Logo
Logo
Learn
Buku-bukuKursus AlkitabSumber
PenjangkauanTentang
Indonesia Flag Icon

Menu

  • Home
  • Learn +
    • Penjangkauan
    • Tentang +
      • Bergabung +
        • Kontak +

            Dapatkan eBook Gratis

            Mulailah koleksi Derek Prince anda dengan eBook gratis berjudul Bagaimana Beralih Dari Kutuk Kepada Berkat saat anda berlangganan buletin kami.

            Pengajaran Alkitab Gratis
            Logo
            Logo
            HomeLearnPenjangkauanTentangBerikan Donasi

            Hak Cipta © 2026 Pelayanan Derek Prince. Seluruh hak cipta

            KontakKerahasiaan PribadiHak CiptaLicensesPeta Situs
            Rumah
            Sumber
            Tuhan Memulihkan Umat-Nya

            Tuhan Memulihkan Umat-Nya

            Derek Prince

            Derek Prince

            Menyukai
            Membagikan
            Bahasa Indonesia

            *Article Language

            Kirimkan Kesaksian

            Menawarkan

            Memberi

            *First Published: 2008

            *Last Updated: Maret 2026

            2 min read

            Firman Tuhan memerintahkan kita untuk berdoa bagi damai sejahtera Yerusalem, yang akan menjadi ibu kota kerajaan-Nya di bumi pada masa depan. Ketika hati kita selaras dengan tujuan ilahi ini, kita menerima janji berharga tentang kesejahteraan dan suatu cicipan awal dari damai sejahtera-Nya yang sempurna.

            “Semoga para pencintamu aman sentosa”

            Panggilan untuk berdoa bagi Yerusalem ditujukan kepada kepada semua orang yang sungguh percaya bahwa Alkitab adalah Firman Tuhan yang berwenang. Sesungguhnya Tuhan menuntut seluruh umat-Nya, dari segala bangsa dan segala latar belakang, supaya mereka perduli terhadap kesejahteraan (kedamaian) sebuah kota tertentu: Yerusalem. Di balik ini ada suatu alasan yang cukup praktis. Rencana Tuhan bagi zaman sekarang akan mencapai puncaknya ketika Kerajaan Allah terwujud pada akhirnya. Sesungguhnya, setiap kali kita menyampaikan kata-kata “Datanglah kerajaan-Mu” yang sudah terbiasa kita doakan, kita menyelaraskan diri dengan tujuan tersebut.

            (Lihat, misalnya Matius 6:10.)

            Tetapi jangan lupa bahwa doa itu selanjutnya berkata:

            “Jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di surga”

            (ayat 6:10). Kerajaan Allah itu pasti akan diwujudkan di bumi. Saat ini mata manusia belum bisa melihat wujud kerajaan Tuhan itu, namun kerajaan itu bukanlah sesuatu yang samar-samar atau fiktif. Pada akhirnya ia akan terwujud secara nyata di dunia ini. Yerusalem-lah yang akan menjadi ibukota dan markas besar kerajaan Allah itu. Penyelenggaraan pemerintahan yang sungguh adil dan benar akan diprakarsai dari Yerusalem kepada segala bangsa di bumi. Sebagai tanggapan bangsa-bangsa itu, hadiah-hadiah pemberian serta ibadah penyembahan dari mereka akan mengalir kembali ke Yerusalem. Berarti, kedamaian dan kesejahteraan segala bangsa itu kelak akan bergantung kepada damai sejahteranya kota Yerusalem sendiri. Sebelum kota Yerusalem sendiri menerima damai sejahteranya, tidak ada bangsa lain di dunia yang akan merasakan damai sejahtera yang sejati dan abadi.

            Kepada semua bangsa yang menyambut panggilan Tuhan untuk mencintai Yerusalem dan mendoakan damai sejahteranya, secara khusus Tuhan telah menyampaikan sebuah janji indah:

            “Mereka akan maju/ menjadi makmur”

            [They will prosper] (Mazmur 122:6, KJV). Kata bahasa Ibrani yang diterjemahkan “prosper” dalam bahasa Inggris itu bukan saja berarti makmur dari segi kebutuhan jasmani. Kata “makmur” itu sesungguhnya berarti “damai-sejahtera”, suatu pengalaman batiniah yang membuat aman-tenteram, bebas dari kekhawatiran dan rasa cemas. Ketika menyelaraskan diri dengan rencana Tuhan dengan mendoakan kota Yerusalem, kita akan mulai mencicipi damai-sejahtera pemberian Tuhan itu. Damai-sejahtera/ keadaan yang aman-sentosa itu akan dirasakan oleh semua orang yang menyelaraskan diri dengan rencana Tuhan untuk memulihkan bangsa Israel, sekalipun dunia sendiri semakin kacau balau.

            *Prayer Response

            Terima kasih, Tuhan, untuk berkat yang Kaujanjikan bagi para pencinta Israel. Ada damai di hatiku ketika aku mendoakan rencana Tuhan untuk memulihkan kembali umat-Nya. Aku berdoa bagi kesejahteraan Yerusalem: “Semoga para pencintamu mendapat aman sentosa.” Amin.

            Aku Sudah Berdoa
            Menyukai
            Membagikan
            Expand Content

            What People Say

            See how Tuhan Memulihkan Umat-Nya has impacted lives across the globe.

            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California
            "After 20 years of struggling with unforgiveness, the Biblical principles shared in this teaching helped me release the bitterness I had been carrying. The step-by-step approach to forgiveness wasn't just theory—it actually worked in my life when nothing else had."
            Michael T., United Kingdom
            "As a new Christian, I was confused about many aspects of faith. These teachings provided clear, Scripture-based explanations that helped build my foundation. I'm especially grateful for how the content made complex concepts accessible without watering down the truth."
            Priya M., India
            "The teaching on God's sovereignty during difficult times came to me exactly when I needed it most. After losing my job and facing health challenges, this message reminded me that God remains in control. It gave me hope when I had none left."
            James L., Australia
            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California

            Kode: WD-B097-276-IND

            Hadiah
            Memberi
            Kirim Masukan