Ku”, yang harus dihiburkan itu adalah warga Yahudi, sebab ayat itu langsung berbicara mengenai Yerusalem. Bangsa Yahudi tidak mungkin dihiburkan terlepas dari kota Yerusalem. Hati bangsa Yahudi sudah terikat sama sekali dengan kota Yerusalem.

            Jadi, kalau memang benar apa yang saya katakan ini, yaitu bahwa “umat-Ku” ini berarti bangsa Yahudi, kepada siapakah kata-kata yang di atas ditujukan? Kata-kata itu ditujukan kepada suatu kelompok manusia yang akan “menghibur umat-Nya” (karena yang disapa ini disebutkan dalam bentuk jamak). Jadi, pasti kata-kata itu ditujukan kepada orang-orang yang juga percaya kepada Allah yang ada dalam Alkitab dan percaya akan otoritas Firman Tuhan.

            Siapakah mereka? Itulah saudara dan saya. Itulah orang-orang seperti kita, orang-orang Kristen yang sungguh-sungguh percaya. Apakah yang diperintahkan oleh Tuhan? “Hiburkan umat-Ku Israel.” Tuhan menyuruh kita menghibur bangsa Israel.

            Saya mempunyai banyak teman di antara orang-orang Yahudi yang sudah percaya juga kepada Yesus, dan ada satu hal yang selalu mereka katakan, yaitu bahwa umat Kristen di seluruh dunia lebih banyak mengritik daripada menghibur Israel. Sesungguhnya kita tidak pernah diminta untuk mengritik atau mengecam, tetapi untuk menghibur mereka. Maukah saudara menerima tugas dan tanggung jawab tersebut?

            Saya percaya bahwa penghiburan ini adalah salah satu cara untuk mempercepat kedatangan Tuhan. Prasangka, permusuhan dan salah pengertian yang sudah sekian abad lamanya harus dipatahkan kembali. Semua sikap dingin dan kebekuan itu harus dicairkan dengan kehangatan cinta Kristiani yang sejati. Saya percaya, itulah tugas yang dipercayakan kepada kita pada masa ini.

            *Prayer Response

            Terima kasih, Tuhan, untuk berkat yang Kaujanjikan bagi para pencinta Israel. Ku-deklarasikan, aku akan menghibur umat Tuhan dan menyampaikan penghiburan kepada Yerusalem. Aku berdoa bagi kesejahteraan Yerusalem: “Semoga para pencintamu mendapat aman sentosa.” Amin.

            Aku Sudah Berdoa
            Menyukai
            Membagikan
            Expand Content

            What People Say

            See how Mengucapkan Penghiburan has impacted lives across the globe.

            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California
            "After 20 years of struggling with unforgiveness, the Biblical principles shared in this teaching helped me release the bitterness I had been carrying. The step-by-step approach to forgiveness wasn't just theory—it actually worked in my life when nothing else had."
            Michael T., United Kingdom
            "As a new Christian, I was confused about many aspects of faith. These teachings provided clear, Scripture-based explanations that helped build my foundation. I'm especially grateful for how the content made complex concepts accessible without watering down the truth."
            Priya M., India
            "The teaching on God's sovereignty during difficult times came to me exactly when I needed it most. After losing my job and facing health challenges, this message reminded me that God remains in control. It gave me hope when I had none left."
            James L., Australia
            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California

            Kode: WD-B097-278-IND

            Hadiah
            Memberi
            Kirim Masukan