Logo
Logo
Learn
Buku-bukuKursus AlkitabSumber
PenjangkauanTentang
Indonesia Flag Icon

Menu

  • Home
  • Learn +
    • Penjangkauan
    • Tentang +
      • Bergabung +
        • Kontak +

            Dapatkan eBook Gratis

            Mulailah koleksi Derek Prince anda dengan eBook gratis berjudul Bagaimana Beralih Dari Kutuk Kepada Berkat saat anda berlangganan buletin kami.

            Pengajaran Alkitab Gratis
            Logo
            Logo
            HomeLearnPenjangkauanTentangBerikan Donasi

            Hak Cipta © 2026 Pelayanan Derek Prince. Seluruh hak cipta

            KontakKerahasiaan PribadiHak CiptaLicensesPeta Situs
            Rumah
            Sumber
            Berjalan … dan Mengaso … dalam Iman

            Berjalan … dan Mengaso … dalam Iman

            Derek Prince

            Derek Prince

            Menyukai
            Membagikan
            Bahasa Indonesia

            *Article Language

            Kirimkan Kesaksian

            Menawarkan

            Memberi

            *First Published: 2008

            *Last Updated: Maret 2026

            2 min read

            Alkitab mengungkapkan satu alasan tragis mengapa seluruh generasi bangsa Israel gagal menerima warisan yang telah Allah janjikan kepada mereka—sebuah peringatan yang berlaku langsung bagi orang percaya masa kini. Pelajarilah bagaimana menggabungkan Firman Allah dengan iman, agar Anda terhindar dari jerat ketidaktaatan dan benar-benar dapat masuk ke dalam perhentian yang telah Dia janjikan.

            Hanya ada satu alasan dasar mengapa bangsa Israel pada akhirnya tidak memasuki tanah warisan pemberian Tuhan, dan itu adalah karena mereka tidak percaya. Hal yang sama juga bisa menyebabkan kita tidak dapat memperoleh jatah warisan. Penulis surat Ibrani menyamakan keadaan yang dihadapi bangsa Israel dengan keadaan kita:

            “Tetapi firman pemberitaan itu tidak berguna bagi mereka, karena tidak bertumbuh bersama-sama oleh iman dengan mereka yang mendengarnya” (Ibrani 4:2).

            Bisa saja kita mendengar Firman Tuhan, tetapi jika kita tidak beriman, maka Firman itu tidak membawa kebaikan bagi kita atau mendatangkan berkat dari Tuhan. Supaya Sabda Tuhan benar-benar terwujud dalam kehidupan kita, diperlukan iman.

            Selanjutnya dikatakan di ayat berikutnya:

            “Sebab kita yang beriman, akan masuk ke tempat perhentian” (ayat 3).

            Iman yang sungguh membuat hati tenang. Sudahkah saudara juga memiliki ketenangan/ keteduhan yang dikarenakan iman itu? Sudahkah saudara memenuhi syarat yang diberikan? Atau mungkinkah saudara dalam keadaan bahaya, karena mengeraskan hatimu seperti bani Israel? Karena bangsa Israel kurang percaya, akhirnya mereka tidak mendapatkan apa yang sesungguhnya Tuhan sediakan. Betapa menyedihkan, seandainya hal semacam itu terjadi juga dengan kita dewasa ini! Namun menurut penulis surat Ibrani itu, hal itu bisa saja terjadi – bahkan, pasti akan terjadi – jika kita tidak sungguh-sungguh serius berusaha memasuki istirahat/ keteduhan itu.

            Beberapa ayat kemudian dalam surat Ibrani itu kita membaca, penerapan praktis dari pelajaran yang diberikan:

            “Karena itu baiklah kita berusaha untuk masuk ke dalam perhentian itu, supaya jangan seorang pun jatuh karena mengikuti contoh ketidak-taatan itu juga.” (Ibrani 4:11).

            Ayat itu dimulai dengan kata-kata “Karena itu.” Jadi, sebaiknya kita jangan salah kaprah seperti bani Israel di era Perjanjian Lama itu. Marilah kita menjaga diri, jangan sampai menjadi orang yang kurang percaya pada akhirnya. Marilah kita bersungguh-sungguh hidup dengan iman, menjaga dan meningkatkan iman kita serta saling mengobarkan iman yang kita miliki. Janganlah kita membuat kesalahan besar dan menyedihkan seperti bani Israel yang menjadi kurang beriman pada akhirnya. Jangan lupa, ada hubungan sebab-dan-akibat yang bersifat langsung antara sikap kurang beriman dan sikap tidak taat (memberontak).

            *Prayer Response

            Terima kasih, Tuhan, atas janji bahwa kami dapat memasuki istirahat-Mu. Ku-deklarasikan, iman yang benar membawaku ke dalam istirahat. Aku akan berjaga jangan sampai tidak mendapatkan istirahat/ keteduhan di dalam Kristus. Amin.

            Aku Sudah Berdoa
            Menyukai
            Membagikan
            Expand Content

            What People Say

            See how Berjalan … dan Mengaso … dalam Iman has impacted lives across the globe.

            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California
            "After 20 years of struggling with unforgiveness, the Biblical principles shared in this teaching helped me release the bitterness I had been carrying. The step-by-step approach to forgiveness wasn't just theory—it actually worked in my life when nothing else had."
            Michael T., United Kingdom
            "As a new Christian, I was confused about many aspects of faith. These teachings provided clear, Scripture-based explanations that helped build my foundation. I'm especially grateful for how the content made complex concepts accessible without watering down the truth."
            Priya M., India
            "The teaching on God's sovereignty during difficult times came to me exactly when I needed it most. After losing my job and facing health challenges, this message reminded me that God remains in control. It gave me hope when I had none left."
            James L., Australia
            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California

            Kode: WD-B097-287-IND

            Hadiah
            Memberi
            Kirim Masukan