Logo
Logo
Learn
Buku-bukuKursus AlkitabSumber
PenjangkauanTentang
Indonesia Flag Icon

Menu

  • Home
  • Learn +
    • Penjangkauan
    • Tentang +
      • Bergabung +
        • Kontak +

            Dapatkan eBook Gratis

            Mulailah koleksi Derek Prince anda dengan eBook gratis berjudul Bagaimana Beralih Dari Kutuk Kepada Berkat saat anda berlangganan buletin kami.

            Pengajaran Alkitab Gratis
            Logo
            Logo
            HomeLearnPenjangkauanTentangBerikan Donasi

            Hak Cipta © 2026 Pelayanan Derek Prince. Seluruh hak cipta

            KontakKerahasiaan PribadiHak CiptaLicensesPeta Situs
            Rumah
            Sumber
            Penggenapan Janji-janji Tuhan

            Penggenapan Janji-janji Tuhan

            Derek Prince

            Derek Prince

            Menyukai
            Membagikan
            Bahasa Indonesia

            *Article Language

            Kirimkan Kesaksian

            Menawarkan

            Memberi

            *First Published: 2008

            *Last Updated: Maret 2026

            2 min read

            Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa sepertinya Tuhan menunggu sampai saat-saat terakhir untuk menggenapi janji-janji-Nya? Itu karena banyak dari janji-Nya bersifat bersyarat, dirancang untuk mengosongkan kita dari ketergantungan pada diri sendiri, sehingga hanya Dia saja yang menerima segala kemuliaan atas hal-hal yang mustahil.

            Sebagian besar janji Tuhan selalu disertai persyaratan tertentu. Artinya, apabila Tuhan menjanjikan sesuatu Ia selalu berkata: “Jika kamu melakukan begini, maka Aku akan melakukan begitu.” Kita tidak berhak meminta Tuhan untuk menepati janji-Nya, kecuali kita terlebih dahulu memenuhi persyaratan yang ditetapkan-Nya.

            Kita harus menyadari bahwa penggenapan janji Tuhan tidaklah bergantung kepada keberadaan kita, melainkan tergantung pada sejauh mana kita sudah memenuhi persyaratan Tuhan. Kita harus tetap memperhatikan persyaratan-persyaratannya dan memastikan bahwa syarat itu dipenuhi. Janganlah sebaliknya, kita terlalu dipengaruhi oleh keadaan sehingga tidak berusaha untuk memenuhi persyaratannya.

            Mari kita melihat contohnya, yaitu Abraham. Tuhan menjanjikan seorang anak lelaki kepada Abraham, untuk menjadi ahli warisnya. Tetapi setelah mencapai usia 99 tahun Abraham belum juga mendapat keturunan. (Karena mencari akal, Abraham mendapatkan Ismail sebagai anaknya, tetapi akhirnya anak itu tidak boleh menjadi ahli warisnya.) Mengapa Tuhan membiarkan Abraham mencapai usia lanjut demikian sebelum menepati janji-Nya? Mengapakah Tuhan sering membiarkan umat-Nya mengalami keadaan yang tampaknya mustahil sebelum Ia menepati janji-Nya?

            Pertama, tujuan pertama adalah untuk terlebih dahulu “menghabiskan” semua sikap percaya diri yang berlebihan. Kita menyadari bahwa hanya Tuhan yang bisa menolong kita. Tubuh jasmani Abraham sudah tidak mampu bereproduksi lagi, dan istrinya pun sudah mati haid. Tak ada cara alamiah untuk menggenapi janji tersebut. Abraham hanya boleh berharap kepada Tuhan saja, yaitu Satu-satunya yang dapat menepati janji-Nya.

            Yang kedua, ketika janji itu digenapi pada akhirnya, segala kemuliaan atau sanjungan benar-benar diberikan kepada Tuhan. Ingat, tujuan semua janji itu adalah supaya Tuhan saja yang disanjung. Apabila ada kemungkinan bahwa kita akan melakukan sesuatu dengan kekuatan sendiri, siapa tahu, nanti kita merasa turut berjasa. Tetapi setelah kita sampai ke titik di mana kita tahu benar bahwa kita tidak mampu melakukannya dengan kekuatan sendiri, hilanglah semua kepercayaan diri kita, dan segala kemuliaan dapat diberikan kepada Tuhan.

            *Prayer Response

            Terima kasih, Tuhan, atas janji bahwa kami dapat memasuki istirahat-Mu. Ku-deklarasikan, tujuan dari janji-janji itu adalah supaya Tuhan dimuliakan. Aku akan berusaha untuk rajin. Amin.

            Aku Sudah Berdoa
            Menyukai
            Membagikan
            Expand Content

            What People Say

            See how Penggenapan Janji-janji Tuhan has impacted lives across the globe.

            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California
            "After 20 years of struggling with unforgiveness, the Biblical principles shared in this teaching helped me release the bitterness I had been carrying. The step-by-step approach to forgiveness wasn't just theory—it actually worked in my life when nothing else had."
            Michael T., United Kingdom
            "As a new Christian, I was confused about many aspects of faith. These teachings provided clear, Scripture-based explanations that helped build my foundation. I'm especially grateful for how the content made complex concepts accessible without watering down the truth."
            Priya M., India
            "The teaching on God's sovereignty during difficult times came to me exactly when I needed it most. After losing my job and facing health challenges, this message reminded me that God remains in control. It gave me hope when I had none left."
            James L., Australia
            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California

            Kode: WD-B097-292-IND

            Hadiah
            Memberi
            Kirim Masukan