Logo
Logo
Learn
Buku-bukuKursus AlkitabSumber
PenjangkauanTentang
Indonesia Flag Icon

Menu

  • Home
  • Learn +
    • Penjangkauan
    • Tentang +
      • Bergabung +
        • Kontak +

            Dapatkan eBook Gratis

            Mulailah koleksi Derek Prince anda dengan eBook gratis berjudul Bagaimana Beralih Dari Kutuk Kepada Berkat saat anda berlangganan buletin kami.

            Pengajaran Alkitab Gratis
            Logo
            Logo
            HomeLearnPenjangkauanTentangBerikan Donasi

            Hak Cipta © 2026 Pelayanan Derek Prince. Seluruh hak cipta

            KontakKerahasiaan PribadiHak CiptaLicensesPeta Situs
            Rumah
            Sumber
            Kepenuhan Kristus: Tuhan Sendiri

            Kepenuhan Kristus: Tuhan Sendiri

            Derek Prince

            Derek Prince

            Menyukai
            Membagikan
            Bahasa Indonesia

            *Article Language

            Kirimkan Kesaksian

            Menawarkan

            Memberi

            *First Published: 2008

            *Last Updated: Maret 2026

            2 min read

            Kemah Suci dalam Perjanjian Lama menggambarkan sebuah kebenaran yang mendalam tentang meninggalkan hikmat dunia bahkan tradisi keagamaan. Pelajarilah apa artinya melampaui segala gangguan dan masuk ke dalam kepenuhan Kristus, di mana satu-satunya daya tarik adalah hadirat Allah sendiri yang mulia dan supranatural.
            “Hati-hatilah, supaya jangan ada yang menawan kamu dengan filsafatnya yang kosong dan palsu menurut ajaran turun-temurun dan roh-roh dunia, tetapi tidak menurut Kristus. Sebab dalam Dialah berdiam secara jasmaniah seluruh kepenuhan ke-Allahan, dan kamu telah dipenuhi di dalam Dia.” (Kolose 2:8–10)

            Itulah sasaran tujuanku: memasuki kepenuhan dari segala sesuatu yang telah diberikan kepada kita di dalam Yesus Kristus, yang semestinya menjadi tujuan dan kepuasan kita pada akhirnya.

            Hal ini dapat digambarkan melalui sebuah persamaan dengan kemah tabernakel Musa yang dipaparkan dalam PL. Kemah itu dibuat menjadi tiga bagian: yang pertama adalah Pelataran yang di luar; sesudah itu, Ruang Kudus yang letaknya di balik tirai depan; dan sesudah itu di balik tirai yang kedua, Ruang Yang Mahakudus. Sekali lagi, salah satu cara untuk membedakan antara ketiga bagian tersebut adalah dengan melihat cahaya terang yang tersedia di masing-masing bagian.

            Di Pelataran luar cahaya yang didapatkan adalah cahaya alamiah yang diperoleh dari matahari, bulan, dan bintang-bintang. Di dalam Ruang Kudus tidak ada sinar dari luar. Cahaya terang didapatkan dari kaki pelita yang bercabang tujuh di situ, di mana minyaknya yang dalam penampung minyak dinyalakan untuk menyediakan penerangan.

            Setelah berada di Ruang Kudus itu kita tidak bisa mengandalkan panca indera lagi, karena harus melangkah dengan iman. Yang mengherankan, sesudah melewati tirai kedua malah tidak ada sinar terang sama sekali. Hanya ada satu tujuan untuk berani masuk di situ: untuk berjumpa dengan Tuhan.

            Apabila seseorang dengan hati yang tulus berani melangkah melewati tirai kedua itu, ruang itu akan diterangi oleh sinar Shekinah, yaitu sinar kemuliaan yang dipancarkan oleh hadirat Tuhan yang supranatural. Itulah sasaran akhir yang hendak dicapai. Yang menjadi daya tarik kita untuk masuk di balik tirai kedua itu tiada sesuatu, kecuali Tuhan sendiri.

            Tuhan tidak menyediakan hal-hal lain yang bisa memenuhi keinginan kita – hanya Tuhan saja, dan tiada sesuatu yang lain. Jikalau Tuhan tidak datang, kita akan menghadapi keadaan yang gelap gulita. Berarti, untuk hidup bersama Tuhan janganlah ada tujuan lain yang menjadi suatu daya tarik bagi kita. Yang kita inginkan hanyalah Tuhan saja, tiada lain kecuali Tuhan sendiri.

            Cahaya terang yang ingin kudapatkan bukanlah cahaya yang alamiah atau pun cahaya buatan. Yang kucari adalah cahaya yang supranatural, yaitu hadirat Tuhan sendiri.

            *Prayer Response

            Terima kasih, Tuhan, untuk karya-Mu dalam diriku. Ku-deklarasikan, yang kucari adalah Tuhan sendiri dan hanya Tuhan – kepenuhan Kristus -- sebab aku telah dijadikan sempurna di dalam Kristus. Amin.

            Aku Sudah Berdoa
            Menyukai
            Membagikan
            Expand Content

            What People Say

            See how Kepenuhan Kristus: Tuhan Sendiri has impacted lives across the globe.

            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California
            "After 20 years of struggling with unforgiveness, the Biblical principles shared in this teaching helped me release the bitterness I had been carrying. The step-by-step approach to forgiveness wasn't just theory—it actually worked in my life when nothing else had."
            Michael T., United Kingdom
            "As a new Christian, I was confused about many aspects of faith. These teachings provided clear, Scripture-based explanations that helped build my foundation. I'm especially grateful for how the content made complex concepts accessible without watering down the truth."
            Priya M., India
            "The teaching on God's sovereignty during difficult times came to me exactly when I needed it most. After losing my job and facing health challenges, this message reminded me that God remains in control. It gave me hope when I had none left."
            James L., Australia
            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California

            Kode: WD-B097-229-IND

            Hadiah
            Memberi
            Kirim Masukan