Logo
Logo
Learn
Buku-bukuKursus AlkitabSumber
PenjangkauanTentang
Indonesia Flag Icon

Menu

  • Home
  • Learn +
    • Penjangkauan
    • Tentang +
      • Bergabung +
        • Kontak +

            Dapatkan eBook Gratis

            Mulailah koleksi Derek Prince anda dengan eBook gratis berjudul Bagaimana Beralih Dari Kutuk Kepada Berkat saat anda berlangganan buletin kami.

            Pengajaran Alkitab Gratis
            Logo
            Logo
            HomeLearnPenjangkauanTentangBerikan Donasi

            Hak Cipta © 2026 Pelayanan Derek Prince. Seluruh hak cipta

            KontakKerahasiaan PribadiHak CiptaLicensesPeta Situs
            Rumah
            Sumber
            Memperhatikan Mereka yang Kurang Diperhatikan

            Memperhatikan Mereka yang Kurang Diperhatikan

            Derek Prince

            Derek Prince

            Menyukai
            Membagikan
            Bahasa Indonesia

            *Article Language

            Kirimkan Kesaksian

            Menawarkan

            Memberi

            *First Published: 2008

            *Last Updated: Maret 2026

            2 min read

            Alkitab dipenuhi dengan hati Allah bagi anak yatim, janda, dan orang miskin, yang mengungkapkan bagian penting dari iman kita yang seringkali terabaikan. Dengarkanlah sebuah kesaksian yang kuat tentang bagaimana Tuhan dapat membuka mata air belas kasihan bagi mereka yang tertindas dalam kehidupan kita sendiri.

            Saya telah menulis dan menerbitkan sebuah buku kecil dengan judul, Anak-anak Yatim, Janda-janda, Orang-orang Miskin dan Mereka yang Tertindas. Buku kecil yang saya tulis itu sungguh membuatku sendiri terheran-heran. Seperti saya tulis kemarin, saya sudah berkhotbah ke mana-mana selama lebih dari 50 tahun, dan rasanya saya mungkin masih akan berkhotbah terus sampai akhir hayatku. Tetapi tiba-tiba saja Tuhan memberiku suatu belas kasihan yang baru, yang tak pernah kusangka akan menerimanya.

            Terjemahanku dari Mazmur 84:7 adalah sebagai berikut:

            “Apabila kita melintasi lembah Baka [ratap tangis], Tuhan akan membuka sebuah mata air.”

            Sekarang saya sudah melintasi lembah air mata itu, dan nyatanya Tuhan sudah juga membuka mata air itu bagiku. Kejadiannya sungguh ajaib, sehingga hanya Tuhan yang dapat melakukannya begitu. Itulah belas kasihan.

            Belakangan ini saya telah menjadi begitu perduli – namun penuh semangat juga – kepada orang-orang yang ditelantarkan oleh masyarakat, orang-orang yang terinjak-injak: anak-anak yatim, janda-janda, orang-orang miskin dan mereka yang tertindas. Saya sendiri heran, betapa banyak ayat Alkitab berbicara mengenai tanggung jawab orang percaya untuk mengurusi mereka.

            Dari depan ke belakang dalam Alkitab topik kebenaran/ kesalehan itu merupakan sebuah tema besar – baik di kitab-kitab para datuk bangsa (Abraham-Ishak-Yakub), dalam Taurat Musa, dalam kitab Para Nabi, maupun di dalam kitab Perjanjian Baru.

            Pada umumnya, sebagai umat Kristen kita telah mengabaikan suatu aspek penting dari iman dan pengakuan Kristiani, yaitu bahwa sesungguhnya kita wajib mengurusi orang-orang yang telah ditelantarkan oleh semua orang lain.

            *Prayer Response

            Terima kasih, Tuhan, karena Engkau sedemikian memperhatikan. Ku-deklarasikan kebenaran dari Mazmur 84:7: “Apabila engkau melintasi lembah Baka [lembah air mata], maka Tuhan akan menghidupkan sebuah mata air.” Seperti seorang bapa berbelas-kasihan akan anak-anaknya, demikian juga Allah berbelas-kasihan kepadaku. Amin.

            Aku Sudah Berdoa
            Menyukai
            Membagikan
            Expand Content

            What People Say

            See how Memperhatikan Mereka yang Kurang Diperhatikan has impacted lives across the globe.

            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California
            "After 20 years of struggling with unforgiveness, the Biblical principles shared in this teaching helped me release the bitterness I had been carrying. The step-by-step approach to forgiveness wasn't just theory—it actually worked in my life when nothing else had."
            Michael T., United Kingdom
            "As a new Christian, I was confused about many aspects of faith. These teachings provided clear, Scripture-based explanations that helped build my foundation. I'm especially grateful for how the content made complex concepts accessible without watering down the truth."
            Priya M., India
            "The teaching on God's sovereignty during difficult times came to me exactly when I needed it most. After losing my job and facing health challenges, this message reminded me that God remains in control. It gave me hope when I had none left."
            James L., Australia
            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California

            Kode: WD-B097-257-IND

            Hadiah
            Memberi
            Kirim Masukan