Logo
Logo
Learn
Buku-bukuKursus AlkitabSumber
PenjangkauanTentang
Indonesia Flag Icon

Menu

  • Home
  • Learn +
    • Penjangkauan
    • Tentang +
      • Bergabung +
        • Kontak +

            Dapatkan eBook Gratis

            Mulailah koleksi Derek Prince anda dengan eBook gratis berjudul Bagaimana Beralih Dari Kutuk Kepada Berkat saat anda berlangganan buletin kami.

            Pengajaran Alkitab Gratis
            Logo
            Logo
            HomeLearnPenjangkauanTentangBerikan Donasi

            Hak Cipta © 2026 Pelayanan Derek Prince. Seluruh hak cipta

            KontakKerahasiaan PribadiHak CiptaLicensesPeta Situs
            Rumah
            Sumber
            Dibasuh oleh Firman-Nya

            Dibasuh oleh Firman-Nya

            Derek Prince

            Derek Prince

            Menyukai
            Membagikan
            Bahasa Indonesia

            *Article Language

            Kirimkan Kesaksian

            Menawarkan

            Memberi

            *First Published: 2008

            *Last Updated: Maret 2026

            2 min read

            Perubahan sejati bukanlah soal menaati peraturan-peraturan lahiriah, melainkan tentang pembaruan pikiran secara total oleh kebenaran. Air murni dari Firman Allah membersihkan kita, menguduskan kita dari dalam ke luar melalui iman kepada Kristus.

            Di dalam PL, setelah darah dari korban hewan dicurahkan, maka korban itu harus dicuci dengan air yang bersih. Di 1 Yohanes 5:6 tertulis bahwa Yesus pertama kali datang “dengan air dan darah”. Darah itu adalah darah Kristus yang memberi penebusan ketika dicurahkan di kayu salib, dan air yang dipakai untuk membasuh adalah air Firman Tuhan yang bersih dan murni. Kristus menebus kita dengan darah-Nya, lalu menguduskan dan membasuh kita dengan air Firman yang membersihkan.

            (Lihat Efesus 5:25-26.)

            Saat Ia berdoa kepada Bapa untuk para pengikut-Nya, Yesus berkata:

            “Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran” (Yohanes 17:17).

            Cara utama Firman Tuhan menguduskan kita adalah dengan mengubahkan cara kita berpikir. Pengudusan terjadi dari dalam, bukan dari luar. Sekali lagi, cara “agamawi” untuk menguduskan orang adalah dengan memperpanjang rok yang mungkin terlalu pendek, menggunting rambut, menghapus lipstik, dan sebagainya. Tetapi dalam Roma 12:2 Paulus berkata:

            “Berubahlah oleh pembaharuan budimu [akal pikiranmu], sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.”

            Di Efesus 4:23 ia berkata:

            “… supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu.”

            Roh Kudus memperbarui pikiran kita dengan memakai kebenaran, yaitu Firman Tuhan.

            Apabila orang memakai istilah cuci otak, biasanya hal itu bernuansa negatif. Tetapi mungkin istilah itu cocok juga untuk menggambarkan bagaimana secara positif Roh Kudus memperbarui akal budi kita, dengan mencucinya memakai air bersih dari Firman Tuhan. Hal ini harus terjadi oleh iman kita, karena memang iman mutlak diperlukan untuk pengudusan. Antara Roh Tuhan dan Firman Tuhan tidak pernah ada perbedaan pendapat, tetapi iman itulah yang memampukan kita untuk menerima apa yang disampaikan oleh Tuhan melalui Roh dan Firman-Nya. Selain itu, memang ada hubungan langsung antara Firman Tuhan dan iman kita, sebab:

            “iman tumbuh dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus” (Roma 10:17).

            Makin banyak kita memperhatikan Firman Tuhan dan menurutinya, semakin iman kita akan berkembang, sehingga dapat semakin memahami segala persediaan Tuhan untuk menguduskan kita.

            *Prayer Response

            Terima kasih, Tuhan, karena Engkau telah memanggilku. Ku-deklarasikan, aku sedang dibasuh dan diperbarui oleh air Firman Tuhan yang murni. Aku mendapatkan seluruh persediaan yang disediakan Tuhan, sebab aku ini orang yang kudus. Amin.

            Aku Sudah Berdoa
            Menyukai
            Membagikan
            Expand Content

            What People Say

            See how Dibasuh oleh Firman-Nya has impacted lives across the globe.

            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California
            "After 20 years of struggling with unforgiveness, the Biblical principles shared in this teaching helped me release the bitterness I had been carrying. The step-by-step approach to forgiveness wasn't just theory—it actually worked in my life when nothing else had."
            Michael T., United Kingdom
            "As a new Christian, I was confused about many aspects of faith. These teachings provided clear, Scripture-based explanations that helped build my foundation. I'm especially grateful for how the content made complex concepts accessible without watering down the truth."
            Priya M., India
            "The teaching on God's sovereignty during difficult times came to me exactly when I needed it most. After losing my job and facing health challenges, this message reminded me that God remains in control. It gave me hope when I had none left."
            James L., Australia
            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California

            Kode: WD-B097-208-IND

            Hadiah
            Memberi
            Kirim Masukan