Ditempatkan di Atas Mezbah

Derek Prince
*First Published: 2008
*Last Updated: Maret 2026
2 min read
Di Roma 12:1 Paulus berkata kita harus mempersembahkan tubuh ini menjadi kurban ketika kita masih dalam keadaan hidup:
“Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.”
Apabila saudara mempersembahkan tubuh saudara kepada Tuhan sebagai kurban persembahan yang hidup, maka saudara tidak lagi menganggap diri sendiri sebagai pemilik. Engkau tidak akan memutuskan lagi ke mana tubuhmu harus pergi. Engkau tidak lagi memutuskan apa yang akan dilakukan oleh tubuhmu. Engkau tidak lagi memutuskan apa yang akan dimakan oleh tubuhmu, atau pakaian apa yang akan dikenakannya. Engkau sudah memasrahkan hakmu untuk membuat keputusan-keputusan demikian. Sejak sekarang tubuhmu bukan lagi kepunyaanmu – ia telah menjadi kepunyaan Tuhan. Engkau telah mempersembahkannya kepada Tuhan di atas mezbah dalam keadaan hidup-hidup.
Apapun yang sudah ditaruh di mezbah menjadi milik Tuhan sejak saat itu. Tubuh itu bukan lagi milik orang yang mempersembahkannya. Itulah yang dituntut Tuhan: supaya umat-Nya mengurbankan tubuh mereka, seperti Yesus juga mengurbankan tubuh-Nya. Bedanya, Yesus mengurbankan tubuh-Nya dengan mati, sedangkan kita diminta untuk mengurbankan tubuh kita dalam keadaan masih hidup – untuk diserahterimakan kepada Tuhan, dengan menyangkali semua hak kita atasnya.
Nah, mungkin saja ada yang menjadi takut mendengar semua ini. Tetapi dengarlah, saudara, hal ini justru sangat mengasyikkan. Karena Tuhan masih punya banyak gagasan dan ide mengenai apa yang akan Dia lakukan dengan saudara dan tubuh saudara. Tetapi Ia tidak akan menceritakan rencana-Nya sampai tubuh saudara benar-benar sudah menjadi milik-Nya. Terlebih dahulu engkau harus menyerahkan tubuhmu kepada-Nya, dan nanti engkau akan mengerti sendiri apa yang harus kau lakukan dengan tubuhmu itu.
*Prayer Response
Terima kasih, Tuhan, atas karya-Mu dalam diriku. Ku-deklarasikan, kini ku-letakkan tubuhku sebagai kurban persembahan yang hidup di atas mezbah Tuhan. Sekarang tubuhku bukan lagi milikku, tetapi milik Tuhan. Akulah buatan tangan Bapaku. Amin.
Kode: WD-B097-273-IND