Logo
Logo
Learn
Buku-bukuKursus AlkitabSumber
PenjangkauanTentang
Indonesia Flag Icon

Menu

  • Home
  • Learn +
    • Penjangkauan
    • Tentang +
      • Bergabung +
        • Kontak +

            Dapatkan eBook Gratis

            Mulailah koleksi Derek Prince anda dengan eBook gratis berjudul Bagaimana Beralih Dari Kutuk Kepada Berkat saat anda berlangganan buletin kami.

            Pengajaran Alkitab Gratis
            Logo
            Logo
            HomeLearnPenjangkauanTentangBerikan Donasi

            Hak Cipta © 2026 Pelayanan Derek Prince. Seluruh hak cipta

            KontakKerahasiaan PribadiHak CiptaLicensesPeta Situs
            Rumah
            Sumber
            Memohonkan Berkat dari Tuhan

            Memohonkan Berkat dari Tuhan

            Derek Prince

            Derek Prince

            Menyukai
            Membagikan
            Bahasa Indonesia

            *Article Language

            Kirimkan Kesaksian

            Menawarkan

            Memberi

            *First Published: 2008

            *Last Updated: Maret 2026

            2 min read

            Berkat imam mengungkapkan cara berdoa yang penuh kuasa untuk melepaskan kemurahan Allah atas kehidupan orang lain. Ketika Anda memuji Allah atas orang-orang, bukan mencari-cari kesalahan mereka, Anda menaruh nama-Nya atas mereka dan memanggil berkat-Nya yang mengubahkan.

            Imam Besar Harun dan semua keturunan imam yang selanjutnya mendapat perintah untuk mengucapkan suatu berkat untuk bangsa Israel, dan pada puncaknya berkat itu disampaikan dengan kata-kata sebagai berikut:

            “Demikianlah harus mereka meletakkan nama-Ku atas orang Israel, maka Aku akan memberkati mereka” (Bilangan 6:27).

            Seringkali terjadi, bahwa doa paling efektif (paling manjur) yang dapat kita naikkan bagi orang-orang lain adalah doa puji-pujian dan ucapan syukur, dengan memanggilkan nama Yesus atas mereka. Apabila kita memanggil nama Yesus atas orang-orang yang kita doakan, sesungguhnya kita memanggil berkat Tuhan atas mereka. Namun hanya sedikit di antara kita yang menyadari betapa kita dapat membangun kerohanian orang-orang itu dengan tidak mendoakan hal yang lain kecuali mengucap syukur kepada Tuhan untuk mereka. Sesungguhnya itulah pekerjaan rumah kita yang sangat besar sebagai pendoa syafaat.

            Ketika negeri India masih dijajah oleh Kerajaan Inggris ada seorang misionaris warga Inggris di daerah Punjab di sana. Namanya Hyde, dan akhirnya ia menjadi terkenal sebagai “Praying Hyde,” “Pak Hyde yang banyak berdoa.” Pelayanan Pak Hyde ini tidak lain daripada berdoa saja. Baginya segala sesuatu yang lain merupakan hal sekunder. Pada masa awal pelayanannya itu, Pak Hyde bertemu dengan seorang penginjil kebangsaan India, tetapi ia merasa hamba Tuhan ini kurang efektif dan dingin sekali dalam cara pendekatannya. Lalu ia mulai berdoa untuk orang itu, dan mengatakan: “Tuhan, Engkau sendiri mengetahui …”, lalu ia sebenarnya berniat mengatakan “betapa dinginnya Bung Anu itu.” Tetapi saat itu juga Roh Kudus menghentikan dia dengan mengingatkannya akan ayat Amsal 10:10:

            “Jangan mencerca [memfitnah] seorang hamba pada tuannya”.

            Saat itu juga, Pak Hyde berubah sikapnya. Ia mulai memikirkan segala hal yang positif dalam kehidupan hamba Tuhan itu dan mengucap syukur kepada Tuhan untuk orang tersebut. Dalam jangka waktu hanya beberapa bulan saja hamba Tuhan itu berhasil dengan luar biasa sebagai seorang penginjil. Apakah yang menyebabkan orang itu bisa berubah demikian? Bukan karena ada yang mendoakan dia dan sekaligus melontarkan tuduhan-tuduhan, melainkan karena ada orang yang mengucap syukur atas dia.

            Tuhan sendiri mengajarku bahwa jikalau aku susah sekali mengucap syukur kepada-Nya untuk orang tertentu, boleh jadi aku memang belum berhak mendoakan orang itu. Lebih baik saya tidak berdoa sama sekali, karena bisa jadi doa itu akan lebih merugikan daripada bermanfaat bagi orang tersebut.

            “Demikianlah harus mereka meletakkan nama-Ku atas orang Israel, maka Aku akan memberkati mereka.” (Bilangan 6:27).
            “Apabila mereka mengucapkan nama-Ku sebagai berkat atas bangsa Israel, Aku akan memberkati mereka.”

            *Prayer Response

            Terima kasih, Tuhan, aku memuji-Mu. Ku-deklarasikan, aku tidak akan “memfitnah seorang hamba”, tetapi sebaliknya aku akan meminta berkat Tuhan atasnya. Aku akan senantiasa mempersembahkan kurban puji-pujian. Amin.

            Aku Sudah Berdoa
            Menyukai
            Membagikan
            Expand Content

            What People Say

            See how Memohonkan Berkat dari Tuhan has impacted lives across the globe.

            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California
            "After 20 years of struggling with unforgiveness, the Biblical principles shared in this teaching helped me release the bitterness I had been carrying. The step-by-step approach to forgiveness wasn't just theory—it actually worked in my life when nothing else had."
            Michael T., United Kingdom
            "As a new Christian, I was confused about many aspects of faith. These teachings provided clear, Scripture-based explanations that helped build my foundation. I'm especially grateful for how the content made complex concepts accessible without watering down the truth."
            Priya M., India
            "The teaching on God's sovereignty during difficult times came to me exactly when I needed it most. After losing my job and facing health challenges, this message reminded me that God remains in control. It gave me hope when I had none left."
            James L., Australia
            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California

            Kode: WD-B097-365-IND

            Hadiah
            Memberi
            Kirim Masukan