Logo
Logo
Learn
Buku-bukuKursus AlkitabSumber
PenjangkauanTentang
Indonesia Flag Icon

Menu

  • Home
  • Learn +
    • Penjangkauan
    • Tentang +
      • Bergabung +
        • Kontak +

            Dapatkan eBook Gratis

            Mulailah koleksi Derek Prince anda dengan eBook gratis berjudul Bagaimana Beralih Dari Kutuk Kepada Berkat saat anda berlangganan buletin kami.

            Pengajaran Alkitab Gratis
            Logo
            Logo
            HomeLearnPenjangkauanTentangBerikan Donasi

            Hak Cipta © 2026 Pelayanan Derek Prince. Seluruh hak cipta

            KontakKerahasiaan PribadiHak CiptaLicensesPeta Situs
            Rumah
            Sumber
            Hati-hati dengan Motivasi Saudara

            Hati-hati dengan Motivasi Saudara

            Derek Prince

            Derek Prince

            Menyukai
            Membagikan
            Bahasa Indonesia

            *Article Language

            Kirimkan Kesaksian

            Menawarkan

            Memberi

            *First Published: 2008

            *Last Updated: Maret 2026

            2 min read

            Alkitab mengatakan bahwa kita sering tidak menerima karena kita tidak meminta, tetapi juga memperingatkan bahwa jika kita meminta dengan motif yang salah, doa-doa kita tidak akan dijawab. Pahamilah satu-satunya motif murni yang dihormati Allah, yaitu keinginan agar doa-doamu dijawab supaya Bapa dipermuliakan melalui Anak-Nya, Yesus Kristus.

            Kita menghampiri takhta kasih karunia karena ingin meminta kepada Tuhan hal-hal tertentu yang dibutuhkan. Marilah sekarang kita membahas satu persyaratan penting yang ditetapkan oleh Tuhan: Motivasi kita. Tuhan menyelidiki setiap motivasi. Ia mengetahui betul apa saja motivasi kita ketika berdoa.

            Yakobus 4:2 berkata:

            “Kamu tidak memperoleh apa-apa, karena kamu tidak berdoa”

            Apakah penyebab utama mengapa banyak orang Kristen tidak mendapatkan apa yang mereka perlukan? Jawabannya sederhana saja: karena mereka tidak pernah minta. Tetapi selanjutnya Yakobus berkata di ayat 3:

            “Atau kamu berdoa juga, tetapi kamu tidak menerima apa-apa, karena kamu salah berdoa, sebab yang kamu minta itu hendak kamu habiskan untuk memuaskan hawa nafsumu.”

            Dengan kata lain, apabila doa-doa kita sifatnya mementingkan diri, tandanya motivasi kita sudah salah. Ternyata kita hanya bertujuan untuk mendapatkan kemudahan atau kenyamanan jasmani, kepuasan pribadi atau mau menyenangkan diri saja.

            Apakah kiranya motivasi yang benar? Yesus sendiri pernah menyebutkannya:

            “Supaya Bapa dipermuliakan dalam Anak. Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya.”

            (Yohanes 14:13–14).

            Itulah sebenarnya motivasi di balik doa-doa yang dikabulkan oleh Tuhan. Doa harus dipanjatkan dengan tulus, sehingga pada waktu menjawab doa tersebut Tuhan dapat dipermuliakan melalui Yesus Kristus. Seperti dijelaskan Paulus dalam 2 Korintus 1:20:

            “Sebab Kristus adalah ‘Ya’ bagi semua janji Allah. Itulah sebabnya oleh Dia [Yesus Kristus] kita mengatakan ‘Amin’ untuk memuliakan Allah.”

            Tujuan utama kita datang menghadap Tuhan dan meraih janji-janji-Nya adalah supaya Tuhan dapat dimuliakan apabila mengabulkan doa-doa kita. Semakin banyak kita menagih janji-janji Tuhan, semakin banyak kita akan memuliakan Dia. Semakin sedikit kita menagih janji-janji Tuhan, semakin sedikit pula kita memuliakan Dia. Orang yang paling banyak memuliakan Tuhan adalah orang yang paling banyak menagih janji-janji Tuhan di dalam Kristus.

            Motivasi yang diterima oleh Tuhan adalah yang mengharapkan doanya dikabulkan supaya Tuhan dapat dimuliakan. Doa-doa ini harus dipanjatkan dalam nama Anak-Nya, Yesus Kristus.

            *Prayer Response

            Terima kasih, Tuhan, karena aku boleh datang menghadap-Mu dengan penuh keberanian. Ku-deklarasikan, motivasiku untuk berdoa adalah supaya melalui Yesus Kristus Tuhan dimuliakan ketika doa-doaku dikabulkan. Aku akan menghadap kepada takhta kasih karunia. Amin.

            Aku Sudah Berdoa
            Menyukai
            Membagikan
            Expand Content

            What People Say

            See how Hati-hati dengan Motivasi Saudara has impacted lives across the globe.

            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California
            "After 20 years of struggling with unforgiveness, the Biblical principles shared in this teaching helped me release the bitterness I had been carrying. The step-by-step approach to forgiveness wasn't just theory—it actually worked in my life when nothing else had."
            Michael T., United Kingdom
            "As a new Christian, I was confused about many aspects of faith. These teachings provided clear, Scripture-based explanations that helped build my foundation. I'm especially grateful for how the content made complex concepts accessible without watering down the truth."
            Priya M., India
            "The teaching on God's sovereignty during difficult times came to me exactly when I needed it most. After losing my job and facing health challenges, this message reminded me that God remains in control. It gave me hope when I had none left."
            James L., Australia
            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California

            Kode: WD-B097-306-IND

            Hadiah
            Memberi
            Kirim Masukan