Logo
Logo
Learn
Buku-bukuKursus AlkitabSumber
PenjangkauanTentang
Indonesia Flag Icon

Menu

  • Home
  • Learn +
    • Penjangkauan
    • Tentang +
      • Bergabung +
        • Kontak +

            Dapatkan eBook Gratis

            Mulailah koleksi Derek Prince anda dengan eBook gratis berjudul Bagaimana Beralih Dari Kutuk Kepada Berkat saat anda berlangganan buletin kami.

            Pengajaran Alkitab Gratis
            Logo
            Logo
            HomeLearnPenjangkauanTentangBerikan Donasi

            Hak Cipta © 2026 Pelayanan Derek Prince. Seluruh hak cipta

            KontakKerahasiaan PribadiHak CiptaLicensesPeta Situs
            Rumah
            Sumber
            Produk Kebenaran

            Produk Kebenaran

            Derek Prince

            Derek Prince

            Menyukai
            Membagikan
            Bahasa Indonesia

            *Article Language

            Kirimkan Kesaksian

            Menawarkan

            Memberi

            *First Published: 2008

            *Last Updated: Maret 2026

            2 min read

            Manusia lama adalah hasil dari penipuan dan rusak sampai ke akar-akarnya, tetapi melalui pertukaran ilahi dari Allah, ia telah disalibkan agar manusia baru dapat dilahirkan. Ciptaan baru ini lahir dari kebenaran Firman Allah, diciptakan dalam kebenaran dan kekudusan sejati yang hanya berasal dari-Nya.

            Mari kita lebih banyak lagi melihat pertukaran yang terjadi antara manusia lama dan manusia baru. Manusia lama itu sesungguhnya merupakan produk dari dusta Iblis. Ia adalah produk suatu penyesatan. Karakternya memang penipu dan korup (rusak). Ia adalah produk yang dihasilkan oleh si ular. Manusia lama itu sama bejatnya dengan ular yang “melahirkan”nya. Tak ada kebenaran dalam dirinya, ia memang bejat sampai ke akar-akarnya. Semakin ia berusaha hidup benar, semakin bejat jadinya.

            Bagaimanakah jalan keluarnya? Manusia lama itu harus disalibkan, supaya manusia baru dapat dimunculkan.

            Efesus 4:22 memerintahkan kita untuk “menanggalkan manusia lama”; dan, di ayat 24 kita dianjurkan untuk “mengenakan manusia baru.” Di sinilah pertukaran itu terjadi. Pakaian yang usang itu harus ditanggalkan, dan pakaian yang baru harus dikenakan.

            “Efesus 4:22 memerintahkan kita untuk ‘menanggalkan manusia lama’; dan, di ayat 24 kita dianjurkan untuk ‘mengenakan manusia baru.’”

            Selanjutnya, menurut Efesus 4:24 manusia baru itu memiliki “kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya.” Ayat ini ingin saya rumuskan kembali sebagai berikut: “Yang diciptakan serupa dengan Allah dalam kebenaran dan kekudusan yang sejati.” Kalau mau lebih tepat, lebih harfiah: “Yang sesuai dengan rencana Allah [standar, pola pikir, atau rencana Allah, entah bagaimana saudara memahami ayat ini], diciptakan dalam kebenaran dan kekudusan yang benar.”

            “Selanjutnya, menurut Efesus 4:24 manusia baru itu memiliki ‘kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya.’”

            Manusia baru merupakan produk dari kebenaran Firman Tuhan yang memperkenalkan Yesus Kristus. Kebenaran yang dengan penuh iman diterima dalam hati akan menghasilkan manusia baru, yang akan berbuah kebenaran dan kekudusan. Manusia baru diciptakan sesuai dengan standar-standar, atau tujuan Tuhan dalam kebenaran dan kekudusan, yaitu produk kebenaran.

            *Prayer Response

            Terima kasih, Yesus, untuk transaksi penukaran di kayu salib. Ku-deklarasikan, “manusia lama”-ku telah disalibkan bersama Kristus, supaya “manusia baru”-ku dapat muncul. Kuterima kebenaran ini dengan iman di dalam hati: bahwa manusia lama-ku telah dimatikan di dalam Kristus, supaya manusia baru dapat hidup di dalam diriku. Amin.

            Aku Sudah Berdoa
            Menyukai
            Membagikan
            Expand Content

            What People Say

            See how Produk Kebenaran has impacted lives across the globe.

            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California
            "After 20 years of struggling with unforgiveness, the Biblical principles shared in this teaching helped me release the bitterness I had been carrying. The step-by-step approach to forgiveness wasn't just theory—it actually worked in my life when nothing else had."
            Michael T., United Kingdom
            "As a new Christian, I was confused about many aspects of faith. These teachings provided clear, Scripture-based explanations that helped build my foundation. I'm especially grateful for how the content made complex concepts accessible without watering down the truth."
            Priya M., India
            "The teaching on God's sovereignty during difficult times came to me exactly when I needed it most. After losing my job and facing health challenges, this message reminded me that God remains in control. It gave me hope when I had none left."
            James L., Australia
            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California

            Kode: WD-B097-233-IND

            Hadiah
            Memberi
            Kirim Masukan