Logo
Logo
Learn
Buku-bukuKursus AlkitabSumber
PenjangkauanTentang
Indonesia Flag Icon

Menu

  • Home
  • Learn +
    • Penjangkauan
    • Tentang +
      • Bergabung +
        • Kontak +

            Dapatkan eBook Gratis

            Mulailah koleksi Derek Prince anda dengan eBook gratis berjudul Bagaimana Beralih Dari Kutuk Kepada Berkat saat anda berlangganan buletin kami.

            Pengajaran Alkitab Gratis
            Logo
            Logo
            HomeLearnPenjangkauanTentangBerikan Donasi

            Hak Cipta © 2026 Pelayanan Derek Prince. Seluruh hak cipta

            KontakKerahasiaan PribadiHak CiptaLicensesPeta Situs
            Rumah
            Sumber
            Melayani adalah suatu Ketrampilan yang Perlu Dilatih

            Melayani adalah suatu Ketrampilan yang Perlu Dilatih

            Derek Prince

            Derek Prince

            Menyukai
            Membagikan
            Bahasa Indonesia

            *Article Language

            Kirimkan Kesaksian

            Menawarkan

            Memberi

            *First Published: 2008

            *Last Updated: Maret 2026

            2 min read

            Melayani sesama dengan cara yang membangkitkan kasih dan perbuatan baik adalah suatu keterampilan yang memerlukan latihan dengan sengaja. Alkitab menunjukkan bahwa keterampilan ini dipelajari dengan aman di dalam persekutuan yang berkomitmen, yang melindungi kita dari bahaya menakutkan dari dosa yang disengaja.

            Untuk bisa melayani orang-orang, saudara perlu melatih diri. Kemampuan itu bukan sesuatu yang timbul sendiri, dan pada dasarnya sifat melayani itu tidak ada dalam karakter manusia. Misalnya, pekerjaan seorang waiter (pelayan restoran) adalah untuk melayani tamu-tamu. Tetapi untuk dapat melayani tamu-tamu itu ia harus dilatih terlebih dahulu. Saya punya seorang teman yang pernah bekerja sebagai pelayan restoran, dan ia menjelaskan kepadaku apa yang diperlukan untuk menjadi pelayan restoran yang baik. Sesudah saya mulai mengerti proses pelatihan, sadarlah saya bahwa hal itu memang tidak terjadi begitu saja. Melayani adalah suatu ketrampilan atau keahlian yang memerlukan pelatihan. Kita harus mempelajari orang-orang lain untuk mengetahui bagaimana kita bisa memperoleh respon positif, bukan respon negatif. Kita harus mempelajari orang lain, untuk dapat mendorong mereka kepada cinta kasih dan perbuatan-perbuatan yang baik, bukan sebaliknya. Untuk dapat melayani kita perlu praktik, pelatihan dan disiplin.

            Untuk bisa melayani, juga diperlukan lingkungan yang baik. Setelah mengatakan:

            “Marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik” (Ibrani 10:24)

            penulis surat Ibrani itu seterusnya berkata:

            “Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat” (ayat 25).

            Kita perlu belajar untuk melayani dalam lingkungan yang tepat. Lingkungan itu dijelaskan dengan kata-kata “pertemuan-pertemuan ibadah kita”. Yang dimaksudkan di sini adalah suatu persekutuan yang dilakukan secara teratur di antara saudara seiman yang berhubungan dekat dan saling berkomitmen.

            Dalam ayat selanjutnya, penulis menjelaskan hal sebaliknya yang dapat terjadi dengan segala akibatnya yang buruk. Langsung sesudah itu ia mengingatkan kita untuk jangan lalai berhimpun bersama, dan ia berkata:

            “Sebab jika kita sengaja berbuat dosa, sesudah memperoleh pengetahuan tentang kebenaran, maka tidak ada lagi kurban untuk menghapus dosa itu. Tetapi yang ada ialah kematian yang mengerikan akan penghakiman dan api yang dahsyat yang akan menghanguskan semua orang durhaka” (ayat 26–27).

            Yang disiratkan di sini adalah bahwa apabila tidak tinggal terus dalam lingkungan yang baik, bisa saja kita akan kembali kepada kehidupan dosa. Itu dapat terjadi jikalau kita tidak bersekutu secara teratur dalam suasana akrab dan saling berkomitmen. Satu-satunya cara yang aman adalah tetap menjalankan persekutuan, memperhatikan orang lain, dan belajar untuk melayani mereka dengan hati yang gembira.

            *Prayer Response

            Terima kasih, Tuhan, karena Engkau menolongku untuk mengasihi orang-orang lain. Ku-deklarasikan, tetap berada dalam persekutuan, belajar untuk melayani, dan berfokus untuk memperhatikan orang-orang lain. Aku akan memperhatikan orang-orang yang lain. Amin.

            Aku Sudah Berdoa
            Menyukai
            Membagikan
            Expand Content

            What People Say

            See how Melayani adalah suatu Ketrampilan yang Perlu Dilatih has impacted lives across the globe.

            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California
            "After 20 years of struggling with unforgiveness, the Biblical principles shared in this teaching helped me release the bitterness I had been carrying. The step-by-step approach to forgiveness wasn't just theory—it actually worked in my life when nothing else had."
            Michael T., United Kingdom
            "As a new Christian, I was confused about many aspects of faith. These teachings provided clear, Scripture-based explanations that helped build my foundation. I'm especially grateful for how the content made complex concepts accessible without watering down the truth."
            Priya M., India
            "The teaching on God's sovereignty during difficult times came to me exactly when I needed it most. After losing my job and facing health challenges, this message reminded me that God remains in control. It gave me hope when I had none left."
            James L., Australia
            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California

            Kode: WD-B097-333-IND

            Hadiah
            Memberi
            Kirim Masukan