Logo
Logo
Learn
Buku-bukuKursus AlkitabSumber
PenjangkauanTentang
Indonesia Flag Icon

Menu

  • Home
  • Learn +
    • Penjangkauan
    • Tentang +
      • Bergabung +
        • Kontak +

            Dapatkan eBook Gratis

            Mulailah koleksi Derek Prince anda dengan eBook gratis berjudul Bagaimana Beralih Dari Kutuk Kepada Berkat saat anda berlangganan buletin kami.

            Pengajaran Alkitab Gratis
            Logo
            Logo
            HomeLearnPenjangkauanTentangBerikan Donasi

            Hak Cipta © 2026 Pelayanan Derek Prince. Seluruh hak cipta

            KontakKerahasiaan PribadiHak CiptaLicensesPeta Situs
            Rumah
            Sumber
            Provokasi yang Baik

            Provokasi yang Baik

            Derek Prince

            Derek Prince

            Menyukai
            Membagikan
            Bahasa Indonesia

            *Article Language

            Kirimkan Kesaksian

            Menawarkan

            Memberi

            *First Published: 2008

            *Last Updated: Maret 2026

            2 min read

            Alkitab memerintahkan kita untuk saling mendorong, namun bukan kepada kemarahan atau kecemburuan seperti yang mungkin kita bayangkan. Kita dipanggil untuk dengan penuh pertimbangan memikirkan bagaimana membangkitkan ledakan kasih dan perbuatan baik yang tak terbendung di antara sesama orang percaya.

            Dalam Ibrani 10:24 dikatakan:

            “Dan marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik”

            [Tetapi dalam versi King James Version, bahasa Inggris tertulis:

            “Dan marilah kita memperhatikan satu sama lain untuk memprovokasi kepada cinta kasih dan perbuatan-perbuatan yang baik.”

            ] Dalam terjemahan Alkitab ini dipakai kata provoke, sebuah kata yang bernuansa keras dan umumnya bermakna negatif. Tetapi saya percaya kata itu sengaja dipilih untuk membuat kita semua berpikir. Hal apakah yang biasanya terjadi apabila kita memprovokasi orang lain? Kemarahan atau kejengkelan. Tetapi di sini kita harus memprovokasi “kepada cinta kasih dan perbuatan-perbuatan yang baik.”

            Perkataan Yunani yang diterjemahkan “provoke” (provokasi) di sini adalah kata sama yang juga diterjemahkan sebagai “paroxysm” dalam bahasa Inggris. Tahukah saudara, apa artinya paroxysm dalam bahasa Inggris? Artinya, suatu luapan emosi yang sama sekali tak terkendali, seperti luapan amarah, atau bahkan juga luapan tawa yang terbahak-bahak.

            Kata provokasi biasanya bermakna tidak baik, tetapi dalam hubungan di sini kata itu menjadi sesuatu yang bermakna baik. Jadi, kita harus memprovokasi satu sama lain untuk mencintai dan berbuat baik. Dan mungkin saya harus katakan juga, bahwa ada orang-orang tertentu yang memang perlu diprovokasi untuk melakukan hal yang baik. Selain itu, juga mesti dipikirkan bagaimana caranya memprovokasi orang tersebut.

            Di sinilah salah satu kelemahan saya. Saya paling tidak suka untuk terlalu teliti memperhatikan orang satu persatu dengan kepribadian mereka masing-masing. Saya berlatar belakang militer dan memang terlalu biasa berpikir logis, maka kalau saya harus menyuruh orang melakukan sesuatu, saya akan sampaikan saja begitu. Tetapi menurut Alkitab, kita harus juga memikirkan bagaimana caranya menyuruh orang yang bersangkutan. Jikalau menginginkan hasil yang terbaik dari seseorang, cara kita menyuruhnya mungkin tidak sama dengan orang yang lain. Siapa pun yang mempunyai anak-anak mengetahui bahwa memang demikian halnya. Kita tak dapat memperlakukan semua anak dengan cara yang sama. Anak yang satu bisa saja saudara bentak, lalu saudara akan memperoleh hasil yang diinginkan. Tetapi jikalau anak yang lain dibentak begitu, mungkin saja ia akan menjadi sedih dan kecil hati.

            *Prayer Response

            Terima kasih, Tuhan, karena Engkau menolongku untuk mengasihi orang-orang lain. Ku-deklarasikan, aku akan memperhatikan bagaimana caranya mendorong orang-orang lain untuk mengasihi dan melakukan hal-hal yang baik. Aku akan memperhatikan orang-orang yang lain. Amin.

            Aku Sudah Berdoa
            Menyukai
            Membagikan
            Expand Content

            What People Say

            See how Provokasi yang Baik has impacted lives across the globe.

            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California
            "After 20 years of struggling with unforgiveness, the Biblical principles shared in this teaching helped me release the bitterness I had been carrying. The step-by-step approach to forgiveness wasn't just theory—it actually worked in my life when nothing else had."
            Michael T., United Kingdom
            "As a new Christian, I was confused about many aspects of faith. These teachings provided clear, Scripture-based explanations that helped build my foundation. I'm especially grateful for how the content made complex concepts accessible without watering down the truth."
            Priya M., India
            "The teaching on God's sovereignty during difficult times came to me exactly when I needed it most. After losing my job and facing health challenges, this message reminded me that God remains in control. It gave me hope when I had none left."
            James L., Australia
            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California

            Kode: WD-B097-335-IND

            Hadiah
            Memberi
            Kirim Masukan