Iman yang Tidak Melemah

Derek Prince
*First Published: 2008
*Last Updated: Maret 2026
2 min read
Kita harus benar-benar menggarisbawahi peran penting dari iman. Saya mengatakan kepada saudara apa yang pernah Yesus katakan kepada Petrus:
“Tetapi Aku telah berdoa untuk engkau, supaya imanmu jangan gugur” (Lukas 22:32).
Iman adalah syarat dasar untuk menjadi milik Tuhan dan keturunan Abraham. Karena dia adalah:
“bapa orang-orang bersunat, yaitu mereka yang bukan hanya bersunat, tetapi juga mengikuti jejak iman Abraham, bapa leluhur kita, pada masa ia belum disunat” (Roma 4:12).
Abraham bukanlah sekedar sebuah tokoh – ia adalah pola yang harus ditiru. Ia pun pergi, menjalani jalan yang harus ditempuh dan mengambil langkah-langkah tertentu. Untuk benar-benar menjadi keturunan Abraham, kita harus juga menempuh jalan hidupnya dan mengikuti langkah-langkahnya.
Marilah kita melihat lima langkah iman Abraham: (1) Ia menyambut janji Tuhan dengan iman, meski belum melihat buktinya; (2) ia mengakui bahwa ia tidak dapat menghasilkan sesuatu dengan kekuatannya sendiri; (3) ia tetap terfokus kepada janji tanpa menjadi ragu-ragu, dan imannya itu diperhitungkan kepadanya sebagai kebenaran/ kesalehan; (4) akibatnya, Sarah dan Abraham kedua-duanya menerima kehidupan yang supranatural dalam tubuh mereka, dan (5) demikianlah, janji Tuhan itu dipenuhi dan Ia pun dipermuliakan.
Itulah langkah-langkah iman bapa kita, Abraham, dan jalan iman yang digariskan untuk kita semua. Kuncinya bukan suatu peraturan yang lahiriah, melainkan melangkah seumur hidup dalam iman, mengikut jejak-jejak Abraham.
Kita harus berbuat seperti Abraham. Kita harus menyambut janji Tuhan apa adanya. Kita harus mengakui bahwa kita sendiri tak mampu menghasilkan apa yang dijanjikan Tuhan untuk hidup kita. Kita harus tetap terfokus kepada janji itu dan tidak pada kemampuan -- ataupun ketidak-mampuan kita sendiri.
Sesudah itu, kita akan menerima kasih karunia dan kuasa supranatural yang dialirkan Tuhan ke dalam kehidupan ini oleh karena iman kita. Demikianlah janji Allah akan dipenuhi dalam hidup kita.
*Prayer Response
Terima kasih, Tuhan, karena Engkau setia – Engkau memberi harapan kepadaku. Ku-deklarasikan, aku akan berjalan dengan iman dan memenuhi persyaratan pokok, yaitu menjadi milik Tuhan dan anak Abraham.. Aku akan berpegang teguh pada harapanku. Amin.
Kode: WD-B097-328-IND