Logo
Logo
Learn
Buku-bukuKursus AlkitabSumber
PenjangkauanTentang
Indonesia Flag Icon

Menu

  • Home
  • Learn +
    • Penjangkauan
    • Tentang +
      • Bergabung +
        • Kontak +

            Dapatkan eBook Gratis

            Mulailah koleksi Derek Prince anda dengan eBook gratis berjudul Bagaimana Beralih Dari Kutuk Kepada Berkat saat anda berlangganan buletin kami.

            Pengajaran Alkitab Gratis
            Logo
            Logo
            HomeLearnPenjangkauanTentangBerikan Donasi

            Hak Cipta © 2026 Pelayanan Derek Prince. Seluruh hak cipta

            KontakKerahasiaan PribadiHak CiptaLicensesPeta Situs
            Rumah
            Sumber
            Melakukan Kehendak Tuhan

            Melakukan Kehendak Tuhan

            Derek Prince

            Derek Prince

            Menyukai
            Membagikan
            Bahasa Indonesia

            *Article Language

            Kirimkan Kesaksian

            Menawarkan

            Memberi

            *First Published: 2008

            *Last Updated: Maret 2026

            2 min read

            Jika Anda pernah merasa frustrasi atau seolah-olah ada sesuatu yang kurang, alasannya mungkin lebih sederhana daripada yang Anda bayangkan. Damai sejati dan kepenuhan hidup tidak ditemukan dalam melakukan kehendak kita sendiri, melainkan dalam menjalani kehendak Allah dengan sukacita.

            Mengapakah kita berada di bumi ini? Kita berada di sini bukan untuk melakukan kehendak kita sendiri, melainkan kehendak Kristus yang memberi penugasan kepada kita.

            Paulus menulis di Kolose 1:9:

            “Sebab itu sejak waktu kami mendengarnya, kami tiada berhenti-henti berdoa untuk kamu. Kami meminta, supaya kamu menerima segala hikmat dan pengertian yang benar, untuk mengetahui kehendak Tuhan dengan sempurna.”

            Kita perlu menerima [dipenuhi] segala hikmat dan pengertian yang benar untuk mengetahui kehendak Allah. Dengan kata lain, pengetahuan mengenai kehendak Kristus harus memenuhi seluruh pikiran kita. Semua itu harus menguasai pikiran kita. Setiap motivasi dan setiap niat harus dikuasai oleh pengetahuan mengenai kehendak Kristus.

            Selanjutnya Paulus menulis di Kolose 4:12:

            “Salam dari Epafras kepada kamu; ia seorang dari antaramu, hamba Kristus Yesus, yang selalu bergumul dalam doanya untuk kamu, supaya kamu berdiri teguh, sebagai orang-orang yang dewasa dan yang berkeyakinan penuh dengan segala hal yang dikehendaki Allah.”

            Orang yang percaya itu hanya menjadi sempurna dan lengkap sejauh ia memenuhi seluruh kehendak Tuhan. Ibrani pasal 13 menyampaikan kebenaran ini dengan indah sekali:

            “Maka Allah damai sejahtera, yang oleh darah perjanjian yang kekal telah membawa kembali dari antara orang mati Gembala Agung segala domba, yaitu Yesus, Tuhan kita, kiranya memperlengkapi kamu dengan segala yang baik untuk melakukan kehendak-Nya, dan mengerjakan di dalam kita apa yang berkenan kepada-Nya, oleh Yesus Kristus.” (Ibrani 13:20–21)

            Kita menjadi sempurna dan lengkap, kita mengalami kepuasan, sejauh kita benar-benar melakukan kehendak Tuhan, sama seperti Yesus pun selama hidup-Nya di dunia hanya menemukan kepuasan dengan melakukan kehendak Tuhan.

            Seandainya masih ada ketidak-harmonisan, frustrasi atau pergolakan emosional dalam hidup saudara, sebaiknya saudara memeriksa kembali bagaimana hubungan saudara dengan kehendak Tuhan. Karena saudara hanya akan menjadi sempurna sejauh saudara benar-benar mengetahui dan menjalankan kehendak Tuhan. Hal yang lain tidak akan membuat saudara komplit dan akan menimbulkan frustrasi.

            *Prayer Response

            Terima kasih, Tuhan, untuk karya-Mu dalam diriku. Ku-deklarasikan harapanku untuk berdiri dengan sempurna dan seutuhnya dalam seluruh kehendak Tuhan, dan hanya menemukan kepuasan dalam melakukan kehendak-Nya. Aku telah dijadikan sempurna di dalam Kristus. Amin.

            Aku Sudah Berdoa
            Menyukai
            Membagikan
            Expand Content

            What People Say

            See how Melakukan Kehendak Tuhan has impacted lives across the globe.

            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California
            "After 20 years of struggling with unforgiveness, the Biblical principles shared in this teaching helped me release the bitterness I had been carrying. The step-by-step approach to forgiveness wasn't just theory—it actually worked in my life when nothing else had."
            Michael T., United Kingdom
            "As a new Christian, I was confused about many aspects of faith. These teachings provided clear, Scripture-based explanations that helped build my foundation. I'm especially grateful for how the content made complex concepts accessible without watering down the truth."
            Priya M., India
            "The teaching on God's sovereignty during difficult times came to me exactly when I needed it most. After losing my job and facing health challenges, this message reminded me that God remains in control. It gave me hope when I had none left."
            James L., Australia
            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California

            Kode: WD-B097-226-IND

            Hadiah
            Memberi
            Kirim Masukan