Logo
Logo
Learn
Buku-bukuKursus AlkitabSumber
PenjangkauanTentang
Indonesia Flag Icon

Menu

  • Home
  • Learn +
    • Penjangkauan
    • Tentang +
      • Bergabung +
        • Kontak +

            Dapatkan eBook Gratis

            Mulailah koleksi Derek Prince anda dengan eBook gratis berjudul Bagaimana Beralih Dari Kutuk Kepada Berkat saat anda berlangganan buletin kami.

            Pengajaran Alkitab Gratis
            Logo
            Logo
            HomeLearnPenjangkauanTentangBerikan Donasi

            Hak Cipta © 2026 Pelayanan Derek Prince. Seluruh hak cipta

            KontakKerahasiaan PribadiHak CiptaLicensesPeta Situs
            Rumah
            Sumber
            Sukses dalam Perlombaan

            Sukses dalam Perlombaan

            Derek Prince

            Derek Prince

            Menyukai
            Membagikan
            Bahasa Indonesia

            *Article Language

            Kirimkan Kesaksian

            Menawarkan

            Memberi

            *First Published: 2008

            *Last Updated: Maret 2026

            2 min read

            Kehidupan Kristen adalah sebuah perlombaan dengan garis akhir yang harus kita lewati bersama. Perjanjian Baru mengungkapkan empat syarat utama agar kita dapat berlari dengan ketekunan, mengatasi setiap rintangan, dan tetap memandang Yesus dengan teguh.

            Langkah “Marilah kita” yang ke-9 dalam kitab Ibrani terdapat di pasal 12 ayat 1:

            “Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita.” (Ibrani 12:1)

            Dalam versi-versi Alkitab bahasa Inggris di ayat yang satu ini ungkapan “let us” (marilah kita) ini muncul dua kali, dan terjemahan tersebut sah-sah saja. Namun dalam teks Yunani yang asli ungkapan yang pertama (yaitu “marilah kita … menyingkirkan setiap hal yang merintangi”) tidak ditulis dalam format demikian. Dalam teks asli ungkapan itu hanyalah berupa sebuah anak kalimat saja: “Dengan menyingkirkan setiap rintangan, marilah kita dengan tekun berlari dalam perlombaannya.” Jadi, dalam ayat di atas ungkapan “marilah kita” yang satu-satunya adalah “marilah kita … berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita.” Kalimat itulah yang menjadi fokus kita minggu ini.

            Di perikop ini dan juga di ayat-ayat yang lain dalam PB kehidupan Kristiani diumpamakan seperti suatu perlombaan. Hal ini mengisyaratkan suatu perjalanan spesifik yang telah digariskan sebelumnya bagi kita. Sukses dalam kehidupan Kristiani adalah apabila kita menyelesaikan perjalanan itu sesuai dengan aturan-aturan suatu perlombaan.

            Mengingat bahwa kita harus menempuh perlombaan ini, perlu kiranya dilihat bahwa ada empat persyaratan yang harus dipenuhi untuk berhasil menyelesaikan perlombaan. Masing-masing persyaratan itu dapat ditemukan dalam PB: (1) sikap mental yang benar, (2) pengendalian diri, (3) ketekunan, dan (4) mata harus tetap tertuju kepada Yesus. Dengan mengingat semua persyaratan itu, kita dapat menyelesaikan perlombaan dan tetap mempertahankan iman kita.

            *Prayer Response

            Terima kasih, Tuhan, karena menolongku untuk “maju terus.” Ku-deklarasikan, aku menjaga sikap mentalku yang benar, mempraktikkan pengendalian diri, menunjukkan ketekunan dan mataku tetap menatap kepada Yesus. Dngan melakukan hal-hal ini aku akan menyelesaikan perlombaan dan mempertahankan imanku. Aku akan lari dalam perlombaannya dengan penuh ketekunan. Amin.

            Aku Sudah Berdoa
            Menyukai
            Membagikan
            Expand Content

            What People Say

            See how Sukses dalam Perlombaan has impacted lives across the globe.

            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California
            "After 20 years of struggling with unforgiveness, the Biblical principles shared in this teaching helped me release the bitterness I had been carrying. The step-by-step approach to forgiveness wasn't just theory—it actually worked in my life when nothing else had."
            Michael T., United Kingdom
            "As a new Christian, I was confused about many aspects of faith. These teachings provided clear, Scripture-based explanations that helped build my foundation. I'm especially grateful for how the content made complex concepts accessible without watering down the truth."
            Priya M., India
            "The teaching on God's sovereignty during difficult times came to me exactly when I needed it most. After losing my job and facing health challenges, this message reminded me that God remains in control. It gave me hope when I had none left."
            James L., Australia
            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California

            Kode: WD-B097-337-IND

            Hadiah
            Memberi
            Kirim Masukan