Logo
Logo
Learn
Buku-bukuKursus AlkitabSumber
PenjangkauanTentang
Indonesia Flag Icon

Menu

  • Home
  • Learn +
    • Penjangkauan
    • Tentang +
      • Bergabung +
        • Kontak +

            Dapatkan eBook Gratis

            Mulailah koleksi Derek Prince anda dengan eBook gratis berjudul Bagaimana Beralih Dari Kutuk Kepada Berkat saat anda berlangganan buletin kami.

            Pengajaran Alkitab Gratis
            Logo
            Logo
            HomeLearnPenjangkauanTentangBerikan Donasi

            Hak Cipta © 2026 Pelayanan Derek Prince. Seluruh hak cipta

            KontakKerahasiaan PribadiHak CiptaLicensesPeta Situs
            Rumah
            Sumber
            Menyingkirkan Setiap Kendala

            Menyingkirkan Setiap Kendala

            Derek Prince

            Derek Prince

            Menyukai
            Membagikan
            Bahasa Indonesia

            *Article Language

            Kirimkan Kesaksian

            Menawarkan

            Memberi

            *First Published: 2008

            *Last Updated: Maret 2026

            2 min read

            Perasaan bersalah dan penghukuman tidak seharusnya menjauhkan Anda dari hadirat Allah. Dia lebih besar daripada hati Anda dan mengundang Anda untuk datang dengan penuh keberanian ke takhta kasih karunia-Nya, agar Anda menerima pengampunan dan belas kasihan yang sempurna.

            Alkitab berkata:

            “Sebab jika kita dituduh olehnya [oleh hati kita], Allah adalah lebih besar daripada hati kita serta mengetahui segala sesuatu” (1 Yohanes 3:20).

            Janganlah kita merahasiakan apapun terhadap Tuhan. Kita harus bersikap jujur dan terbuka dengan Dia, dan secara terus terang mengakui setiap pelanggaran dosa, setiap pikiran yang tidak baik, dan setiap kekurangan kita. Tetapi sesudah itu, setelah semuanya diakui, kita harus benar-benar menerima baik pengampunan dan penyucian-Nya yang sempurna. Karena kita tahu bahwa Allah takkan mengingat lagi dosa atau mencari-cari kesalahan kita. Demikianlah, kita dapat menghampiri Dia dengan bebas dari rasa tertuduh.

            Di 1 Timotius 2:8 Paulus berbicara mengenai doa:

            “Oleh karena itu aku ingin, supaya di mana-mana orang laki-laki berdoa dengan menadahkan tangan yang suci, tanpa marah dan tanpa perselisihan.” (1 Timotius 2:8)

            Kita harus membuang jauh-jauh perasaan atau sikap hati yang secara diam-diam menghalangi kita untuk mendekati Tuhan. Kita harus membuang jauh-jauh rasa geram dan kebimbangan dalam hati. Menurut Alkitab, jika sedikit pun masih ada kebimbangan, sesungguhnya kita sudah salah.

            (Lihatlah Roma 14:23.) Mengapa? Karena kita tidak dapat memasuki hadirat Tuhan dengan perasaan tertuduh. Alkitab berkata:

            “Sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian kemari oleh angin. Orang yang demikian janganlah mengira, bahwa ia akan menerima sesuatu dari Tuhan. Sebab orang yang mendua hati tidak akan tenang dalam hidupnya.” (Yakub 1:6–8)

            Apapun keraguan yang masih ada mengenai kesalahan yang mungkin telah dilakukan, setiap sikap negatif atau keliru mengenai diri kita dan orang-orang lain, kita harus menepisnya. Kita harus datang dengan penuh keberanian. Seperti dikatakan dalam Ibrani 4:16:

            “Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rakhmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya.” (Ibrani 4:16)

            Ingat, yang akan kita dekati adalah sebuah takhta kasih karunia, takhta kemurahan, dan yang duduk menyertai Tuhan di atas takhta itu adalah kasih karunia. Kita menghampiri Tuhan bukan untuk menerima keadilan, melainkan kasih karunia.

            *Prayer Response

            Terima kasih, Tuhan, karena aku dapat menghampiri Engkau dengan penuh keberanian. Ku-deklarasikan, aku membuang dan membersihkan diri dari setiap roh penuduh dan setiap hal lain yang menghalangiku untuk datang dengan penuh keberanian menghadap takhta kasih karunia. Aku akan menghadap kepada takhta kasih karunia. Amin.

            Aku Sudah Berdoa
            Menyukai
            Membagikan
            Expand Content

            What People Say

            See how Menyingkirkan Setiap Kendala has impacted lives across the globe.

            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California
            "After 20 years of struggling with unforgiveness, the Biblical principles shared in this teaching helped me release the bitterness I had been carrying. The step-by-step approach to forgiveness wasn't just theory—it actually worked in my life when nothing else had."
            Michael T., United Kingdom
            "As a new Christian, I was confused about many aspects of faith. These teachings provided clear, Scripture-based explanations that helped build my foundation. I'm especially grateful for how the content made complex concepts accessible without watering down the truth."
            Priya M., India
            "The teaching on God's sovereignty during difficult times came to me exactly when I needed it most. After losing my job and facing health challenges, this message reminded me that God remains in control. It gave me hope when I had none left."
            James L., Australia
            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California

            Kode: WD-B097-304-IND

            Hadiah
            Memberi
            Kirim Masukan