Logo
Logo
Learn
Buku-bukuKursus AlkitabSumber
PenjangkauanTentang
Indonesia Flag Icon

Menu

  • Home
  • Learn +
    • Penjangkauan
    • Tentang +
      • Bergabung +
        • Kontak +

            Dapatkan eBook Gratis

            Mulailah koleksi Derek Prince anda dengan eBook gratis berjudul Bagaimana Beralih Dari Kutuk Kepada Berkat saat anda berlangganan buletin kami.

            Pengajaran Alkitab Gratis
            Logo
            Logo
            HomeLearnPenjangkauanTentangBerikan Donasi

            Hak Cipta © 2026 Pelayanan Derek Prince. Seluruh hak cipta

            KontakKerahasiaan PribadiHak CiptaLicensesPeta Situs
            Rumah
            Sumber
            Rakhmat dan Ucapan Syukur

            Rakhmat dan Ucapan Syukur

            Derek Prince

            Derek Prince

            Menyukai
            Membagikan
            Bahasa Indonesia

            *Article Language

            Kirimkan Kesaksian

            Menawarkan

            Memberi

            *First Published: 2008

            *Last Updated: Maret 2026

            2 min read

            Kitab Ibrani mengungkapkan suatu hubungan yang kuat dan sering kali terabaikan antara menerima anugerah Allah dan praktik mengucap syukur. Pelajarilah mengapa mengungkapkan rasa syukur kita bukan sekadar anjuran, melainkan kunci penting untuk memberikan pelayanan yang berkenan kepada Tuhan.

            Langkah “Marilah kita” yang ke-10 dalam kitab Ibrani terdapat di pasal 12, yaitu hampir pada bagian akhirnya:

            “Jadi, karena kita menerima kerajaan yang tidak tergoncangkan, marilah kita mengucap syukur dan beribadah kepada Allah menurut cara yang berkenan kepada-Nya, dengan hormat dan takut. Sebab Allah kita adalah api yang menghanguskan.”

            (Ibrani 12:28–29) “Marilah kita mengucap syukur (berterima kasih)”. Di bagian ayat itu terjemahan Alkitab King James dan New King James (bahasa Inggris) dikatakan: “Let us have grace” (Marilah kita menunjukkan rakhmat).

            Dalam bahasa Inggris penting untuk mengerti apa hubungannya antara “rakhmat” (grace) dan “terima kasih” (thanks). Terjemahan Alkitab versi King James dari kata-kata tersebut bersifat agak harfiah. Ungkapan “to have grace” (menunjukkan rakhmat) sering dipakai dalam bahasa Yunani dalam artian “menyatakan terima kasih.”

            Di sini kita perlu melihat hubungan antara grace (rakhmat atau kasih karunia) dan thanks (ucapan terima kasih) dalam bahasa Inggris. Kaitan hubungan ini juga terlihat dalam sejumlah bahasa Eropa lainnya. Dalam bahasa Perancis, misalnya, orang berkata “Grace a Dieu”, artinya “Thanks to God” (syukur kepada Tuhan). Dalam bahasa Italia orang mengatakan “grazie” dan dalam bahasa Spanyol “gracias”. Semuanya kata-kata itu bersumber dari kata yang sama, yaitu grace (rakhmat).

            Di sini kita bisa melihat hubungan antara “rakhmat” (grace) dan “ucapan syukur”. Mengingat itu, saya mau mengatakan kepada saudara bahwa kita takkan pernah mengalami kasih karunia atau rakhmat Tuhan dalam hidup ini, kecuali kita biasa mengucap syukur. Rakhmat dan ucapan terima kasih memang selalu bergandengan.

            Memang tidak ada hal yang paling menyedihkan (ungraceful, tanpa rakhmat) daripada orang yang tak tahu berterima kasih (unthankful). Sedangkan orang yang bersyukur pasti akan selalu mengalami rakhmat atau kasih karunia Tuhan.

            Ada dua hal yang diminta Tuhan dari kita sebagai umat-Nya. Yang pertama, Ia menghendaki agar kita menghargai dan berterima kasih atas apa yang telah Ia lakukan bagi kita. Yang kedua, Ia menghendaki agar kita mengungkapkan penghargaan itu. Penting sekali disadari, bahwa kita perlu menyatakan penghargaan kepada Tuhan.

            *Prayer Response

            Terima kasih, Tuhan, karena segala sesuatu yang telah Kau kerjakan bagiku. Ku-deklarasikan, aku menghargai apa yang dikerjakan Tuhan bagiku, dan aku dengan bebas menyatakan penghargaanku itu. Aku akan menunjukkan terima kasihku. Amin.

            Aku Sudah Berdoa
            Menyukai
            Membagikan
            Expand Content

            What People Say

            See how Rakhmat dan Ucapan Syukur has impacted lives across the globe.

            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California
            "After 20 years of struggling with unforgiveness, the Biblical principles shared in this teaching helped me release the bitterness I had been carrying. The step-by-step approach to forgiveness wasn't just theory—it actually worked in my life when nothing else had."
            Michael T., United Kingdom
            "As a new Christian, I was confused about many aspects of faith. These teachings provided clear, Scripture-based explanations that helped build my foundation. I'm especially grateful for how the content made complex concepts accessible without watering down the truth."
            Priya M., India
            "The teaching on God's sovereignty during difficult times came to me exactly when I needed it most. After losing my job and facing health challenges, this message reminded me that God remains in control. It gave me hope when I had none left."
            James L., Australia
            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California

            Kode: WD-B097-344-IND

            Hadiah
            Memberi
            Kirim Masukan