Yang Telah Dikerjakan Oleh Tuhan!

Derek Prince
*First Published: 2008
*Last Updated: Maret 2026
2 min read
Ketika Yesus mati di kayu salib, terbelahlah tirai yang terdapat di bait suci, yang memisahkan manusia yang penuh dosa dari Allah yang mahakudus. Peristiwa tersebut sesungguhnya merupakan sebuah pernyataan, bahwa semenjak saat itu manusia sudah dapat diterima oleh Tuhan. (Lihatlah, misalnya Matius 27:51.) Tirai itu terbelah dari atas ke bawah, sehingga tak ada orang yang bisa mengatakan tirai itu terbelah dua oleh ulah manusia. Tidak. Yang melakukan hal itu adalah Tuhan.
Tirai yang terbelah dua itu sekaligus merupakan tanda dari Allah Bapa yang hendak mengundang semua orang yang percaya kepada Yesus:
“Marilah masuk. Selamat datang. Anak-Ku telah menderita ketertolakanmu, supaya Aku dapat menawarkan kepada-Mu: Aku akan menerimamu.”
“Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus yang dalam Kristus telah mengaruniakan kepada kita segala berkat rohani di dalam surga. Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan.”
(Efesus 1:3–4)
Perhatikanlah, bahwa pilihan itu bukan pilihan kita, melainkan pilihan Tuhan. Jangan sekali-kali berpikir bahwa saudara selamat karena saudara sendiri yang memutuskan untuk diselamatkan! Engkau diselamatkan karena Tuhan yang memilihmu, kemudian engkau meresponi keputusan-Nya itu. Boleh saja suatu saat saudara berubah pikiran, tetapi Tuhan tak pernah berubah pikiran-Nya.
Di zaman modern ini ada berbagai presentasi mengenai Injil yang sebenarnya salah kaprah. Ada kesan, seolah-olah segala sesuatu bergantung kepada apa yang dilakukan oleh manusia. Memang benar, kita yang harus mengambil keputusan, tetapi tidak mungkin untuk memutuskannya, seandainya Tuhan tidak terlebih dahulu memilih kita.
Sesungguhnya saudara akan merasa lebih aman apabila menjalin hubungan dengan Tuhan bukan atas dasar apa yang telah saudara lakukan, melainkan atas dasar apa yang telah dilakukan Tuhan. Karena Tuhan lebih dapat dipercayai daripada saudara dan saya!
*Prayer Response
Terima kasih, Bapa, bahwa aku ini anak-Mu. Ku-deklarasikan, aku ini anak Tuhan, bukan karena apa yang telah kulakukan, tetapi karena apa yang telah dilakukan oleh Tuhan. Dalam kasih-Nya Bapa telah menetapkan dari dahulu supaya aku diangkat menjadi anak-Nya. Amin.
Kode: WD-B097-245-IND