Menerima Saat Kita Meminta

Derek Prince
*First Published: 2008
*Last Updated: Maret 2026
1 min read
Salah satu rahasia besar mengenai caranya memperoleh sesuatu dari Tuhan adalah bagaimana cara kita menerimanya. Ada banyak orang yang meminta sesuatu, tetapi mereka tidak pernah menerimanya. Ada ayat Alkitab yang sangat tegas mengenai prinsip menerima ini. Yesus berkata soal meminta kepada Tuhan itu, lalu berkata:
“Karena itu Aku berkata kepadamu: Apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu.” (Markus 11:24)
Terjemahan New International Version (NIV) mengatakan: “Believe that you have received it” [Percayalah bahwa engkau sudah menerimanya], dan terjemahan ayat itu lebih harfiah. Saat kita berdoa, pada saat itu juga kita akan menerima apa yang kita minta. Jikalau saudara berdoa demikian – percayalah engkau sudah menerimanya di saat kau berdoa – maka saudara akan memperoleh apa yang saudara minta.
Perhatikan, menerima tidak berarti langsung mendapat. Menerima itu berarti permintaannya sudah dikabulkan. Soal memperolehnya itu adalah hal yang akan dialami kemudian. Katakan saudara membutuhkan uang, lalu saudara berdoa. Saudara mengontak Tuhan. Saudara berkata: “Tuhan, kami memerlukan 15 juta Rupiah pada hari Kamis.” Sesudah itu saudara berkata: “Terima kasih, Tuhan.” Saudara sudah menerimanya. Belum terjadi perubahan apa-apa dalam posisi keuanganmu, tetapi bagaimana pun juga saudara sudah menerimanya. Pasti saudara akan mendapatkannya sesudah itu.
*Prayer Response
Terima kasih, Bapa, karena Engkau mengenalku dengan sempurna. Ku-deklarasikan, aku menerima apa yang kuminta ketika kuberdoa, sebab dengan menerimanya, doa itupun sudah terkabul. Bapaku mengetahui apa yang kuperlukan bahkan sebelum ku-meminta kepada-Nya. Amin.
Kode: WD-B097-251-IND