Logo
Logo
Learn
Buku-bukuKursus AlkitabSumber
PenjangkauanTentang
Indonesia Flag Icon

Menu

  • Home
  • Learn +
    • Penjangkauan
    • Tentang +
      • Bergabung +
        • Kontak +

            Dapatkan eBook Gratis

            Mulailah koleksi Derek Prince anda dengan eBook gratis berjudul Bagaimana Beralih Dari Kutuk Kepada Berkat saat anda berlangganan buletin kami.

            Pengajaran Alkitab Gratis
            Logo
            Logo
            HomeLearnPenjangkauanTentangBerikan Donasi

            Hak Cipta © 2026 Pelayanan Derek Prince. Seluruh hak cipta

            KontakKerahasiaan PribadiHak CiptaLicensesPeta Situs
            Rumah
            Sumber
            Darah Kehidupan Yesus

            Darah Kehidupan Yesus

            Derek Prince

            Derek Prince

            Menyukai
            Membagikan
            Bahasa Indonesia

            *Article Language

            Kirimkan Kesaksian

            Menawarkan

            Memberi

            *First Published: 2008

            *Last Updated: Maret 2026

            2 min read

            Pengorbanan-pengorbanan dalam Perjanjian Lama merupakan gambaran profetis yang menunjuk kepada pendamaian sempurna yang digenapi oleh Tuhan Yesus. Darah-Nya yang mahal memiliki kuasa yang tak terbatas karena di dalamnya terkandung kehidupan jiwa Allah Sang Pencipta, yang menjadi satu-satunya sumber pengampunan dan hidup yang baru.

            Pada waktu imam masuk ke dalam Ruang Mahakudus dengan dupa dan darah itu, ia harus memercikkan darah kurban di atas tutup pendamaian hingga tujuh kali. Ini merupakan suatu simbol mengenai pendamaian (rekonsiliasi), kemudian tujuh kali darah itu harus dipercikkan juga di bagian depan tutup pendamaian. Ketetapan Tuhan sangat spesifik, bukan hanya enam kali atau delapan kali, melainkan tujuh kali.

            Kemudian di kitab Yesaya kita menemukan suatu gambaran profetik mengenai penderitaan yang akan dialami Yesus, dan ini merupakan gambaran yang paling jelas dalam PL bagaimana Yesus harus menderita demi dosa-dosa kita.

            “Sebab itu Aku [TUHAN] akan membagikan kepadanya orang-orang besar sebagai rampasan, dan ia akan memperoleh orang-orang kuat sebagai jarahan, yaitu sebagai ganti karena ia telah menyerahkan nyawanya ke dalam maut.” (Yesaya 53:12)

            Penting sekali untuk dimengerti bahwa istilah dalam Yesaya 53:12 yang diterjemahkan sebagai “nyawa” (artinya, jiwa) itu adalah istilah sama yang terdapat di Imamat 17:11, yang dalam bahasa Inggris diterjemahkan sebagai “kehidupan.”

            “Nyawa [kehidupan] [semua] makhluk [manusia] ada di dalam darahnya.” (Imamat 17:11)

            Ketika Yesus melakukan pendamaian bagi penebusan dosa-dosa kita, Ia mencurahkan darah-Nya, yaitu nyawa-Nya. Darah Yesus merupakan darah paling mahal yang pernah ada di jagat raya ini, karena darah tersebut adalah kehidupan Allah Pencipta sendiri.

            Di dalam satu tetes darah Yesus terdapat kedahsyatan kuasa yang lebih besar daripada segala kekuasaan yang ada dalam kerajaan Setan. Darah kehidupan Yesus sesungguhnya adalah kehidupan Allah Pencipta itu sendiri, suatu kehidupan yang jauh lebih besar daripada segenap alam semesta dan semua makhluk yang pernah diciptakan-Nya. Kehidupan itu hanya bisa mengalir melalui darah Yesus.

            Ketika Yesus mencurahkan darah-Nya Ia menjadi Pemberi kehidupan. Kita tidak dapat lari menghindari darah Yesus. Untuk penebusan dosa tidak ada proses pendamaian yang lain, dan juga tidak ada sumber kehidupan yang lain. Sesungguhnya, saudara dan saudariku, sebagai umat Kristen kita kurang sekali merenungkan makna darah Yesus itu.

            *Prayer Response

            Terima kasih, Tuhan, sebab aku dapat menghampiri-Mu karena darah Yesus. Ku-deklarasikan, kehidupan hanya bisa dialirkan karena darah Yesus, yaitu sumber kehidupan yang satu-satunya. Aku akan memasuki Ruang Mahakudus. Amin.

            Aku Sudah Berdoa
            Menyukai
            Membagikan
            Expand Content

            What People Say

            See how Darah Kehidupan Yesus has impacted lives across the globe.

            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California
            "After 20 years of struggling with unforgiveness, the Biblical principles shared in this teaching helped me release the bitterness I had been carrying. The step-by-step approach to forgiveness wasn't just theory—it actually worked in my life when nothing else had."
            Michael T., United Kingdom
            "As a new Christian, I was confused about many aspects of faith. These teachings provided clear, Scripture-based explanations that helped build my foundation. I'm especially grateful for how the content made complex concepts accessible without watering down the truth."
            Priya M., India
            "The teaching on God's sovereignty during difficult times came to me exactly when I needed it most. After losing my job and facing health challenges, this message reminded me that God remains in control. It gave me hope when I had none left."
            James L., Australia
            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California

            Kode: WD-B097-322-IND

            Hadiah
            Memberi
            Kirim Masukan