Tuhan, Tabib Penyembuh Kita

Derek Prince
*First Published: 2008
*Last Updated: Maret 2026
2 min read
“Semoga para pencintamu aman sentosa”
Bagaimanakah Allah pertama kali memperkenalkan diri-Nya sesudah Ia melepaskan bangsa Israel dari perbudakan di negeri Mesir, dan Israel menjadi umat perjanjian-Nya yang ditebus dan diselamatkan? Ia memperkenalkan diri-Nya sebagai Sang Penyembuh. Hal ini diungkapkan di Keluaran 15:26, ketika Tuhan berkata kepada Israel:
“Sebab Aku TUHAN-lah yang menyembuhkan engkau”.
Ungkapan “yang menyembuhkan engkau” (penyembuhmu) dalam bahasa Ibrani modern artinya adalah “doktermu.” Istilah yang dipakai di Keluaran 15:26 itu persis sama dengan nama bahasa Ibrani modern untuk dokter. Dalam tempo 3.000 tahun dari sejarah bahasa Ibrani arti kata itu sama sekali tidak berubah maknanya. Jadi dengan tegas Tuhan berkata kepada Israel: “Aku inilah doktermu.”
Ada dua perkara yang tidak pernah berubah, yaitu nama Tuhan dan ikatan janji-Nya. Nama dan ikatan janji Tuhan berkaitan erat dengan posisi serta fungsi Tuhan sebagai penyembuh bagi umat-Nya. Dengan kata lain, status tersebut belum pernah berubah.
Sekian abad sesudah itu, ketika Yesus datang kepada bangsa Israel sebagai Juruselamat dan Penebus (dan dengan demikian menggenapkan janji-janji mengenai Mesias yang akan datang), kembali lagi Ia menyatakan Tuhan sebagai Penyembuh bangsa-Nya. Pelayanan kesembuhan Yesus tidaklah berasal dari diri-Nya sendiri. Kesembuhan itu tidak diprakarsai oleh-Nya, tetapi merupakan ekspresi dari keinginan Tuhan untuk menyembuhkan dan realisasi dari ikatan janji Tuhan untuk menyembuhkan umat-Nya. Pondasi dari persediaan Tuhan untuk memberikan kesembuhan dan kesehatan itu adalah Alkitab, yaitu Firman-Nya.
Betapa pentingnya kita melihat bahwa jawaban Tuhan untuk kebutuhan umat-Nya terutama sekali terdapat dalam Firman-Nya! Jikalau kita mengabaikan Firman-Nya, tentu kita tidak berhak untuk mengharapkan bahwa Tuhan akan menjawab kebutuhan kita. Namun jika kita sungguh mencari Tuhan lewat Firman-Nya itu, maka Ia pasti akan menjawab semua kebutuhan kita, baik yang rohani maupun jasmani.
*Prayer Response
Terima kasih, Tuhan, untuk berkat yang Kaujanjikan bagi para pencinta Israel. Ku-deklarasikan, posisi dan fungsi Tuhan sebagai Penyembuh umat-Nya berkaitan erat dengan nama dan ikatan janji-Nya. Aku berdoa bagi kesejahteraan Yerusalem: “Semoga para pencintamu mendapat aman sentosa.” Amin.
Kode: WD-B097-279-IND