Logo
Logo
Learn
Buku-bukuKursus AlkitabSumber
PenjangkauanTentang
Indonesia Flag Icon

Menu

  • Home
  • Learn +
    • Penjangkauan
    • Tentang +
      • Bergabung +
        • Kontak +

            Dapatkan eBook Gratis

            Mulailah koleksi Derek Prince anda dengan eBook gratis berjudul Bagaimana Beralih Dari Kutuk Kepada Berkat saat anda berlangganan buletin kami.

            Pengajaran Alkitab Gratis
            Logo
            Logo
            HomeLearnPenjangkauanTentangBerikan Donasi

            Hak Cipta © 2026 Pelayanan Derek Prince. Seluruh hak cipta

            KontakKerahasiaan PribadiHak CiptaLicensesPeta Situs
            Rumah
            Sumber
            Penguasaan Diri

            Penguasaan Diri

            Derek Prince

            Derek Prince

            Menyukai
            Membagikan
            Bahasa Indonesia

            *Article Language

            Kirimkan Kesaksian

            Menawarkan

            Memberi

            *First Published: 2008

            *Last Updated: Maret 2026

            2 min read

            Menjalani perlombaan Kristen memerlukan disiplin dan pengendalian diri yang sama seperti seorang atlet kelas dunia yang berlatih untuk sebuah pertandingan. Temukan bagaimana Anda dapat mempersiapkan diri untuk memenangkan mahkota yang tidak dapat binasa, yang telah dijanjikan Allah.

            Ada lagi sebuah persyaratan lain untuk berhasil dalam perlombaan itu, yaitu penguasaan diri. Persyaratan ini digambarkan melalui kata-kata Paulus di 1 Korintus 9:24-25, di mana ia membandingkan kehidupan Kristiani dengan suatu pertandingan atletik. Gambaran itu bagus sekali, dan masih tetap berlaku hingga kini, karena begitu seringnya kita menonton pertandingan atletik baik secara langsung di stadion maupun di layar televisi. Prinsip yang sama masih berlaku hingga sekarang.

            “Tidak tahukah kamu, bahwa dalam gelanggang pertandingan semua peserta turut berlari, tetapi bahwa hanya satu orang saja yang mendapat hadiah? Karena itu larilah begitu rupa, sehingga kamu memperolehnya!” (1 Korintus 9:24)

            Itulah sasaran tujuan kita. Kemudian Paulus menjelaskan persyaratannya:

            “Tiap-tiap orang yang turut mengambil bagian dalam pertandingan, menguasai dirinya dalam segala hal. Mereka berbuat demikian untuk memperoleh suatu mahkota yang fana, tetapi kita untuk memperoleh suatu mahkota yang abadi.” (ayat 25)

            Untuk memenangkan perlombaan dan memperoleh hadiahnya, kita harus memenuhi persyaratan, yaitu pengendalian atau penguasaan diri. Hal ini begitu jelas kalau kita berpikir mengenai olah raga atletik. Setiap atlet yang berhasil pada zaman sekarang harus benar-benar menjaga dan menguasai dirinya. Ia harus sering berlatih, mengatur makanannya, berapa banyak waktu tidurnya, dan berapa banyak latihannya. Ia juga harus mengendalikan jiwanya (psikologinya), mengembangkan sikap yang benar. Ia tak boleh mengijinkan pikiran negatif berkuasa atas dirinya. Ia harus mengikuti perlombaan dengan sikap yang positif, dan percaya bahwa ia akan menang.

            Demikian juga halnya dengan orang-orang Kristen dalam perlombaan mereka. Kita tidak akan memenangkan perlombaan tanpa ada penguasaan diri.

            *Prayer Response

            Terima kasih, Tuhan, karena menolongku untuk “maju terus.” Ku-deklarasikan, aku menguasai diri dalam segala perkara, supaya dapat memenangkan pahala. Aku akan lari dalam perlombaannya dengan penuh ketekunan. Amin.

            Aku Sudah Berdoa
            Menyukai
            Membagikan
            Expand Content

            What People Say

            See how Penguasaan Diri has impacted lives across the globe.

            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California
            "After 20 years of struggling with unforgiveness, the Biblical principles shared in this teaching helped me release the bitterness I had been carrying. The step-by-step approach to forgiveness wasn't just theory—it actually worked in my life when nothing else had."
            Michael T., United Kingdom
            "As a new Christian, I was confused about many aspects of faith. These teachings provided clear, Scripture-based explanations that helped build my foundation. I'm especially grateful for how the content made complex concepts accessible without watering down the truth."
            Priya M., India
            "The teaching on God's sovereignty during difficult times came to me exactly when I needed it most. After losing my job and facing health challenges, this message reminded me that God remains in control. It gave me hope when I had none left."
            James L., Australia
            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California

            Kode: WD-B097-339-IND

            Hadiah
            Memberi
            Kirim Masukan