Tujuh Kali

Derek Prince
*First Published: 2008
*Last Updated: Maret 2026
2 min read
Kitab Perjanjian Lama memberikan gambaran ke depan bagaimana Yesus akan melakukan pengorbanan yang terakhir dan membayar harga tebusan. Gambaran ke depan ini dapat kita baca dalam ketetapan mengenai Hari Pendamaian yang dijelaskan secara mendetil di Imamat pasal 16.
Imam Besar harus masuk ke Ruang Mahakudus hanya sekali setahun. Ia harus membawa dua hal ke Ruang itu: sebuah pedupaan yang telah dipenuhi dengan kemenyan (yang menghasilkan suatu awan harum yang menyelimuti dia dan tutup peti perjanjian itu), dan darah kurban yang sudah disembelih yang dipersembahkan untuk dirinya sendiri.
Ia masuk ke Ruang Mahakudus, kemudian memercikkan darah itu hingga tujuh kali sesudah melewati tirai kedua, dan dari bagian depan (arah Timur) tutup peti perjanjian itu. Darahnya dipercikkan hingga tujuh kali. Saya percaya bahwa ini merupakan gambaran ke depan bagaimana Yesus juga “memercikkan” darah-Nya dalam perjalanan menuju salib dan juga ketika terpaku di kayu salib itu.
Angka tujuh menggambarkan pekerjaan Roh Kudus, yang merupakan lambang kesempurnaan atau kepenuhan, yang menandakan bahwa pekerjaan-Nya memang sempurna. Pemercikan darah itu yang merupakan sebuah gambaran ke depan, pada akhirnya tergenap dengan tepat sekali ketika Yesus mencurahkan darah-Nya. Ia mencucurkan darah-Nya hingga tujuh kali sebelum benar-benar selesai mempersembahkan kurban.
Ketika darah-Nya dicucurkan tujuh kali berturut-turut, darah Yesus dalam tubuh-Nya habis tercurah. Secara harfiah Yesus menyerahkan nyawa-Nya dan mati sebagai berikut:
(1) Keringat-Nya bercampur dengan darah (lihat, Lukas 22:44.).
“Lukas 22:44”
(2) wajah-Nya dipukuli dengan tinju dan tongkat (lihat Lukas 22:63-64)
“Lukas 22:63-64”
(3) Ia dicambuki memakai cambuk bikinan orang-orang Romawi (lihat Lukas 18:33)
“Lukas 18:33”
(4) janggut-nya ditarik-tarik dan tercabut (lihat Yesaya 50:6)
“Yesaya 50:6”
(5) mahkota duri ditancapkan di kulit kepala-Nya (lihat Matius 27:29)
“Matius 27:29”
(6) kedua tangan dan kaki-Nya ditembus paku (lihat Yohanes 20:25)
“Yohanes 20:25”
(7) tubuh-Nya bagian samping ditusuk dengan tombak (lihat Yohanes 19:34).
“Yohanes 19:34”
*Prayer Response
Terima kasih, Tuhan, sebab aku dapat menghampiri-Mu oleh karena darah Yesus. Ku-deklarasikan, Yesus telah menyempurnakan pengurbanan-Nya dengan mencurahkan darah-Nya hingga tujuh kali. Aku akan memasuki Ruang Mahakudus. Amin.
Kode: WD-B097-320-IND