Logo
Logo
Learn
Buku-bukuKursus AlkitabSumber
PenjangkauanTentang
Indonesia Flag Icon

Menu

  • Home
  • Learn +
    • Penjangkauan
    • Tentang +
      • Bergabung +
        • Kontak +

            Dapatkan eBook Gratis

            Mulailah koleksi Derek Prince anda dengan eBook gratis berjudul Bagaimana Beralih Dari Kutuk Kepada Berkat saat anda berlangganan buletin kami.

            Pengajaran Alkitab Gratis
            Logo
            Logo
            HomeLearnPenjangkauanTentangBerikan Donasi

            Hak Cipta © 2026 Pelayanan Derek Prince. Seluruh hak cipta

            KontakKerahasiaan PribadiHak CiptaLicensesPeta Situs
            Rumah
            Sumber
            Tempat Kediaman-Nya

            Tempat Kediaman-Nya

            Derek Prince

            Derek Prince

            Menyukai
            Membagikan
            Bahasa Indonesia

            *Article Language

            Kirimkan Kesaksian

            Menawarkan

            Memberi

            *First Published: 2008

            *Last Updated: Maret 2026

            2 min read

            Tubuhmu diciptakan untuk suatu tujuan yang begitu menakjubkan sehingga akan mengubah cara pandangmu terhadap dirimu sendiri untuk selamanya. Alkitab mengungkapkan kebenaran yang luar biasa bahwa Allah Yang Mahakuasa rindu menjadikan tubuhmu sebagai bait-Nya yang kudus, tempat Roh Kudus berdiam.

            Untuk maksud apakah sebenarnya Tuhan menciptakan tubuh manusia ini? Pasti maksud tujuannya itu penting, dan jawaban dari pertanyaan ini memang sederhana, tetapi sungguh menimbulkan semangat. Dalam suratnya yang pertama kepada jemaat Korintus Paulus menulis sebagai berikut:

            “Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah,- dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri?” (1 Korintus 6:19)

            Untuk apakah Tuhan mendesain dan menciptakan tubuh bagi anak-anak manusia? Jawbannya benar-benar mengherankan. Tuhan sesungguhnya ingin agar tubuh dari setiap anak Tuhan yang diselamatkan itu bisa dijadikan bait suci, agar Ia boleh tinggal di situ melalui Roh Kudus-Nya. Sekali lagi saya katakan, sikap saudara terhadap tubuhmu akan berubah total apabila saudara melihat keberadaan tubuhmu dari sudut pandang itu. Karena tubuh saudara sesungguhnya dirancang untuk menjadi bagian dari bait suci yang hendak ditempati oleh Tuhan sendiri!

            Menurut Alkitab, Tuhan tidak mau mendiami gedung-gedung buatan tangan manusia.

            “Allah tidak diam dalam rumah-rumah buatan tangan manusia...” (Lihat Kisah 7:48)
            “Allah yang telah menjadikan bumi dan segala isinya, Ia, yang adalah Tuhan atas langit dan bumi, tidak diam dalam kuil-kuil buatan tangan manusia...” (Lihat Kisah 17:24)

            Silahkan saja saudara membangun gedung, entah itu sinagoga (rumah sembahyang Yahudi), katedral, gereja, atau apa pun yang saudara bangun – tetapi Tuhan tidak mau tinggal di situ. O ya, pada waktu umat-Nya berkumpul dalam gedung demikian, Tuhan pasti akan hadir juga di situ. Tetapi Ia tidak akan bertempat tinggal di situ. Tuhan telah merancang bait (rumah) suci-Nya sendiri. Apakah bait (rumah) suci-Nya itu? Tubuh-tubuh manusia, tubuh kita.

            Bukankah itu sesuatu yang sulit untuk dibayangkan? Benarkah Allah yang mahakuasa, Pencipta langit dan bumi, bersedia untuk menempati tubuh jasmani kita dan menjadikannya bait suci-Nya?

            Ketika Yesus berbicara mengenai Roh Kudus dalam Yohanes pasal 7, Ia berkata:

            “‘Barangsiapa percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup. [tambahan kalimat dalam terjemahan KJV: Tetapi beginilah yang dikatakan-Nya mengenai Roh …]’” (ayat 38)

            Ada suatu bagian dalam tubuh jasmani saudara yang ingin ditempati dan dihuni-Nya dengan Roh Kudus-Nya.

            *Prayer Response

            Terima kasih, Tuhan, atas karya-Mu dalam diriku. Ku-deklarasikan, tubuhku adalah bait suci milik Roh Kudus yang berdiam dalam diriku. Akulah buatan tangan Bapa-Ku. Amin.

            Aku Sudah Berdoa
            Menyukai
            Membagikan
            Expand Content

            What People Say

            See how Tempat Kediaman-Nya has impacted lives across the globe.

            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California
            "After 20 years of struggling with unforgiveness, the Biblical principles shared in this teaching helped me release the bitterness I had been carrying. The step-by-step approach to forgiveness wasn't just theory—it actually worked in my life when nothing else had."
            Michael T., United Kingdom
            "As a new Christian, I was confused about many aspects of faith. These teachings provided clear, Scripture-based explanations that helped build my foundation. I'm especially grateful for how the content made complex concepts accessible without watering down the truth."
            Priya M., India
            "The teaching on God's sovereignty during difficult times came to me exactly when I needed it most. After losing my job and facing health challenges, this message reminded me that God remains in control. It gave me hope when I had none left."
            James L., Australia
            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California

            Kode: WD-B097-271-IND

            Hadiah
            Memberi
            Kirim Masukan