Mengenakan yang Baru

Derek Prince
*First Published: 2008
*Last Updated: Maret 2026
2 min read
Sejak zaman dulu agama selalu berusaha mengubahkan manusia secara lahiriah. Misalnya, memakai rok tidak boleh terlalu pendek, karena itu harus dipanjangkan, harus memakai topi di kepala, hapuskan dandanan make upmu, bikin lebih panjang lengan bajumu, guntinglah rambutmu karena masih terlalu panjang, dan lain sebagainya.
Tuhan bekerja secara batiniah. Ia mengubahkan manusia dari batinnya lebih dulu. Tuhan memulai dari pikiran kita, yaitu bagaimana pola berpikir kita. Tuhan berkata: “Kalau benar menghendaki perubahan yang efektif, kalian harus mengubah caramu berpikir. Ada Roh lain yang harus masuk ke dalam pikiranmu. Sudah terlalu lama kalian ini dikelabui oleh Iblis. Sekarang kau harus membuka diri untuk Roh kebenaran, yaitu Roh Kudus.” Dengan demikian kita akan dimampukan untuk mengenakan manusia yang baru – yaitu kebalikan dari manusia lama.
Efesus 4:24 berkata:
“Mengenakan manusia baru yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya.”
Manusia baru ini diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. Ia diciptakan sesuai dengan rencana Tuhan. Ia adalah produk dari rencana, standar, dan pola Tuhan. Manusia lama adalah produk dari tipu daya yang dilakukan oleh Iblis. Manusia baru adalah produk dari kebenaran Allah.
Sungguh signifikan bahwa ketika Iblis datang di tengah-tengah manusia, ia datang dalam wujud seekor ular. Dari karakternya sendiri seekor ular itu adalah binatang yang memang “bengkok”, dan kurasa ini merupakan suatu gambar yang sangat tepat untuk Iblis. Ia adalah makhluk yang “bengkok”, ia bejat sekali. Ia tidak pernah bicara benar dengan seutuhnya. Istilah yang khas untuk menggambarkan manusia lama adalah korup.
Kita harus menanggalkan manusia lama dan mengenakan yang baru. Istilah yang tepat untuk menggambarkan manusia baru adalah benar dan kudus.
*Prayer Response
Terima kasih, Yesus, untuk transaksi penukaran di kayu salib. Ku-deklarasikan, aku akan menanggalkan “manusia lama” dan mengenakan “manusia baru,” sebab manusia lama-ku telah dimatikan di dalam Kristus, supaya manusia baru dapat hidup di dalam diriku. Amin.
Kode: WD-B097-237-IND