Logo
Logo
Learn
Buku-bukuKursus AlkitabSumber
PenjangkauanTentang
Indonesia Flag Icon

Menu

  • Home
  • Learn +
    • Penjangkauan
    • Tentang +
      • Bergabung +
        • Kontak +

            Dapatkan eBook Gratis

            Mulailah koleksi Derek Prince anda dengan eBook gratis berjudul Bagaimana Beralih Dari Kutuk Kepada Berkat saat anda berlangganan buletin kami.

            Pengajaran Alkitab Gratis
            Logo
            Logo
            HomeLearnPenjangkauanTentangBerikan Donasi

            Hak Cipta © 2026 Pelayanan Derek Prince. Seluruh hak cipta

            KontakKerahasiaan PribadiHak CiptaLicensesPeta Situs
            Rumah
            Sumber
            Lingkaran-lingkaran yang “Sempurna”

            Lingkaran-lingkaran yang “Sempurna”

            Derek Prince

            Derek Prince

            Menyukai
            Membagikan
            Bahasa Indonesia

            *Article Language

            Kirimkan Kesaksian

            Menawarkan

            Memberi

            *First Published: 2008

            *Last Updated: Maret 2026

            2 min read

            Perintah Yesus untuk menjadi sempurna mungkin terasa seperti standar yang mustahil dicapai, tetapi bagaimana jika maksudnya lebih sederhana daripada yang kita bayangkan? Pesan ini menggunakan bentuk lingkaran untuk menggambarkan dengan indah bagaimana kita dapat mencerminkan karakter Allah Bapa kita yang sempurna.

            Seperti sudah kukatakan sebelumnya, istilah sempurna itu membuat banyak orang agak takut. Supaya jangan terlalu menakutkan, saya akan memberikan sebuah contoh yang sederhana sekali dari dunia matematika.

            Mari kita ambil misalnya, istilah bulat. Bulat itu hanya mengenal satu standar. Sesuatu benda bisa dikatakan bulat, tetapi kalau tidak, maka ia jelas tidak bulat. Jikalau bulat, harus berbentuk lingkaran. Lingkaran itu hanya ada satu jenisnya, tidak ada tiga atau empat. Tetapi ada lingkaran yang besar dan lingkaran yang kecil. Apabila dua benda sama bentuknya, tetapi beda ukurannya, dikatakan “serupa”.

            Allah Bapa adalah lingkaran yang paling besar, lingaran bulat yang tiada terukur yang mengayomi seluruh jagat raya. Tentu saja, Yesus tidak menyuruh kita harus sama besar dengan Tuhan, tetapi Ia mengharapkan agar kita memiliki sifat-sifat yang sama dengan Dia. Kita diharapkan supaya serupa dengan Tuhan, namun tidak harus sama. Saudara dan saya bisa menjadi lingkaran yang kecil, yang berfungsi di daerah-daerah yang lebih kecil di mana Tuhan menempatkan kita. Dan di sana kita menjalankan tugas-tugas yang terasa tidak ada artinya, bahkan mungkin membosankan. Namun untuk semua kita yang berada di daerah kecil kita masing-masing, Tuhan menghendaki supaya kita menjadi lingkaran yang sempurna. Bulatnya sempurna. Sama bulat seperti “lingkaran terbesar” itu, yaitu Allah Bapa, yang mengayomi seluruh jagat raya.

            Jadi, apabila saudara membaca perintah Yesus yang berkata bahwa saudara “haruslah ... sempurna”

            “(Matius 5:48)”

            cobalah mengertinya sebagai “bulat.” Jangan ada yang lonjong, dan jangan ada yang benjol-benjol. Jangan membiarkan ada yang kurang. Boleh jadi ukuran saudara tidak terlalu besar, tetapi saudara tetap menjadi lingkaran yang sempurna.

            *Prayer Response

            Terima kasih, Tuhan, untuk karya-Mu dalam diriku. Ku-deklarasikan, Tuhan ingin aku menjadi “lingkaran yang sempurna” – dan oleh kemurahan-Nya aku akan menjadi demikian, karena aku telah dijadikan sempurna di dalam Kristus. Amin.

            Aku Sudah Berdoa
            Menyukai
            Membagikan
            Expand Content

            What People Say

            See how Lingkaran-lingkaran yang “Sempurna” has impacted lives across the globe.

            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California
            "After 20 years of struggling with unforgiveness, the Biblical principles shared in this teaching helped me release the bitterness I had been carrying. The step-by-step approach to forgiveness wasn't just theory—it actually worked in my life when nothing else had."
            Michael T., United Kingdom
            "As a new Christian, I was confused about many aspects of faith. These teachings provided clear, Scripture-based explanations that helped build my foundation. I'm especially grateful for how the content made complex concepts accessible without watering down the truth."
            Priya M., India
            "The teaching on God's sovereignty during difficult times came to me exactly when I needed it most. After losing my job and facing health challenges, this message reminded me that God remains in control. It gave me hope when I had none left."
            James L., Australia
            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California

            Kode: WD-B097-231-IND

            Hadiah
            Memberi
            Kirim Masukan