Logo
Logo
Learn
Buku-bukuKursus AlkitabSumber
PenjangkauanTentang
Indonesia Flag Icon

Menu

  • Home
  • Learn +
    • Penjangkauan
    • Tentang +
      • Bergabung +
        • Kontak +

            Dapatkan eBook Gratis

            Mulailah koleksi Derek Prince anda dengan eBook gratis berjudul Bagaimana Beralih Dari Kutuk Kepada Berkat saat anda berlangganan buletin kami.

            Pengajaran Alkitab Gratis
            Logo
            Logo
            HomeLearnPenjangkauanTentangBerikan Donasi

            Hak Cipta © 2026 Pelayanan Derek Prince. Seluruh hak cipta

            KontakKerahasiaan PribadiHak CiptaLicensesPeta Situs
            Rumah
            Sumber
            Mengenyahkan dan Membuang Roh Tertuduh

            Mengenyahkan dan Membuang Roh Tertuduh

            Derek Prince

            Derek Prince

            Menyukai
            Membagikan
            Bahasa Indonesia

            *Article Language

            Kirimkan Kesaksian

            Menawarkan

            Memberi

            *First Published: 2008

            *Last Updated: Maret 2026

            2 min read

            Setan sering menggunakan tuduhan untuk membuat kita merasa tidak layak mendekat kepada Allah dalam doa. Namun, melalui kuasa pengakuan dosa dan iman akan pengampunan Allah, Anda dapat membungkam si pendakwa dan berdoa dengan keyakinan penuh bahwa Tuhan mendengarkan Anda.

            Menghampiri Tuhan, penting sekali dilakukan tanpa sedikit pun ada rasa bersalah atau tertuduh. Berarti, kita menghadap dengan penuh keberanian.

            “Seandainya ada niat jahat dalam hatiku, tentulah TUHAN tidak mau mendengar” (Mazmur 66:18).

            “Seandainya ada niat jahat dalam hatiku,” itu berarti saya menghampiri Tuhan dengan merasa masih ada sesuatu ganjalan di hati yang mempersalahkan atau menuduh saya. Setiap kali saya mencoba mendekati Tuhan dengan iman, Iblis akan selalu mengingatkan saya akan sesuatu yang belum beres – misalnya, dosa yang belum sempat saya akui, atau yang masih saja mengganggu meskipun sudah diakui, sebab saya belum meminta ampun kepada Tuhan dan menerima pengampunan itu. Maka saya pun akan terus mengingat hal itu dalam hati. Dan jika saya masih juga mendekat kepada Tuhan dengan rasa tertuduh demikian, saya pun tak akan menerima apa yang saya doakan.

            Saya harus benar-benar menghilangkan “ingatan” akan dosa itu dalam hati. Pada dasarnya hal itu hanya bisa dilakukan dengan menaruh iman.

            “Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan”, demikian Firman Tuhan. (1 Yohanes 1:9).

            Kita tidak dapat berbuat apa-apa mengenai masalah dosa itu,, kecuali mengakuinya, bertobat lalu percaya saja bahwa Tuhan sudah mengampuni dosa itu dan menyucikan kita seperti dijanjikan-Nya. Sesudah itu, janganlah kita khawatir terus mengenai dosa-dosa tersebut. Sebab Tuhan tidak akan mendengarkan doa-doa kita apabila terus mengingat akan dosa sementara berdoa.

            Firman Tuhan berkata: “Seandainya ada niat jahat [masih memikirkan hal yang jahat] dalam hatiku, tentulah TUHAN tidak mau mendengar”.

            Tetapi pemazmur berkata seterusnya:

            “Sesungguhnya, Allah telah mendengar.” (Mazmur 66:19).

            Dengan perkataan lain, pemazmur berhasil mengatasi upaya Iblis untuk membuatnya merasa tertuduh. Sebab ia berkata: “Tuhan telah mendengarkan doaku.” Mengapakah Tuhan mendengarkan doa kita? Karena kita datang dalam (atas) nama Yesus. Sebab kita datang dan puji-pujian dan ucapan syukur. Maka kita tidak merasa tertuduh lagi.

            *Prayer Response

            Terima kasih, Tuhan, karena aku dapat menghampiri Engkau dengan penuh keberanian. Ku-deklarasikan, aku menampik upaya Iblis untuk membuatku merasa tertuduh dan mendeklarasikan bahwa “Tuhan sudah mendengar doaku,” sebab ku-datang dalam nama Yesus. Aku akan menghadap kepada takhta kasih karunia. Amin.

            Aku Sudah Berdoa
            Menyukai
            Membagikan
            Expand Content

            What People Say

            See how Mengenyahkan dan Membuang Roh Tertuduh has impacted lives across the globe.

            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California
            "After 20 years of struggling with unforgiveness, the Biblical principles shared in this teaching helped me release the bitterness I had been carrying. The step-by-step approach to forgiveness wasn't just theory—it actually worked in my life when nothing else had."
            Michael T., United Kingdom
            "As a new Christian, I was confused about many aspects of faith. These teachings provided clear, Scripture-based explanations that helped build my foundation. I'm especially grateful for how the content made complex concepts accessible without watering down the truth."
            Priya M., India
            "The teaching on God's sovereignty during difficult times came to me exactly when I needed it most. After losing my job and facing health challenges, this message reminded me that God remains in control. It gave me hope when I had none left."
            James L., Australia
            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California

            Kode: WD-B097-303-IND

            Hadiah
            Memberi
            Kirim Masukan