Logo
Logo
Learn
Buku-bukuKursus AlkitabSumber
PenjangkauanTentang
Indonesia Flag Icon

Menu

  • Home
  • Learn +
    • Penjangkauan
    • Tentang +
      • Bergabung +
        • Kontak +

            Dapatkan eBook Gratis

            Mulailah koleksi Derek Prince anda dengan eBook gratis berjudul Bagaimana Beralih Dari Kutuk Kepada Berkat saat anda berlangganan buletin kami.

            Pengajaran Alkitab Gratis
            Logo
            Logo
            HomeLearnPenjangkauanTentangBerikan Donasi

            Hak Cipta © 2026 Pelayanan Derek Prince. Seluruh hak cipta

            KontakKerahasiaan PribadiHak CiptaLicensesPeta Situs
            Rumah
            Sumber
            Allah yang Memegang Kendali

            Allah yang Memegang Kendali

            Derek Prince

            Derek Prince

            Menyukai
            Membagikan
            Bahasa Indonesia

            *Article Language

            Kirimkan Kesaksian

            Menawarkan

            Memberi

            *First Published: 2008

            *Last Updated: Maret 2026

            2 min read

            Karena Allah mengetahui akhir dari awal, tidak ada keadaan darurat di surga dan Dia tidak pernah terkejut oleh apa pun. Beristirahatlah dalam keyakinan yang indah bahwa Dia telah mengenalmu sejak kekekalan dan dengan sabar menantikan engkau untuk mengambil tempat yang telah disediakan bagimu di meja-Nya.

            Bila kita mulai mengerti betapa sempurnanya pengetahuan yang ada pada Tuhan, terlebih lagi kemampuan-Nya untuk mengetahui segala sesuatu sebelum terjadi, maka kita pun mulai yakin bahwa Tuhan tak akan pernah terkejut (“kecolongan”), apa pun yang akan terjadi. Dalam kerajaan surga tidak pernah timbul keadaan darurat. Bukan saja Tuhan mengetahui kesudahan segala sesuatu sejak semula, tetapi Ia sendiri adalah “Yang Awal dan Yang Akhir” (Wahyu 21:6). Dan Ia sendiri yang mengendalikan keadaan.

            Tuhan mengetahui secara spesifik siapa yang telah dipilih untuk bersama-sama menemani Dia di dalam kekekalan.

            “Mereka yang telah dipilih oleh Allah, telah juga ditentukan dari semula untuk menjadi serupa dengan Anak-Nya, yaitu Yesus Kristus. Dengan demikian Anak itu menjadi yang pertama di antara banyak saudara-saudara” (Roma 8:29, BIMK).

            Kini, katakanlah karena pengampunan dan kemurahan Tuhan, kelak kita akan mencapai tujuan kekal yang mulia itu. Namun tak mungkin Yesus nanti akan menyambut kita dengan kata-kata: “Saya tidak menyangka akan bertemu dengan kamu di sini!” Tidak! Ia akan berkata: “Kemarilah, sayang! Sudah lama Aku menantikan kedatanganmu. Kami di sini tidak bisa mengambil tempat duduk kami di perjamuan pernikahan ini sebelumnya engkau tiba.” Saya percaya di meja perjamuan yang luar biasa itu setiap tempat duduk sudah dipasang nama-namanya, bagi siapa tempat itu telah dipersiapkan.

            Sebelum jumlah orang-orang yang diselamatkan itu lengkap, Tuhan masih menanti dengan kesabaran yang luar biasa.

            “Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat” (2 Petrus 3:9).

            *Prayer Response

            Terima kasih, Bapa, karena Engkau mengenalku dengan sempurna. Ku-deklarasikan, Tuhan selalu mengendalikan segala sesuatu dengan sempurna. Ia tak pernah bisa dikejutkan. Bapaku mengetahui apa yang kuperlukan bahkan sebelum ku-meminta kepada-Nya. Amin.

            Aku Sudah Berdoa
            Menyukai
            Membagikan
            Expand Content

            What People Say

            See how Allah yang Memegang Kendali has impacted lives across the globe.

            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California
            "After 20 years of struggling with unforgiveness, the Biblical principles shared in this teaching helped me release the bitterness I had been carrying. The step-by-step approach to forgiveness wasn't just theory—it actually worked in my life when nothing else had."
            Michael T., United Kingdom
            "As a new Christian, I was confused about many aspects of faith. These teachings provided clear, Scripture-based explanations that helped build my foundation. I'm especially grateful for how the content made complex concepts accessible without watering down the truth."
            Priya M., India
            "The teaching on God's sovereignty during difficult times came to me exactly when I needed it most. After losing my job and facing health challenges, this message reminded me that God remains in control. It gave me hope when I had none left."
            James L., Australia
            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California

            Kode: WD-B097-249-IND

            Hadiah
            Memberi
            Kirim Masukan