Logo
Logo
Learn
Buku-bukuKursus AlkitabSumber
PenjangkauanTentang
Indonesia Flag Icon

Menu

  • Home
  • Learn +
    • Penjangkauan
    • Tentang +
      • Bergabung +
        • Kontak +

            Dapatkan eBook Gratis

            Mulailah koleksi Derek Prince anda dengan eBook gratis berjudul Bagaimana Beralih Dari Kutuk Kepada Berkat saat anda berlangganan buletin kami.

            Pengajaran Alkitab Gratis
            Logo
            Logo
            HomeLearnPenjangkauanTentangBerikan Donasi

            Hak Cipta © 2026 Pelayanan Derek Prince. Seluruh hak cipta

            KontakKerahasiaan PribadiHak CiptaLicensesPeta Situs
            Rumah
            Sumber
            Sikap Mental yang Benar

            Sikap Mental yang Benar

            Derek Prince

            Derek Prince

            Menyukai
            Membagikan
            Bahasa Indonesia

            *Article Language

            Kirimkan Kesaksian

            Menawarkan

            Memberi

            *First Published: 2008

            *Last Updated: Maret 2026

            2 min read

            Rasul Paulus menunjukkan sikap tekad yang diperlukan untuk berhasil menjalani perlombaan yang telah ditetapkan bagi setiap orang percaya. Belajarlah dari teladannya untuk melupakan apa yang ada di belakang dan terus maju menuju tujuan demi memperoleh hadiah panggilan surgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.

            Salah satu persyaratan yang diperlukan untuk berlari dengan baik dalam suatu perlombaan adalah sikap mental yang positif. Kebenaran ini diungkapkan oleh Paulus ketika berbicara mengenai hubungannya dengan Yesus Kristus:

            “Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi serupa dengan dia dalam kematian-Nya, supaya aku akhirnya beroleh kebangkitan dari antara orang mati” (Filipi 3:10–11).

            Paulus mempunyai tujuan yang spesifik. Ia tidak sembarangan berlari.

            “Lihat 1 Korintus 9:26.”

            Ia mempunyai suatu sasaran tujuan. Ia tahu apa sasarannya, dan itulah yang membentuk sikap mentalnya. Paulus pun melanjutkan:

            “Bukan seolah-olah aku telah memperoleh hal ini atau telah sempurna, melainkan aku mengejarnya [“I press on,” aku terus mendesak maju, dalam teks Alkitab bhs. Inggris], kalau-kalau aku dapat juga menangkapnya, karena aku pun telah ditangkap oleh Kristus Yesus” (ayat 12).

            Dalam visi Paulus, Kristus telah “menangkap”nya dengan suatu tujuan tertentu, dan untuk mencapainya ia harus mengerti tujuan tersebut. Ia harus bertekad menjadikan tujuan Kristus itu sebagai tujuannya juga.

            “Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku, dan berlari-lari [“I press on,” aku terus mendesak maju] kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan surgawi dari Allah dalam Kristus Yesus. (ayat 13–14)”

            Ungkapan “I press on” (bhs. Inggris), artinya “aku terus mendesak maju”, muncul dua kali, sekali di ayat 12 dan sekali lagi di ayat 14. Itulah sikap mental yang perlu kita miliki bersama Paulus: “Aku akan terus maju. Aku mempunyai suatu sasaran tujuan. Aku belum sampai di situ, tetapi aku tahu ke mana tujuanku.” Ketika terakhir kali Paulus memakai ungkapan press on itu ia berkata: “Aku … berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan surgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.” Ada suatu “hadiah” yang tersedia bagi orang-orang yang berhasil menyelesaikan perlombaan itu. Hendaknya kita terus mengingat tujuan itu, karena tidak ingin kehilangan hadiah kita yang telah disediakan oleh Tuhan.

            *Prayer Response

            Terima kasih, Tuhan, karena menolongku untuk “maju terus.” Ku-deklarasikan, aku akan menjaga sikap mental yang baik – dan selalu mengingat sasaran tujuanku. Aku akan lari dalam perlombaannya dengan penuh ketekunan. Amin.

            Aku Sudah Berdoa
            Menyukai
            Membagikan
            Expand Content

            What People Say

            See how Sikap Mental yang Benar has impacted lives across the globe.

            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California
            "After 20 years of struggling with unforgiveness, the Biblical principles shared in this teaching helped me release the bitterness I had been carrying. The step-by-step approach to forgiveness wasn't just theory—it actually worked in my life when nothing else had."
            Michael T., United Kingdom
            "As a new Christian, I was confused about many aspects of faith. These teachings provided clear, Scripture-based explanations that helped build my foundation. I'm especially grateful for how the content made complex concepts accessible without watering down the truth."
            Priya M., India
            "The teaching on God's sovereignty during difficult times came to me exactly when I needed it most. After losing my job and facing health challenges, this message reminded me that God remains in control. It gave me hope when I had none left."
            James L., Australia
            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California

            Kode: WD-B097-338-IND

            Hadiah
            Memberi
            Kirim Masukan