Tubuh Kita yang Tak Ternilai Harganya

Derek Prince
*First Published: 2008
*Last Updated: Maret 2026
2 min read
Mari kita melihat sejenak apa yang dikatakan Alkitab mengenai bahan dasar pembuatan tubuh manusia itu. Sebagian saudara mungkin tidak tahu bahwa Alkitab berbicara cukup banyak mengenai hal itu.
Saya selalu sedih melihat orang Kristen yang sering meremehkan tubuh mereka sendiri dan bicara mengenai tubuhnya seakan-akan tidak begitu penting atau sebagai sesuatu yang kurang bermakna. Hai saudara-saudari, dengarlah: tubuh kita itu sesungguhnya adalah mukjizat yang berjalan. Seandainya mobil saudara mengalami tabrakan dan terjadi kerusakan total, paling-paling saudara membutuhkan sekian juta rupiah untuk menggantikannya dengan mobil yang baru. Tetapi cobalah satu saja matamu terluka, maka tidak mungkin engkau menggantikannya dengan biji mata yang baru, berapa pun uang yang saudara sediakan untuk membayar harganya. Matamu itu tidak ternilai harganya! Demikian juga dengan semua organ utama yang lain dalam tubuhmu. Saya sungguh sedih melihat orang Kristen yang lebih rajin merawat mobilnya daripada merawat tubuhnya sendiri. Tata nilai manusia sungguh sudah terjungkir balik sekarang.
Mazmur 139 merupakan gubahan dari Daud, yang merenungkan banyak hal yang menakjubkan mengenai tubuhnya sendiri. Daud berkata kepada Tuhan:
“Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kau buat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya.” (Mazmur 139:14)
Saat itu Daud sedang membicarakan tubuh jasmaninya sendiri. Saya ingin tahu, apakah saudara juga akan mengucapkan hal-hal yang sama mengenai tubuh saudara sendiri. Dengan mengucapkannya, mungkin sebagian di antara saudara akan mulai berubah sikapnya. Ada orang Kristen yang kedengarannya begitu kesal dengan tubuh mereka, seakan-akan menjadi beban yang berat. Seakan-akan mereka itu lebih senang seandainya tidak memiliki tubuh yang hanya mendatangkan masalah bagi mereka. Itu pandangan yang jelas keliru. Katakanlah dengan suara yang lantang sekarang juga: “Aku bersyukur kepada-Mu, karena aku ini merupakan ciptaan-Mu yang dahsyat dan ajaib.”
*Prayer Response
Terima kasih, Tuhan, atas karya-Mu dalam diriku. Ku-deklarasikan, tubuhku tiada ternilai harganya, dan ku berkata: “Aku akan bersyukur kepada-Mu, karena aku telah diciptakan dengan dahsyat dan ajaib.” Akulah buatan tangan Bapa-Ku. Amin.
Kode: WD-B097-269-IND