Logo
Logo
Learn
Buku-bukuKursus AlkitabSumber
PenjangkauanTentang
Indonesia Flag Icon

Menu

  • Home
  • Learn +
    • Penjangkauan
    • Tentang +
      • Bergabung +
        • Kontak +

            Dapatkan eBook Gratis

            Mulailah koleksi Derek Prince anda dengan eBook gratis berjudul Bagaimana Beralih Dari Kutuk Kepada Berkat saat anda berlangganan buletin kami.

            Pengajaran Alkitab Gratis
            Logo
            Logo
            HomeLearnPenjangkauanTentangBerikan Donasi

            Hak Cipta © 2026 Pelayanan Derek Prince. Seluruh hak cipta

            KontakKerahasiaan PribadiHak CiptaLicensesPeta Situs
            Rumah
            Sumber
            Roh Adopsi

            Roh Adopsi

            Derek Prince

            Derek Prince

            Menyukai
            Membagikan
            Bahasa Indonesia

            *Article Language

            Kirimkan Kesaksian

            Menawarkan

            Memberi

            *First Published: 2008

            *Last Updated: Maret 2026

            2 min read

            Kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu hidup dalam ketakutan, melainkan Roh adopsi yang memampukan kamu berseru kepada Allah, “Abba, Bapa.” Dipimpin oleh Roh Kudus membebaskan kamu dari hukum Taurat dan membawa kamu kepada kedewasaan sebagai anak-anak Allah yang digerakkan oleh kasih.
            “Semua orang yang dipimpin Roh Allah, adalah anak [putra] Allah. Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak [putra] Allah. Oleh Roh itu kita berseru: ‘Ya Abba, ya Bapa!’ (Roma 8:14)”

            Abba adalah sebutan bahasa Aramaik atau Ibrani yang umumnya dipakai untuk “papa” (bentuk yang lebih akrab dari ayah). Di negeri Israel sampai sekarang pun anak-anak kecil memanggil ayahnya “Abba” (papa). Dan karena kita semua telah menerima Roh adopsi (yang mengangkat menjadi anak), kita semua juga berhak menyapa Tuhan sebagai Abba, artinya Ayah, Papa atau Papi (daddy).

            Menurut Paulus, kita dihadapkan kepada dua pilihan. Di satu sisi kita dapat memilih untuk dibimbing atau dituntun oleh Roh Allah, dan di sisi lainnya kita boleh saja tetap berada di bawah roh perbudakan. Roh perbudakan selalu membuat orang menjadi takut kalau-kalau akan menerima hukuman; tetapi Roh adopsi membuat kita benar-benar merasa sebagai anak-anak Tuhan.

            Dalam ayat di atas kata “putra” (sons) dalam bahasa Yunani aslinya berarti “putra-putra yang sudah akil balig”. Ketika mula-mula mengalami kelahiran baru oleh Roh Kudus, kita menjadi seperti kanak-kanak. Tetapi setelah lama dibimbing oleh Roh maka kita menjadi putra-putri Tuhan yang dewasa. Untuk menjadi matang dan akil balig kita harus senantiasa dibimbing Roh Kudus dan tidak boleh lagi dikuasai oleh roh perbudakan (perhambaan).

            Sebagaimana dikatakan Paulus dalam Galatia 5:18:

            “Akan tetapi jikalau kamu memberi dirimu dipimpin oleh Roh, maka kamu tidak hidup di bawah hukum Taurat.”

            Untuk menjadi putra-putri Tuhan yang matang dan dewasa kita harus dibimbing Roh. Dan ingat, jikalau dibimbing Roh Kudus, saudara tidak perlu lagi mematuhi segala peraturan agama (hukum Taurat). Itulah kebebasan atau kemerdekaan yang kita peroleh – bukan kebebasan untuk berbuat jahat, tetapi bebas merdeka untuk mengasihi.

            Motivasi kita untuk mengabdi kepada Yesus adalah cinta kasih – motivasi paling hebat yang ada di dunia. Di mana ada motivasi itu, rasa takut tidak akan berpengaruh lagi. Ke situlah Tuhan sedang memimpin kita. Itulah yang membuat kita menjadi putra-putri Allah yang dewasa dan matang. Itulah dampaknya setelah kita dibebaskan dari belenggu hukum.

            *Prayer Response

            Terima kasih, Bapa, bahwa aku adalah anak-Mu. Ku-deklarasikan, aku tidak lagi terikat oleh suatu roh perbudakan. Aku telah menerima Roh adopsi. Aku telah menerima Roh (yang menjadikanku) seorang Putra, dan karena kuasa Dia aku memanggil Tuhan: “Ya Abba, ya Bapa.” Amin.

            Aku Sudah Berdoa
            Menyukai
            Membagikan
            Expand Content

            What People Say

            See how Roh Adopsi has impacted lives across the globe.

            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California
            "After 20 years of struggling with unforgiveness, the Biblical principles shared in this teaching helped me release the bitterness I had been carrying. The step-by-step approach to forgiveness wasn't just theory—it actually worked in my life when nothing else had."
            Michael T., United Kingdom
            "As a new Christian, I was confused about many aspects of faith. These teachings provided clear, Scripture-based explanations that helped build my foundation. I'm especially grateful for how the content made complex concepts accessible without watering down the truth."
            Priya M., India
            "The teaching on God's sovereignty during difficult times came to me exactly when I needed it most. After losing my job and facing health challenges, this message reminded me that God remains in control. It gave me hope when I had none left."
            James L., Australia
            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California

            Kode: WD-B097-260-IND

            Hadiah
            Memberi
            Kirim Masukan