Logo
Logo
Learn
Buku-bukuKursus AlkitabSumber
PenjangkauanTentang
Indonesia Flag Icon

Menu

  • Home
  • Learn +
    • Penjangkauan
    • Tentang +
      • Bergabung +
        • Kontak +

            Dapatkan eBook Gratis

            Mulailah koleksi Derek Prince anda dengan eBook gratis berjudul Bagaimana Beralih Dari Kutuk Kepada Berkat saat anda berlangganan buletin kami.

            Pengajaran Alkitab Gratis
            Logo
            Logo
            HomeLearnPenjangkauanTentangBerikan Donasi

            Hak Cipta © 2026 Pelayanan Derek Prince. Seluruh hak cipta

            KontakKerahasiaan PribadiHak CiptaLicensesPeta Situs
            Rumah
            Sumber
            Hasil Ucapan Mulut Kita

            Hasil Ucapan Mulut Kita

            Derek Prince

            Derek Prince

            Menyukai
            Membagikan
            Bahasa Indonesia

            *Article Language

            Kirimkan Kesaksian

            Menawarkan

            Memberi

            *First Published: 2008

            *Last Updated: Maret 2026

            2 min read

            Alkitab dengan jelas menyatakan bahwa tidak ada posisi netral; kita harus mengakui Kristus atau menyangkal-Nya. Perkataan kita memiliki kuasa atas hidup dan mati, dan pada akhirnya menentukan pembenaran kita di hadapan Bapa.

            Seluruh Alkitab jelas mengatakan bahwa nasib atau tujuan akhir kita ditentukan oleh kara-kata yang kita ucapkan.

            Di Amsal 18:21, kita membaca misalnya:

            “Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya”.

            Ada dua pilihan: Lidah ini akan menentukan apakah kita akan membuat pengakuan yang salah/ sesat, sehingga menghasilkan kematian, atau ia akan membuat pengakuan yang benar/ tepat, sehingga menghasilkan kehidupan. Apapun yang diucapkan dengan lidah ini, kita akan memakan sendiri buah yang dihasilkan.

            Kebenaran itu ditegaskan kembali oleh Yesus ketika Ia berkata:

            “Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap kata sia-sia yang diucapkan orang harus dipertanggungjawabkannya pada hari penghakiman. Karena menurut ucapanmu engkau akan dibenarkan, dan menurut ucapanmu pula engkau akan dihukum.” (Matius 12:36–37).

            Kadang kala orang-orang Kristen suka mengucapkan hal-hal bodoh yang kurang memuliakan Tuhan, lalu meminta maaf sesudahnya dengan berkata: “Oh, maaf, bukan itu maksud saya.” Tetapi Yesus berkata: “Setiap kata sia-sia”. Kita tidak bisa hanya meminta maaf dengan berkata, bukan itu maksnya. Pengakuan iman harus dipegang teguh, dan harus kita pegang erat-erat.

            Pada akhirnya, hanya ada dua kemungkinan mengenai hubungan kita dengan Kristus dan Firman Tuhan: kita akan mengakuinya, atau kita akan menyangkalnya. Sekali lagi, Yesus berkata:

            “Setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, Aku juga akan mengakuinya di depan Bapa-Ku yang di surga. Tetapi barangsiapa menyangkal Aku di depan manusia, Aku juga akan menyangkalnya di depan Bapa-Ku yang di surga.” (Matius 10:32–33)

            Hanya ada dua kemungkinan tersebut bagi kita. Tak ada kemungkinan yang ketiga. Di jangka panjang, dalam perkara-perkara rohani tidak ada jalan tengah yang netral.

            Yesus berkata:

            “Siapa tidak bersama Aku, ia melawan Aku” (Matis 12:30).

            Kita hanya dapat membuat pengakuan yang benar sehingga diselamatkan. Atau, kita membuat pengakuan yang salah (dusta), dan tidak akan menerima keselamatan.

            *Prayer Response

            Terima kasih, Yesus, karena Engkau adalah Imam Besar pengakuan iman kita. Ku-deklarasikan, aku mengaku di hadapan manusia bahwa Yesus adalah Tuhan-ku, dan Ia pun mengakui aku di hadapan Bapa kita yang di surga. Aku akan berpegang teguh pada pengakuan imanku. Amin.

            Aku Sudah Berdoa
            Menyukai
            Membagikan
            Expand Content

            What People Say

            See how Hasil Ucapan Mulut Kita has impacted lives across the globe.

            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California
            "After 20 years of struggling with unforgiveness, the Biblical principles shared in this teaching helped me release the bitterness I had been carrying. The step-by-step approach to forgiveness wasn't just theory—it actually worked in my life when nothing else had."
            Michael T., United Kingdom
            "As a new Christian, I was confused about many aspects of faith. These teachings provided clear, Scripture-based explanations that helped build my foundation. I'm especially grateful for how the content made complex concepts accessible without watering down the truth."
            Priya M., India
            "The teaching on God's sovereignty during difficult times came to me exactly when I needed it most. After losing my job and facing health challenges, this message reminded me that God remains in control. It gave me hope when I had none left."
            James L., Australia
            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California

            Kode: WD-B097-300-IND

            Hadiah
            Memberi
            Kirim Masukan