“Masuk” ke Dalam Persediaan Tuhan yang Seutuhnya

Derek Prince
*First Published: 2008
*Last Updated: Maret 2026
2 min read
Untuk bisa sempurna dan lengkap penuh dalam kehendak Tuhan, seorang Kristen harus memanfaatkan segala sesuatu yang telah disediakan Tuhan baginya melalui Kristus. Kita tak dapat mengabaikan satupun bagian dari persediaan Allah yang seutuhnya, lalu mengharapkan bahwa apa yang diabaikan itu dapat digantikan oleh bagian yang lain.
Tetapi justru di sinilah begitu banyak orang Kristen melakukan kekeliruan dalam pikiran mereka. Secara sadar atau pun tidak, mereka berpikir bahwa karena sudah memenuhi syarat atau memakai bagian tertentu dari persediaan Tuhan yang disediakan bagi mereka, mereka tidak perlu terlalu pusing mengenai bagian-bagian lain yang mungkin diabaikan.
Misalnya, orang-orang Kristen tertentu sangat menekankan pentingnya bersaksi secara lisan, tetapi teledor dalam hal-hal praktis lainnya yaitu dalam perilaku mereka sehari-hari sebagai orang Kristen. Sebaliknya, ada orang Kristen juga yang hati-hati mengenai perilaku mereka, namun tidak pernah bersaksi secara terbuka kepada para sahabat dan tetangganya.
Masing-masing kelompok orang Kristen itu cenderung untuk mengritik atau memandang rendah kelompok lainnya, padahal kedua-duanya melakukan kesalahan. Hidup sebagai orang Kristen yang baik tidak bisa dipakai sebagai alasan untuk tidak bersaksi dengan lisan. Sebaliknya, bersaksi secara lisan tidak bisa dijadikan alasan untuk tidak hidup sebagai orang Kristen yang tertib. Tuhan menghendaki kedua-duanya. Orang percaya yang tidak melakukan salah satu dari kedua hal tersebut jelas belum sempurna atau lengkap dalam melakukan kehendak Tuhan.
*Prayer Response
Terima kasih, Tuhan, untuk karya-Mu dalam diriku. Ku-deklarasikan kerinduanku untuk memperoleh segala sesuatu yang telah Tuhan sediakan bagiku melalui Kristus, sehingga aku dapat berdiri dengan sempurna dan seutuhnya dalam kehendak Tuhan. Sebab aku telah dijadikan sempurna di dalam Kristus. Amin.
Kode: WD-B097-227-IND