Apa yang Tercakup dalam Warisan yang Akan Kita Terima

Derek Prince
*First Published: 2008
*Last Updated: Maret 2026
2 min read
Mari kita melihat sebuah ayat yang menggambarkan seberapa besarnya warisan kita di dalam Kristus itu.
Di Roma 8:32 dikatakan:
“Ia [Allah] yang tidak menyayangkan Anak-Nya sendiri, tetapi yang menyerahkan-Nya bagi kita semua, bagaimanakah mungkin Ia tidak mengaruniakan segala sesuatu kepada kita bersama-sama dengan Dia?”
Ketika kita menerima Kristus, saat itu sesungguhnya Tuhan memberikan segala sesuatu secara cuma-cuma kepada kita. Terlepas dari Dia kita tidak menerima apa-apa. Dalam ayat ini yang berbicara mengenai besarnya warisan dan kebebasan mutlak yang kita terima, ada sesuatu yang sangat ditekankan: Hal ini tidak mungkin kita peroleh melalui upaya atau perjuangan sendiri. Kita menerimanya secara gratis, dan pemberian itu sudah termasuk segala sesuatu. Apabila kita menerima Kristus, maka kita mendapatkan seluruh warisan – segala sesuatu yang dimiliki Allah Bapa dan segala sesuatu yang dimiliki Allah Putra.
Dalam suratnya yang pertama kepada warga Korintus Paulus mencoba menunjukkan kepada umat betapa kaya mereka sesungguhnya. Sebenarnya ia agak menegur umat, karena perilaku mereka menunjukkan seakan-akan mereka itu miskin. Mereka bersikap begitu kikir dan picik, serta saling cemburu satu dengan yang lainnya. Jadi, pada hakikatnya Paulus berkata: “Kalian sebenarnya tidak menyadari kekayaan yang kalian miliki.”
“Karena itu janganlah ada orang yang memegahkan dirinya atas manusia, sebab segala sesuatu adalah milikmu; baik Paulus, Apollos, maupun Kefas, baik dunia, hidup, maupun mati, baik waktu sekarang, maupun waktu yang akan datang. Semuanya kamu punya. Tetapi kamu adalah milik Kristus dan Kristus adalah milik Allah” (1 Korintus 3:21–23).
Suatu pernyataan yang membuat kita semua menahan napas! Sesungguhnya Paulus berkata: “Segala sesuatu adalah milik kalian. Jangan lagi bepandangan picik dan murahan. Segala sesuatu sesungguhnya telah menjadi milikmu.” Jadi, ingatlah saudara: warisan itu merupakan sebuah hadiah yang diberikan dengan cuma-cuma kepada kita, kita tidak dapat memperolehnya sebagai hasil suatu perjuangan. Namun demikian, penting sekali supaya kita memohon kepada Roh Kudus untuk memperluas kapasitas iman dan pemahaman kita. Roh Kudus-lah pengelola harta warisannya, dan semua ini tidak akan lebih dari wacana saja dan takkan menjadi kenyataan, kecuali Ia berbicara kepada kita dan membimbing kita kepada kebenaran.
*Prayer Response
Terima kasih, Bapa, bahwa aku adalah anak-Mu. Ku-deklarasikan, dengan menerima Kristus aku telah menjadi ahliwaris yang akan menerima seluruh warisan. Aku telah menerima Roh (yang menjadikanku) seorang Putra, dan karena kuasa Dia aku memanggil Tuhan: “Ya Abba, ya Bapa.” Amin.
Kode: WD-B097-265-IND