Logo
Logo
Learn
Buku-bukuKursus AlkitabSumber
PenjangkauanTentang
Indonesia Flag Icon

Menu

  • Home
  • Learn +
    • Penjangkauan
    • Tentang +
      • Bergabung +
        • Kontak +

            Dapatkan eBook Gratis

            Mulailah koleksi Derek Prince anda dengan eBook gratis berjudul Bagaimana Beralih Dari Kutuk Kepada Berkat saat anda berlangganan buletin kami.

            Pengajaran Alkitab Gratis
            Logo
            Logo
            HomeLearnPenjangkauanTentangBerikan Donasi

            Hak Cipta © 2026 Pelayanan Derek Prince. Seluruh hak cipta

            KontakKerahasiaan PribadiHak CiptaLicensesPeta Situs
            Rumah
            Sumber
            Pintu dan Sang Gembala

            Pintu dan Sang Gembala

            Derek Prince

            Derek Prince

            Menyukai
            Membagikan
            Bahasa Indonesia

            *Article Language

            Kirimkan Kesaksian

            Menawarkan

            Memberi

            *First Published: 2008

            *Last Updated: Maret 2026

            2 min read

            Yesus secara mendalam adalah baik pintu maupun gembala yang baik, sebuah kebenaran yang sangat penting bagi akses kita kepada Bapa. Untuk mengenal Kristus yang bangkit sebagai Gembalamu, engkau harus terlebih dahulu datang melalui Kristus yang disalibkan, yang adalah satu-satunya pintu.

            Yesus berkata:

            “Akulah pintu” (Yohanes 10:9).

            Dua ayat sesudah itu Ia berkata:

            “Akulah gembala yang baik” (ayat 11).

            Pernahkah saudara berhenti sejenak untuk bertanya dalam hatimu, apa artinya bahwa Yesus adalah sekaligus sebuah “pintu” dan juga “gembala yang baik”? Sebenarnya persoalannya sederhana saja, tetapi memang mendalam juga. Yesus yang disalibkan adalah pintunya. Yesus yang telah dibangkitkan adalah sang gembala. Tetapi jikalau saudara menginginkan Yesus yang telah dibangkitkan (dihidupkan kembali) itu menjadi gembalamu, maka saudara harus datang melalui Yesus yang telah disalibkan, yaitu pintunya. Hanya orang yang datang kepada Kristus yang telah disalibkan, dapat memiliki Yesus yang dibangkitkan sebagai gembalanya.

            “Karena oleh Dia [Yesus Kristus] kita kedua pihak [Yahudi dan bukan-Yahudi] dalam satu Roh beroleh jalan masuk kepada Bapa.” (Efesus 2:18)

            Hanya ada satu jalan, yaitu Yesus dan satu Roh, yaitu Roh Kudus, yang akan membawa orang kepada Bapa. Jika tidak datang melalui Yesus, kita juga tidak mendapat Roh Kudus yang dapat membawa kepada Bapa. Roh Kudus tidak akan menghormati pendekatan yang lain kepada Tuhan kecuali melalui Yesus, dan itupun harus Yesus yang telah dipakukan pada kayu salib.

            Apabila kita datang melalui Yesus sebagai pintu, maka kita akan mendapatkan kesaksian supranatural dari Roh Kudus. Semua ibadah yang benar dan benar-benar berpusat kepada Tuhan selalu mendapatkan kesaksian supranatural yang menandakan perkenan ilahi. Jika tidak ada itu, sebaiknya kita bertanya mengapa, sebab Tuhan sudah berjanji bahwa kebenaran akan dihormati-Nya dengan bukti yang supranatural. Dan Ia senantiasa melakukan hal itu di sepanjang sejarah yang diceritakan dalam Alkitab.

            *Prayer Response

            Terima kasih, Tuhan, karena aku boleh mendekati-Mu. Ku-deklarasikan, hanya ada satu jalan, yaitu Yesus, dan ada satu Roh, yaitu Roh Kudus yang membawa kita kepada Bapa. Aku ada jalan masuk kepada Tuhan melalui Roh Kudus. Amin.

            Aku Sudah Berdoa
            Menyukai
            Membagikan
            Expand Content

            What People Say

            See how Pintu dan Sang Gembala has impacted lives across the globe.

            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California
            "After 20 years of struggling with unforgiveness, the Biblical principles shared in this teaching helped me release the bitterness I had been carrying. The step-by-step approach to forgiveness wasn't just theory—it actually worked in my life when nothing else had."
            Michael T., United Kingdom
            "As a new Christian, I was confused about many aspects of faith. These teachings provided clear, Scripture-based explanations that helped build my foundation. I'm especially grateful for how the content made complex concepts accessible without watering down the truth."
            Priya M., India
            "The teaching on God's sovereignty during difficult times came to me exactly when I needed it most. After losing my job and facing health challenges, this message reminded me that God remains in control. It gave me hope when I had none left."
            James L., Australia
            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California

            Kode: WD-B097-220-IND

            Hadiah
            Memberi
            Kirim Masukan