Allah yang Memiliki Kepribadian

Derek Prince
*First Published: 2008
*Last Updated: Maret 2026
2 min read
Saya pernah menjabat sebagai profesor di universitas Inggris yang terbesar, dan saya menyandang banyak gelar akademis. Secara intelektual boleh dikatakan saya ini orang yang cukup sophisticated (berilmu). Tetapi sedikit pun saya tidak merasa lebih rendah secara intelektual dengan mengatakan bahwa saya sungguh percaya pernyataan Alkitab mengenai Penciptaan. Dulunya, sebelum percaya kepada Alkitab, saya sudah mempelajari berbagai nara sumber lainnya yang mencoba menjelaskan dari mana asalnya manusia, tetapi semua penjelasan itu ternyata kurang memuaskan. Seringkali penjelasan mereka itu justru saling bertentangan.
Maka saya pun mulai mendalami Alkitab – bukan sebagai seorang yang percaya, tetapi sebagai seorang ahli filsafat yang profesional. Dalam hati kuberpikir, Saya sudah mendengar begitu banyak hal yang aneh-aneh dan bodoh benar dari orang-orang yang lain, tidak mungkin isi Alkitab itu lebih aneh dan bodoh dari itu. Betapa terheran-heran saya, ketika akhirnya kudapati Alkitab-lah yang merupakan jawaban.
Di dalam kitab Kejadian kita membaca suatu statement singkat yang sederhana. Kalimatnya dimulai dengan kata-kata “TUHAN Allah” – dalam bahasa aslinya tertulis “Jehovah God” (Allah yang bernama “Yehuwa”). Jadi Tuhan juga punya nama pribadi. Kesimpulannya: Allah yang punya nama pribadi menciptakan manusia yang juga berkepribadian untuk menjalin hubungan atau “persekutuan” (fellowship) yang bersifat pribadi.
“... TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup.” (Genesis 2:7)
Di sini kita melihat bagaimana napas Allah yang kekal dihembuskan ke dalam tubuh yang dibentuk dari tanah liat oleh “tangan” sang Pencipta. Ketika roh dari surga disatukan dengan tanah liat dari bumi terciptalah sebuah kepribadian manusia yang hidup, yang dapat bersekutu dengan pribadi Allah yang hidup.
*Prayer Response
Terima kasih untuk tubuhku yang Kau sediakan, Tuhan. Ku-deklarasikan, aku telah diciptakan oleh pribadi Allah untuk persekutuan yang bersifat pribadi – dan tubuhku adalah untuk Tuhan dan Tuhan untuk tubuhku. Amin.
Kode: WD-B097-078-IND