Memohonkan Berkat dari Tuhan

Derek Prince
*First Published: 2008
*Last Updated: Maret 2026
2 min read
Imam Besar Harun dan semua keturunan imam yang selanjutnya mendapat perintah untuk mengucapkan suatu berkat untuk bangsa Israel, dan pada puncaknya berkat itu disampaikan dengan kata-kata sebagai berikut:
“Demikianlah harus mereka meletakkan nama-Ku atas orang Israel, maka Aku akan memberkati mereka” (Bilangan 6:27).
Seringkali terjadi, bahwa doa paling efektif (paling manjur) yang dapat kita naikkan bagi orang-orang lain adalah doa puji-pujian dan ucapan syukur, dengan memanggilkan nama Yesus atas mereka. Apabila kita memanggil nama Yesus atas orang-orang yang kita doakan, sesungguhnya kita memanggil berkat Tuhan atas mereka. Namun hanya sedikit di antara kita yang menyadari betapa kita dapat membangun kerohanian orang-orang itu dengan tidak mendoakan hal yang lain kecuali mengucap syukur kepada Tuhan untuk mereka. Sesungguhnya itulah pekerjaan rumah kita yang sangat besar sebagai pendoa syafaat.
Ketika negeri India masih dijajah oleh Kerajaan Inggris ada seorang misionaris warga Inggris di daerah Punjab di sana. Namanya Hyde, dan akhirnya ia menjadi terkenal sebagai “Praying Hyde,” “Pak Hyde yang banyak berdoa.” Pelayanan Pak Hyde ini tidak lain daripada berdoa saja. Baginya segala sesuatu yang lain merupakan hal sekunder. Pada masa awal pelayanannya itu, Pak Hyde bertemu dengan seorang penginjil kebangsaan India, tetapi ia merasa hamba Tuhan ini kurang efektif dan dingin sekali dalam cara pendekatannya. Lalu ia mulai berdoa untuk orang itu, dan mengatakan: “Tuhan, Engkau sendiri mengetahui …”, lalu ia sebenarnya berniat mengatakan “betapa dinginnya Bung Anu itu.” Tetapi saat itu juga Roh Kudus menghentikan dia dengan mengingatkannya akan ayat Amsal 10:10:
“Jangan mencerca [memfitnah] seorang hamba pada tuannya”.
Saat itu juga, Pak Hyde berubah sikapnya. Ia mulai memikirkan segala hal yang positif dalam kehidupan hamba Tuhan itu dan mengucap syukur kepada Tuhan untuk orang tersebut. Dalam jangka waktu hanya beberapa bulan saja hamba Tuhan itu berhasil dengan luar biasa sebagai seorang penginjil. Apakah yang menyebabkan orang itu bisa berubah demikian? Bukan karena ada yang mendoakan dia dan sekaligus melontarkan tuduhan-tuduhan, melainkan karena ada orang yang mengucap syukur atas dia.
Tuhan sendiri mengajarku bahwa jikalau aku susah sekali mengucap syukur kepada-Nya untuk orang tertentu, boleh jadi aku memang belum berhak mendoakan orang itu. Lebih baik saya tidak berdoa sama sekali, karena bisa jadi doa itu akan lebih merugikan daripada bermanfaat bagi orang tersebut.
“Demikianlah harus mereka meletakkan nama-Ku atas orang Israel, maka Aku akan memberkati mereka.” (Bilangan 6:27).
“Apabila mereka mengucapkan nama-Ku sebagai berkat atas bangsa Israel, Aku akan memberkati mereka.”
*Prayer Response
Terima kasih, Tuhan, aku memuji-Mu. Ku-deklarasikan, aku tidak akan “memfitnah seorang hamba”, tetapi sebaliknya aku akan meminta berkat Tuhan atasnya. Aku akan senantiasa mempersembahkan kurban puji-pujian. Amin.
Kode: WD-B097-365-IND