Hati-hati dengan Motivasi Saudara

Derek Prince
*First Published: 2008
*Last Updated: Maret 2026
2 min read
Kita menghampiri takhta kasih karunia karena ingin meminta kepada Tuhan hal-hal tertentu yang dibutuhkan. Marilah sekarang kita membahas satu persyaratan penting yang ditetapkan oleh Tuhan: Motivasi kita. Tuhan menyelidiki setiap motivasi. Ia mengetahui betul apa saja motivasi kita ketika berdoa.
Yakobus 4:2 berkata:
“Kamu tidak memperoleh apa-apa, karena kamu tidak berdoa”
Apakah penyebab utama mengapa banyak orang Kristen tidak mendapatkan apa yang mereka perlukan? Jawabannya sederhana saja: karena mereka tidak pernah minta. Tetapi selanjutnya Yakobus berkata di ayat 3:
“Atau kamu berdoa juga, tetapi kamu tidak menerima apa-apa, karena kamu salah berdoa, sebab yang kamu minta itu hendak kamu habiskan untuk memuaskan hawa nafsumu.”
Dengan kata lain, apabila doa-doa kita sifatnya mementingkan diri, tandanya motivasi kita sudah salah. Ternyata kita hanya bertujuan untuk mendapatkan kemudahan atau kenyamanan jasmani, kepuasan pribadi atau mau menyenangkan diri saja.
Apakah kiranya motivasi yang benar? Yesus sendiri pernah menyebutkannya:
“Supaya Bapa dipermuliakan dalam Anak. Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya.”
(Yohanes 14:13–14).
Itulah sebenarnya motivasi di balik doa-doa yang dikabulkan oleh Tuhan. Doa harus dipanjatkan dengan tulus, sehingga pada waktu menjawab doa tersebut Tuhan dapat dipermuliakan melalui Yesus Kristus. Seperti dijelaskan Paulus dalam 2 Korintus 1:20:
“Sebab Kristus adalah ‘Ya’ bagi semua janji Allah. Itulah sebabnya oleh Dia [Yesus Kristus] kita mengatakan ‘Amin’ untuk memuliakan Allah.”
Tujuan utama kita datang menghadap Tuhan dan meraih janji-janji-Nya adalah supaya Tuhan dapat dimuliakan apabila mengabulkan doa-doa kita. Semakin banyak kita menagih janji-janji Tuhan, semakin banyak kita akan memuliakan Dia. Semakin sedikit kita menagih janji-janji Tuhan, semakin sedikit pula kita memuliakan Dia. Orang yang paling banyak memuliakan Tuhan adalah orang yang paling banyak menagih janji-janji Tuhan di dalam Kristus.
Motivasi yang diterima oleh Tuhan adalah yang mengharapkan doanya dikabulkan supaya Tuhan dapat dimuliakan. Doa-doa ini harus dipanjatkan dalam nama Anak-Nya, Yesus Kristus.
*Prayer Response
Terima kasih, Tuhan, karena aku boleh datang menghadap-Mu dengan penuh keberanian. Ku-deklarasikan, motivasiku untuk berdoa adalah supaya melalui Yesus Kristus Tuhan dimuliakan ketika doa-doaku dikabulkan. Aku akan menghadap kepada takhta kasih karunia. Amin.
Kode: WD-B097-306-IND