Rakhmat dan Ucapan Syukur

Derek Prince
*First Published: 2008
*Last Updated: Maret 2026
2 min read
Langkah “Marilah kita” yang ke-10 dalam kitab Ibrani terdapat di pasal 12, yaitu hampir pada bagian akhirnya:
“Jadi, karena kita menerima kerajaan yang tidak tergoncangkan, marilah kita mengucap syukur dan beribadah kepada Allah menurut cara yang berkenan kepada-Nya, dengan hormat dan takut. Sebab Allah kita adalah api yang menghanguskan.”
(Ibrani 12:28–29) “Marilah kita mengucap syukur (berterima kasih)”. Di bagian ayat itu terjemahan Alkitab King James dan New King James (bahasa Inggris) dikatakan: “Let us have grace” (Marilah kita menunjukkan rakhmat).
Dalam bahasa Inggris penting untuk mengerti apa hubungannya antara “rakhmat” (grace) dan “terima kasih” (thanks). Terjemahan Alkitab versi King James dari kata-kata tersebut bersifat agak harfiah. Ungkapan “to have grace” (menunjukkan rakhmat) sering dipakai dalam bahasa Yunani dalam artian “menyatakan terima kasih.”
Di sini kita perlu melihat hubungan antara grace (rakhmat atau kasih karunia) dan thanks (ucapan terima kasih) dalam bahasa Inggris. Kaitan hubungan ini juga terlihat dalam sejumlah bahasa Eropa lainnya. Dalam bahasa Perancis, misalnya, orang berkata “Grace a Dieu”, artinya “Thanks to God” (syukur kepada Tuhan). Dalam bahasa Italia orang mengatakan “grazie” dan dalam bahasa Spanyol “gracias”. Semuanya kata-kata itu bersumber dari kata yang sama, yaitu grace (rakhmat).
Di sini kita bisa melihat hubungan antara “rakhmat” (grace) dan “ucapan syukur”. Mengingat itu, saya mau mengatakan kepada saudara bahwa kita takkan pernah mengalami kasih karunia atau rakhmat Tuhan dalam hidup ini, kecuali kita biasa mengucap syukur. Rakhmat dan ucapan terima kasih memang selalu bergandengan.
Memang tidak ada hal yang paling menyedihkan (ungraceful, tanpa rakhmat) daripada orang yang tak tahu berterima kasih (unthankful). Sedangkan orang yang bersyukur pasti akan selalu mengalami rakhmat atau kasih karunia Tuhan.
Ada dua hal yang diminta Tuhan dari kita sebagai umat-Nya. Yang pertama, Ia menghendaki agar kita menghargai dan berterima kasih atas apa yang telah Ia lakukan bagi kita. Yang kedua, Ia menghendaki agar kita mengungkapkan penghargaan itu. Penting sekali disadari, bahwa kita perlu menyatakan penghargaan kepada Tuhan.
*Prayer Response
Terima kasih, Tuhan, karena segala sesuatu yang telah Kau kerjakan bagiku. Ku-deklarasikan, aku menghargai apa yang dikerjakan Tuhan bagiku, dan aku dengan bebas menyatakan penghargaanku itu. Aku akan menunjukkan terima kasihku. Amin.
Kode: WD-B097-344-IND