Logo
Logo
Learn
Buku-bukuKursus AlkitabSumber
PenjangkauanTentang
Indonesia Flag Icon

Menu

  • Home
  • Learn +
    • Penjangkauan
    • Tentang +
      • Bergabung +
        • Kontak +

            Dapatkan eBook Gratis

            Mulailah koleksi Derek Prince anda dengan eBook gratis berjudul Bagaimana Beralih Dari Kutuk Kepada Berkat saat anda berlangganan buletin kami.

            Pengajaran Alkitab Gratis
            Logo
            Logo
            HomeLearnPenjangkauanTentangBerikan Donasi

            Hak Cipta © 2026 Pelayanan Derek Prince. Seluruh hak cipta

            KontakKerahasiaan PribadiHak CiptaLicensesPeta Situs
            Rumah
            Sumber
            Puji-pujian di Tengah Gurun Pasir

            Puji-pujian di Tengah Gurun Pasir

            Derek Prince

            Derek Prince

            Menyukai
            Membagikan
            Bahasa Indonesia

            *Article Language

            Kirimkan Kesaksian

            Menawarkan

            Memberi

            *First Published: 2008

            *Last Updated: Maret 2026

            2 min read

            Dengarkan kesaksian yang penuh kuasa dari seorang prajurit Perang Dunia II yang kehilangan rasa akan hadirat Allah saat bertugas di padang gurun yang keras. Ia membagikan pelajaran penting yang Tuhan ajarkan kepadanya tentang bagaimana ketidakbersyukuran dapat memadamkan Roh Kudus dan apa arti mempersembahkan korban pujian.

            Ketika saya masih berdinas dalam tentara Inggris semasa Perang Dunia II, saya ditempatkan bersama pasukan-pasukan di daerah gurun pasir di Afrika Utara. Ada satu aspek negatif pada kehidupan di daerah gurun pasir, yaitu bahwa suasana di situ cenderung membuat orang menggerutu dan berkeluh kesah. Hal ini juga terjadi berkali-kali dengan bangsa Israel sehingga menyebabkan Tuhan marah dan tidak berkenan kepada mereka.

            Saya pun mulai berkeluh-kesah, karena merasa begitu bosan dengan padang pasir, rangsum makanan, dan sumpah-serapah para prajurit Inggris. Ketika itu saya merasa seakan-akan hadirat dan berkat Allah sudah hilang dari kehidupan saya.

            Akhirnya saya memutuskan untuk menyisihkan satu hari khusus untuk berpuasa dan untuk bertanya kepada Tuhan mengapa hadirat-Nya seakan-akan menghilang. Saya berkata: “Tuhan, mengapakah Engkau tidak lagi dekat kepadaku? Mengapakah aku harus terus hidup di padang pasir dengan keadaan yang begitu membosankan dan melelahkan ini?”

            Menjelang petang hari Tuhan memberikan jawaban-Nya kepadaku. Ia bicara cukup jelas dan berkata: “Mengapa engkau tidak mengucapkan syukur kepada-Ku? Mengapa engkau tidak lagi memuji-muji Aku?” Saya pun mulai merenungkan jawaban Tuhan itu, lalu menyadari bahwa saya kehilangan hadirat Tuhan karena saya memang mulai bersikap kurang berterima kasih.

            Akhirnya Roh Kudus mengingatkanku akan beberapa ayat Alkitab, termasuk 1 Tesalonika 5:16-19:

            “Bersukacitalah senantiasa. Tetaplah berdoa. Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu. Janganlah padamkan Roh.”

            Sekali lagi saya katakan, yang dimaksudkan adalah bahwa dengan tidak selalu bersukacita, berdoa terus dan mengucapkan syukur, sesungguhnya saya telah memadamkan api Roh Kudus dalam kehidupanku sendiri.

            Tuhan mengharapkan agar kita senantiasa mempersembahkan kurban puji-pujian dengan mulut kita – bukan hanya diam-diam, di dalam hati. Kita harus memuji-muji Tuhan secara vokal, sambil mengucap syukur kepada nama Tuhan!

            *Prayer Response

            Terima kasih, Tuhan, aku memuji-Mu. Ku-deklarasikan, aku takkan memadamkan Roh tetapi senantiasa bersukacita, berdoa tiada henti-hentinya, dan mengucap syukur dalam segala perkara. Aku akan senantiasa mempersembahkan kurban puji-pujian. Amin.

            Aku Sudah Berdoa
            Menyukai
            Membagikan
            Expand Content

            What People Say

            See how Puji-pujian di Tengah Gurun Pasir has impacted lives across the globe.

            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California
            "After 20 years of struggling with unforgiveness, the Biblical principles shared in this teaching helped me release the bitterness I had been carrying. The step-by-step approach to forgiveness wasn't just theory—it actually worked in my life when nothing else had."
            Michael T., United Kingdom
            "As a new Christian, I was confused about many aspects of faith. These teachings provided clear, Scripture-based explanations that helped build my foundation. I'm especially grateful for how the content made complex concepts accessible without watering down the truth."
            Priya M., India
            "The teaching on God's sovereignty during difficult times came to me exactly when I needed it most. After losing my job and facing health challenges, this message reminded me that God remains in control. It gave me hope when I had none left."
            James L., Australia
            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California

            Kode: WD-B097-362-IND

            Hadiah
            Memberi
            Kirim Masukan