Logo
Logo
Learn
Buku-bukuKursus AlkitabSumber
PenjangkauanTentang
Indonesia Flag Icon

Menu

  • Home
  • Learn +
    • Penjangkauan
    • Tentang +
      • Bergabung +
        • Kontak +

            Dapatkan eBook Gratis

            Mulailah koleksi Derek Prince anda dengan eBook gratis berjudul Bagaimana Beralih Dari Kutuk Kepada Berkat saat anda berlangganan buletin kami.

            Pengajaran Alkitab Gratis
            Logo
            Logo
            HomeLearnPenjangkauanTentangBerikan Donasi

            Hak Cipta © 2026 Pelayanan Derek Prince. Seluruh hak cipta

            KontakKerahasiaan PribadiHak CiptaLicensesPeta Situs
            Rumah
            Sumber
            Pentingnya Sikap Berterima Kasih

            Pentingnya Sikap Berterima Kasih

            Derek Prince

            Derek Prince

            Menyukai
            Membagikan
            Bahasa Indonesia

            *Article Language

            Kirimkan Kesaksian

            Menawarkan

            Memberi

            *First Published: 2008

            *Last Updated: Maret 2026

            2 min read

            Gambaran Alkitab tentang hari-hari terakhir sedang menjadi kenyataan, menyingkapkan dunia yang tidak kudus dan tidak tahu berterima kasih. Kita harus memahami bahwa melayani Allah dengan benar memerlukan hati yang bersyukur, terutama ketika Dia sedang mempersiapkan untuk menggoncangkan segala sesuatu.

            Marilah kita memperhatikan keadaan dunia akhir-akhir ini. Kita tahu bahwa tak lama lagi akan terjadi banyak kegoncangan.

            (Lihat Ibrani 12:26-27.)

            Cobalah saudara memperhatikan bagaimana karakter, moral dan standar-standar yang telah semakin merosot belakangan ini. Paulus berkata:

            “Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar. Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama, tidak tahu mengasihi, tidak mau berdamai, suka menjelekkan orang, tidak dapat mengekang diri, garang, tidak suka yang baik, suka mengkhianat, tidak berpikir panjang, berlagak tahu, lebih menuruti hawa nafsu daripada menuruti Allah. Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakikatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu! (2 Timotius 3:1–5)”

            Betapa mengerikan daftar dari kebejatan moral dan karakter yang akan kita lihat menjelang akhir zaman ini. Saya memprediksi bahwa jikalau membaca kembali seluruh daftar tersebut di atas, saudara akan mendapati bahwa sebagian besar cacat moral itu sudah mulai tampak dalam masyarakat modern sekarang.

            Dan di bagian tengah dari daftar itu dikatakan bahwa “orang-orang akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama [tidak suci], tidak tahu mengasihi.” Perhatikan kaitannya. Yang tidak tahu berterima kasih terdaftar persis di sebelah orang-orang yang tidak mempedulikan agama (yang tidak memiliki kekudusan). Kalau kita benar kudus, tak mungkin untuk mempunyai sikap yang tidak tahu berterima kasih.

            Allah yang kita sembah adalah api yang menghanguskan

            (lihat Ibrani 12:29),

            dan Ia menuntut agar kita mengabdi kepada-Nya dengan kekudusan. Kita juga harus mengabdi kepada-Nya dengan ucapan syukur. Kita harus menghadap kepada-Nya dengan ucapan syukur.

            “Marilah kita memperlihatkan sikap terima kasih, supaya kita berkenan kepada-Nya dalam pengabdian yang disertai rasa hormat dan takut akan Allah. (Lihat ayat 28.)”

            *Prayer Response

            Terima kasih, Tuhan, karena segala sesuatu yang telah Kau kerjakan bagiku. Ku-deklarasikan, aku akan melayani Allah kita dengan kekudusan dan rasa terima kasih, karena Ia adalah api yang menghanguskan. Aku akan menunjukkan terima kasihku. Amin.

            Aku Sudah Berdoa
            Menyukai
            Membagikan
            Expand Content

            What People Say

            See how Pentingnya Sikap Berterima Kasih has impacted lives across the globe.

            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California
            "After 20 years of struggling with unforgiveness, the Biblical principles shared in this teaching helped me release the bitterness I had been carrying. The step-by-step approach to forgiveness wasn't just theory—it actually worked in my life when nothing else had."
            Michael T., United Kingdom
            "As a new Christian, I was confused about many aspects of faith. These teachings provided clear, Scripture-based explanations that helped build my foundation. I'm especially grateful for how the content made complex concepts accessible without watering down the truth."
            Priya M., India
            "The teaching on God's sovereignty during difficult times came to me exactly when I needed it most. After losing my job and facing health challenges, this message reminded me that God remains in control. It gave me hope when I had none left."
            James L., Australia
            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California

            Kode: WD-B097-348-IND

            Hadiah
            Memberi
            Kirim Masukan