Lingkaran-lingkaran yang “Sempurna”

Derek Prince
*First Published: 2008
*Last Updated: Maret 2026
2 min read
Seperti sudah kukatakan sebelumnya, istilah sempurna itu membuat banyak orang agak takut. Supaya jangan terlalu menakutkan, saya akan memberikan sebuah contoh yang sederhana sekali dari dunia matematika.
Mari kita ambil misalnya, istilah bulat. Bulat itu hanya mengenal satu standar. Sesuatu benda bisa dikatakan bulat, tetapi kalau tidak, maka ia jelas tidak bulat. Jikalau bulat, harus berbentuk lingkaran. Lingkaran itu hanya ada satu jenisnya, tidak ada tiga atau empat. Tetapi ada lingkaran yang besar dan lingkaran yang kecil. Apabila dua benda sama bentuknya, tetapi beda ukurannya, dikatakan “serupa”.
Allah Bapa adalah lingkaran yang paling besar, lingaran bulat yang tiada terukur yang mengayomi seluruh jagat raya. Tentu saja, Yesus tidak menyuruh kita harus sama besar dengan Tuhan, tetapi Ia mengharapkan agar kita memiliki sifat-sifat yang sama dengan Dia. Kita diharapkan supaya serupa dengan Tuhan, namun tidak harus sama. Saudara dan saya bisa menjadi lingkaran yang kecil, yang berfungsi di daerah-daerah yang lebih kecil di mana Tuhan menempatkan kita. Dan di sana kita menjalankan tugas-tugas yang terasa tidak ada artinya, bahkan mungkin membosankan. Namun untuk semua kita yang berada di daerah kecil kita masing-masing, Tuhan menghendaki supaya kita menjadi lingkaran yang sempurna. Bulatnya sempurna. Sama bulat seperti “lingkaran terbesar” itu, yaitu Allah Bapa, yang mengayomi seluruh jagat raya.
Jadi, apabila saudara membaca perintah Yesus yang berkata bahwa saudara “haruslah ... sempurna”
“(Matius 5:48)”
cobalah mengertinya sebagai “bulat.” Jangan ada yang lonjong, dan jangan ada yang benjol-benjol. Jangan membiarkan ada yang kurang. Boleh jadi ukuran saudara tidak terlalu besar, tetapi saudara tetap menjadi lingkaran yang sempurna.
*Prayer Response
Terima kasih, Tuhan, untuk karya-Mu dalam diriku. Ku-deklarasikan, Tuhan ingin aku menjadi “lingkaran yang sempurna” – dan oleh kemurahan-Nya aku akan menjadi demikian, karena aku telah dijadikan sempurna di dalam Kristus. Amin.
Kode: WD-B097-231-IND