Logo
Logo
Learn
Buku-bukuKursus AlkitabSumber
PenjangkauanTentang
Indonesia Flag Icon

Menu

  • Home
  • Learn +
    • Penjangkauan
    • Tentang +
      • Bergabung +
        • Kontak +

            Dapatkan eBook Gratis

            Mulailah koleksi Derek Prince anda dengan eBook gratis berjudul Bagaimana Beralih Dari Kutuk Kepada Berkat saat anda berlangganan buletin kami.

            Pengajaran Alkitab Gratis
            Logo
            Logo
            HomeLearnPenjangkauanTentangBerikan Donasi

            Hak Cipta © 2026 Pelayanan Derek Prince. Seluruh hak cipta

            KontakKerahasiaan PribadiHak CiptaLicensesPeta Situs
            Rumah
            Sumber
            Empat Persyaratan

            Empat Persyaratan

            Derek Prince

            Derek Prince

            Menyukai
            Membagikan
            Bahasa Indonesia

            *Article Language

            Kirimkan Kesaksian

            Menawarkan

            Memberi

            *First Published: 2008

            *Last Updated: Maret 2026

            2 min read

            Sebuah jalan yang baru dan hidup telah dibukakan bagi kita untuk masuk ke Ruang Maha Kudus dan mendekati takhta Allah. Kita dapat menghampiri-Nya dengan penuh keyakinan apabila kita memahami empat syarat yang sederhana namun mendalam yang dinyatakan dalam Kitab Suci.

            Menurut Ibrani 10:22, kita perlu memenuhi empat persyaratan untuk bisa menghampiri takhta kemurahan di Ruang Mahakudus.

            “Karena itu marilah kita menghadap Allah dengan hati yang tulus ikhlas dan keyakinan iman yang teguh, oleh karena hati kita telah dibersihkan dari hati nurani yang jahat dan tubuh kita telah dibasuh dengan air yang murni.”

            Pertama, kita harus mempunyai “hati yang tulus ikhlas”; kedua, harus ada “keyakinan iman yang teguh”; ketiga, hati kita harus sudah “dibersihkan [disirami untuk dibasuh] dari hati nurani yang jahat”; dan keempat, tubuh kita harus sudah “dibasuh dengan air yang murni”. Mari kita mempelajari setiap hal itu secara singkat.

            Hati yang tulus ikhlas: Kita mendekati Tuhan dengan hati, bukan dengan otak kita. Allah memang bukan sekadar jawaban atas sebuah teka-teki intelektual, tetapi Ia bersedia untuk berjumpa dengan hati yang tulus dan rindu kepada-Nya. Kita harus datang tanpa pretensi apa-apa (dengan tidak bersikap sok), menghadap Tuhan dengan seadanya, tanpa menyembunyikan sesuatu apa pun.

            Keyakinan iman yang teguh: Ibrani 11:6 berkata:

            “Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada.”

            Kita harus menghadap dengan percaya benar akan kesetiaan Tuhan – bukan dengan keyakinan akan kemampuan atau kesalehan kita sendiri.

            Hati kita sudah dibersihkan dari hati nurani [perasaan] yang bersalah: Perasaan bersalah merupakan akibat dosa. Tetapi karena dibasuh oleh darah Yesus kita pun yakin semua perbuatan jahat kita telah diampuni dan hati kita sudah dibersihkan dari noda dosa.

            Tubuh kita sudah dibasuh dengan air yang murni: Di 1 Yohanes 5:6 dikatakan, bahwa Yesus datang dengan air dan darah.

            “Inilah Dia yang telah datang dengan air dan darah, yaitu Yesus Kristus; bukan dengan air saja, tetapi dengan air dan dengan darah.”

            Di Ibrani 10:22 kita dapat melihat kedua unsur tersebut: darah yang membersihkan dari hati nurani yang penuh dosa dan air yang membersihkan tubuh kita. Saya percaya bahwa air di sini berbicara mengenai baptisan Kristiani. Di dalam PB baptisan Kristiani melambangkan bahwa orang Kristen telah sama-sama mati, dimakamkan dan dibangkitkan kembali seperti Yesus Kristus juga. Maka “jalan yang baru dan yang hidup” yang disebutkan di Ibrani 10:20 itu, tidak lain dan tidak bukan adalah Yesus sendiri.

            “...jalan yang baru dan yang hidup, yang telah dibukakan-Nya bagi kita melalui tabir, yaitu diri-Nya sendiri,”

            Kita harus menyatukan jati diri kita dengan semua yang diderita oleh-Nya ketika Ia mati bagi dosa-dosa kita, kemudian dihidupkan kembali.

            *Prayer Response

            Terima kasih, Tuhan, sebab aku dapat menghampiri-Mu oleh karena darah Yesus. Ku-deklarasikan, aku datang dengan hati yang tulus dan penuh iman, hati yang dibersihkan dari rasa bersalah dan tubuhku yang dibersihkan dengan air yang murni. Aku akan memasuki Ruang Mahakudus. Amin.

            Aku Sudah Berdoa
            Menyukai
            Membagikan
            Expand Content

            What People Say

            See how Empat Persyaratan has impacted lives across the globe.

            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California
            "After 20 years of struggling with unforgiveness, the Biblical principles shared in this teaching helped me release the bitterness I had been carrying. The step-by-step approach to forgiveness wasn't just theory—it actually worked in my life when nothing else had."
            Michael T., United Kingdom
            "As a new Christian, I was confused about many aspects of faith. These teachings provided clear, Scripture-based explanations that helped build my foundation. I'm especially grateful for how the content made complex concepts accessible without watering down the truth."
            Priya M., India
            "The teaching on God's sovereignty during difficult times came to me exactly when I needed it most. After losing my job and facing health challenges, this message reminded me that God remains in control. It gave me hope when I had none left."
            James L., Australia
            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California

            Kode: WD-B097-318-IND

            Hadiah
            Memberi
            Kirim Masukan