Logo
Logo
Learn
Buku-bukuKursus AlkitabSumber
PenjangkauanTentang
Indonesia Flag Icon

Menu

  • Home
  • Learn +
    • Penjangkauan
    • Tentang +
      • Bergabung +
        • Kontak +

            Dapatkan eBook Gratis

            Mulailah koleksi Derek Prince anda dengan eBook gratis berjudul Bagaimana Beralih Dari Kutuk Kepada Berkat saat anda berlangganan buletin kami.

            Pengajaran Alkitab Gratis
            Logo
            Logo
            HomeLearnPenjangkauanTentangBerikan Donasi

            Hak Cipta © 2026 Pelayanan Derek Prince. Seluruh hak cipta

            KontakKerahasiaan PribadiHak CiptaLicensesPeta Situs
            Rumah
            Sumber
            Melangkah Maju Menuju Kedewasaan

            Melangkah Maju Menuju Kedewasaan

            Derek Prince

            Derek Prince

            Menyukai
            Membagikan
            Bahasa Indonesia

            *Article Language

            Kirimkan Kesaksian

            Menawarkan

            Memberi

            *First Published: 2008

            *Last Updated: Maret 2026

            2 min read

            Apakah Anda puas dengan susu Firman ketika Allah memanggil Anda kepada makanan keras kedewasaan rohani? Bertumbuh dalam kebenaran menuntut pelatihan yang terus-menerus dan sungguh-sungguh agar kita dapat membedakan yang baik dari yang jahat.

            Ajakan “Marilah kita” yang satu ini sangat cocok untuk disampaikan kepada warga Ibrani dalam era Perjanjian Baru. Karena sesungguhnya orang-orang Yahudi Kristen itu telah gagal untuk hidup sesuai dengan kaidah-kaidah Perjanjian Baru. Mereka terlalu mengandalkan ke-Yahudi-an mereka dengan segala hak-hak istimewanya dan sudah merasa mapan dengan itu. Sejujur-jujurnya, mereka telah menjadi “malas” dan acuh-tak-acuh. Mereka tidak serius lagi dalam menanggapi kehidupan iman.

            “Tentang hal itu banyak yang harus kami katakan, tetapi yang sukar untuk dijelaskan, karena kamu telah lamban dalam hal mendengarkan. Sebab sekalipun kamu, ditinjau dari sudut waktu, sudah seharusnya menjadi pengajar, kamu masih perlu lagi diajarkan asas-asas pokok dari penyataan Allah, dan kamu masih memerlukan susu, bukan makanan keras. Sebab barangsiapa masih memerlukan susu ia tidak memahami ajaran tentang kebenaran, sebab ia adalah anak kecil. Tetapi makanan keras adalah untuk orang-orang dewasa, yang karena panca indera yang terlatih [NIV: yang karena sering memakainya, telah melatih diri] untuk membedakan yang baik daripada yang jahat.”

            (Ibrani 5:11–14)

            Secara terus terang, tanpa tedeng aling-aling, penulis surat ini mengatakan bahwa orang-orang Kristen Yahudi itu sebenarnya masih bayi secara rohani. Padahal sudah sekian lama mereka menjadi orang Kristen. Semestinya mereka sudah bukan bayi lagi, tetapi mengalami kemajuan dalam kehidupan Kristiani. Sekian tahun lamanya mereka telah mendapat banyak kesempatan, sehingga semestinya sudah cukup dewasa rohani.

            Penulis surat Ibrani itu kemudian menunjukkan satu-satunya jalan untuk mencapai kedewasaan. Mereka harus berlatih terus supaya bisa membedakan antara yang baik dan hal-hal yang tidak baik (yang sesat). Dalam praktik, di jalan orang yang benar kemajuan dalam mencapai kedewasaan atau kematangan rohani hanya akan dicapai dengan berlatih terus. Hal itu tidak akan terjadi secara otomatis, sebab diperlukan disiplin. Itu sebabnya, salah satu langkah awal adalah: “Marilah kita bersungguh-sungguh [rajin].” Kita harus melatih diri sehingga bisa membedakan antara yang baik dan yang jahat.

            Seringkali, banyak gereja besar bahkan tidak bisa membedakan lagi antara hal-hal yang sungguh rohani/ alkitabiah dan sekadar penampilan yang menarik secara emosional. Cara satu-satunya untuk mengatasi kekurangan ini adalah dengan melatih diri dalam praktik yang sungguh-sungguh dan terus-menerus.

            *Prayer Response

            Terima kasih, Tuhan, karena Engkau terus memimpin aku untuk maju. Ku-deklarasikan, aku tidak mengandalkan hak-hak istimewa atau bersandar padanya, tetapi aku melatih diriku sendiri untuk maju menuju kedewasaan. Aku akan maju terus menuju kedewasaan. Amin.

            Aku Sudah Berdoa
            Menyukai
            Membagikan
            Expand Content

            What People Say

            See how Melangkah Maju Menuju Kedewasaan has impacted lives across the globe.

            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California
            "After 20 years of struggling with unforgiveness, the Biblical principles shared in this teaching helped me release the bitterness I had been carrying. The step-by-step approach to forgiveness wasn't just theory—it actually worked in my life when nothing else had."
            Michael T., United Kingdom
            "As a new Christian, I was confused about many aspects of faith. These teachings provided clear, Scripture-based explanations that helped build my foundation. I'm especially grateful for how the content made complex concepts accessible without watering down the truth."
            Priya M., India
            "The teaching on God's sovereignty during difficult times came to me exactly when I needed it most. After losing my job and facing health challenges, this message reminded me that God remains in control. It gave me hope when I had none left."
            James L., Australia
            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California

            Kode: WD-B097-310-IND

            Hadiah
            Memberi
            Kirim Masukan