Logo
Logo
Learn
Buku-bukuKursus AlkitabSumber
PenjangkauanTentang
Indonesia Flag Icon

Menu

  • Home
  • Learn +
    • Penjangkauan
    • Tentang +
      • Bergabung +
        • Kontak +

            Dapatkan eBook Gratis

            Mulailah koleksi Derek Prince anda dengan eBook gratis berjudul Bagaimana Beralih Dari Kutuk Kepada Berkat saat anda berlangganan buletin kami.

            Pengajaran Alkitab Gratis
            Logo
            Logo
            HomeLearnPenjangkauanTentangBerikan Donasi

            Hak Cipta © 2026 Pelayanan Derek Prince. Seluruh hak cipta

            KontakKerahasiaan PribadiHak CiptaLicensesPeta Situs
            Rumah
            Sumber
            Mengingatkan Tuhan

            Mengingatkan Tuhan

            Derek Prince

            Derek Prince

            Menyukai
            Membagikan
            Bahasa Indonesia

            *Article Language

            Kirimkan Kesaksian

            Menawarkan

            Memberi

            *First Published: 2008

            *Last Updated: Maret 2026

            2 min read

            Tuhan memanggil umat-Nya untuk menjadi penjaga yang tidak memberi-Nya ketenangan sampai Ia menggenapi janji-janji-Nya bagi Yerusalem. Peran yang sangat penting ini bagaikan menjadi sekretaris-Nya, yang ditetapkan untuk mengingatkan Dia akan komitmen-komitmen yang telah Ia tetapkan dalam kalender nubuat-Nya sendiri.

            “Semoga para pencintamu aman sentosa”

            Di Yesaya pasal 62 Tuhan mengajak umat-Nya untuk berdoa khusus untuk kota Yerusalem secara sungguh-sungguh dan tiada jemu-jemunya:

            “Di atas tembok-tembokmu, hari Yerusalem, telah Ku-tempatkan pengintai-pengintai. Sepanjang hari dan sepanjang malam, mereka tidak akan pernah berdiam diri. Hai kamu yang harus mengingatkan TUHAN kepada Sion, janganlah kamu tinggal tenang dan janganlah biarkan Dia tinggal tenang, sampai Ia menegakkan Yerusalem dan sampai Ia membuatnya menjadi kemasyhuran di bumi. (Yesaya 62:6–7)”

            Dalam PB Yesus menceritakan perumpamaan mengenai seorang hakim yang kurang adil, dan seorang janda yang tiada jemu-jemu meminta pertolongannya. Cerita itu diakhiri Yesus dengan sebuah pertanyaan:

            “Tidakkah Allah akan membenarkan orang-orang pilihan-Nya yang siang malam berseru kepada-Nya? (Lukas 18:7)”

            Kedua kutipan ayat yang tersebut di atas menunjukkan bahwa ada pokok doa tertentu yang sedemikian penting dan waktunya sedemikian mendesak, sehingga semestinya didoakan bukan hanya pada siang hari, tetapi juga pada malam hari. Salah satu pokok doa itu adalah untuk pemulihan kembali kota Yerusalem kepada kejayaannya yang semula.

            Nabi Yesaya menggambarkan para “pengintai” tersebut sebagai “kamu yang harus mengingatkan TUHAN”. Menarik sekali, kata bahasa Ibrani yang dipakai di sini. Dalam bahasa Ibrani modern itulah kata yang dipakai untuk seorang “sekretaris”. Salah satu tugas penting dari sekretaris adalah harus mengingatkan majikannya mengenai janji-janji pertemuan yang terdapat dalam jadwal kerjanya.

            Dengan demikian kita melihat sesuatu yang sungguh praktis. Jadi, Tuhan menghendaki agar kita berdoa bagi Yerusalem. Sebagai “sekretaris yang merangkap tugas pendoa syafaat” kita mempunyai dua tanggung jawab penting: pertama, kita harus benar-benar mengetahui jadwal kerja Tuhan secara profetik (menurut nubuat-nubuat); kedua, kita harus mengingatkan Tuhan akan janji-janji yang terdapat dalam agenda-Nya. Salah satu janji itu adalah komitmen Tuhan untuk memulihkan kembali bangsa Israel dan membangun kembali kota Yerusalem.

            *Prayer Response

            Terima kasih, Tuhan, untuk berkat yang Kaujanjikan bagi para pencinta Israel. Ku-deklarasikan, aku akan terus mengingatkan Tuhan “sampai Ia mendirikan Yerusalem dan menjadikan dia puji-pujian seluruh dunia.” Aku berdoa bagi kesejahteraan Yerusalem: “Semoga para pencintamu mendapat aman sentosa.” Amin.

            Aku Sudah Berdoa
            Menyukai
            Membagikan
            Expand Content

            What People Say

            See how Mengingatkan Tuhan has impacted lives across the globe.

            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California
            "After 20 years of struggling with unforgiveness, the Biblical principles shared in this teaching helped me release the bitterness I had been carrying. The step-by-step approach to forgiveness wasn't just theory—it actually worked in my life when nothing else had."
            Michael T., United Kingdom
            "As a new Christian, I was confused about many aspects of faith. These teachings provided clear, Scripture-based explanations that helped build my foundation. I'm especially grateful for how the content made complex concepts accessible without watering down the truth."
            Priya M., India
            "The teaching on God's sovereignty during difficult times came to me exactly when I needed it most. After losing my job and facing health challenges, this message reminded me that God remains in control. It gave me hope when I had none left."
            James L., Australia
            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California

            Kode: WD-B097-277-IND

            Hadiah
            Memberi
            Kirim Masukan