Program Tuhan untuk Pendewasaan

Derek Prince
*First Published: 2008
*Last Updated: Maret 2026
2 min read
Dalam program atau rencana Tuhan ada dua syarat utama yang harus dipenuhi untuk mencapai kedewasaan atau kematangan.
Yang pertama, kita semua harus tunduk di bawah disiplin dan pengarahan dari jawatan-jawatan pelayanan yang ditunjuk oleh Tuhan sendiri, seperti yang dijabarkan oleh Paulus dalam Efesus 4:11: rasul-rasul, nabi-nabi, para penginjil, gembala-gembala dan pengajar-pengajar. Saya tidak percaya umat Tuhan akan pernah mencapai kedewasaan rohani tanpa berada di bawah disiplin, pengawasan dan pengajaran dari lima jawatan tersebut. Yesus Kristus belum pernah mengeluarkan instruksi yang tidak penting, dan instruksi yang satu ini bukan suatu kekecualian. Saya percaya bahwa hal yang telah diatur oleh Tuhan ini sangat penting.
Persyaratan yang kedua: Jangan sekali-kali orang-orang Kristen bergerak sendiri-sendiri, secara terpisah satu sama lainnya. Kita semua harus menjadi bagian dari “tubuh Kristus” yang tunggal dan bertumbuh terus, yang terdiri dari orang-orang percaya.
Selanjutnya, di perikop yang sama Paulus memberikan sebuah peringatan yang membuat kita semua terhenyak, mengenai apa yang akan terjadi jikalau petunjuk ini diabaikan. Jika kita menolak program Tuhan untuk mendewasakan Jemaat, akibatnya adalah sebagai berikut:
“Sehingga kita ... [seperti] anak-anak, yang diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran, oleh permainan palsu manusia dalam kelicikan mereka yang menyesatkan.” (Efesus 4:14).
Jikalau kita menolak untuk berada di bawah pelayanan lima jawatan tersebut, menolak menjadi bagian dari “tubuh Kristus” itu dan tak mau menundukkan diri kepada disiplin alkitabiah itu, menurut Paulus umat Kristen akan tetap menjadi bayi-bayi rohani. Kita akan terus “diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran, oleh permainan palsu manusia dalam kelicikan mereka yang menyesatkan”.
Saya mengenal banyak sekali “umat/ jemaat Kristen” yang bisa masuk dalam kategori ini. Setiap tahun mereka mempunyai “gerakan”, trend atau mode yang baru, doktrin yang baru, dan sering pula ada guru yang baru untuk memimpin “gerakan baru” tersebut dan melestarikannya.
Tetapi sebaliknya kita harus mulai tunduk kepada disiplin dari jawatan-jawatan pelayanan yang digariskan oleh Alkitab dan yang sungguh takut akan Tuhan. Kita juga harus menjadi bagian yang menyatu dengan “tubuh” orang-orang percaya. Hanya dengan cara begitulah kita akan mencapai kematangan.
Bagaimana dengan saudara? Sudahkah saudara berada di bawah disiplin yang demikian? Sudahkah saudara menjadi bagian dari suatu tubuh? Benarkah saudara menjadi semakin dewasa secara rohani?
*Prayer Response
Terima kasih, Tuhan, karena Engkau terus memimpin aku untuk maju. Ku-deklarasikan, aku menerima disiplin dengan menjadi sebagian dari suatu tubuh yang semakin bertumbuh, sebab aku ingin maju menuju kedewasaan. Aku akan maju terus menuju kedewasaan. Amin.
Kode: WD-B097-312-IND