Milik-Nya Karena Dua Alasan

Derek Prince
*First Published: 2008
*Last Updated: Maret 2026
2 min read
Berikut ini adalah sebuah cerita yang saya pernah sampaikan kepada sekelompok warga suku Maori. Suku Maori (di Selandia Baru, redaksi) terkenal sebagai ahli di bidang ukir-ukiran kayu. Cerita itu saya sampaikan untuk menggambarkan betapa mahal harga yang dibayar Yesus untuk menebus manusia kembali dari dosa-dosanya.
Konon ada seorang bocah lelaki yang membuat ukir-ukiran kayu berbentuk kapal layar yang kecil. Pada suatu hari ia membawa kapal itu untuk “berlayar” di laut, tetapi apa daya, arah angin berubah dan kapal itu hilang di laut lepas. Karena tidak bisa mendapatkannya kembali, pulanglah ia tanpa membawa kapalnya itu.
Tetapi ketika air pasang naik lagi kapal itu pun kembali dan ditemukan oleh seseorang yang sedang berjalan di pinggir pantai. Ia memeriksa kapal itu dan melihat ukir-ukirannya yang indah. Maka ia pun menjual kapal itu kepada pemilik sebuah toko. Pemilik toko tersebut membersihkan kapal itu, lalu memajangnya di etalase toko dan memasang harganya untuk dijual.
Beberapa waktu kemudian bocah itu lewat di depan toko itu dan melihat kapalnya. Ia langsung mengenali kapalnya karena kapal itu memang miliknya, hanya saja ia tidak dapat membuktikannya. Maka ia pun menyadari, ia harus membeli kapal itu untuk memilikinya kembali.
Ia pun mulai bekerja untuk mengumpulkan uang. Ia menawarkan diri untuk mencuci mobil orang, memotong rumput di kebun orang kaya, atau pekerjaan apa saja. Akhirnya terkumpullah uang yang diperlukan, dan ia pergi ke toko itu serta membeli kembali kapalnya. Lalu anak itu memegang dan mendekapkan kapal itu ke dadanya dengan berkata: “Sekarang kamu milikku! Aku yang membuatmu dan aku juga yang sudah membelimu.”
Bayangkanlah diri saudara sebagai kapal kecil itu. Mungkin saja saudara merasa minder dan merasa dirimu tidak berharga, dan saudara bahkan meragukan, benarkah Tuhan pernah memikirkan engkau? Tetapi sesungguhnya Tuhan berkata kepada saudara:
“Sekarang engkau milik-Ku karena dua hal – Aku yang membuatmu, dan Aku juga yang telah membeli kamu. Sekarang engkau sepenuhnya milik-Ku.”
*Prayer Response
Terima kasih, Tuhan, atas karya-Mu dalam diriku. Ku-deklarasikan, dengan dua cara aku telah menjadi milik Tuhan: Ia yang menciptakan aku dan Ia juga telah menebusku kembali. Akulah buatan tangan Bapa-Ku. Amin.
Kode: WD-B097-267-IND