Anak Tuhan dan Rekan Pewaris Kristus

Derek Prince
*First Published: 2008
*Last Updated: Maret 2026
2 min read
Di dalam
“Roma 8:15–17”, Paulus menulis kepada umat Kristen mengenai hal-hal apa yang sesungguhnya tersedia bagi mereka apabila sungguh percaya kepada Kristus.
“Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: ‘Ya Abba, ya Bapa!’ Roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita, bahwa kita adalah anak-anak Allah. Dan jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli waris, maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah, yang akan menerimanya bersama-sama dengan Kristus, yaitu jika kita menderita bersama-sama dengan Dia, supaya kita juga dipermuliakan bersama-sama dengan Dia.”
Perkataan Abba adalah ucapan bahasa Aramaik atau Ibrani, artinya sama dengan ucapan bahasa Inggris “Daddy” atau “Papa” (Papi). Sesungguhnya, kita mempunyai hubungan yang intim dengan Allah Bapa yang kita sapa dengan kata “Papi”. Roh Allah sendiri yang memberi kita keberanian dan keyakinan untuk berkata demikian.
Menurut Alkitab, kita semua adalah anak-anak Tuhan, namun Roh Allah-lah yang menjadikan kebenaran ini semakin mantap dalam hati kita masing-masing. Kita memang benar anak-anak Allah. Dan jika kita memang anak, sudah tentu kita juga akan menjadi pewaris. Kita dijadikan pewaris Allah dan sesama pewaris dengan Kristus.
Tentu saja ada satu syaratnya: apakah kita bersedia untuk juga turut ambil bagian dalam segala penderitaan-Nya? Jika kita hendak sama-sama menerima warisan, kita juga harus turut serta dalam penderitaan-penderitaan yang dialami-Nya. Ingat, mutiara itu sesungguhnya terbentuk melalui banyak tekanan dan stres.
Penting sekali untuk mengerti, apa artinya menjadi sesama pewaris. Itu tidak berarti kita hanya mendapat sebagian kecil dari seluruh warisan. Tidak! Maksudnya, sebagai anak sulung Yesus menerima seluruh warisannya, dan kita pun menerima seluruh warisan itu bersama Dia. Masing-masing kita mempunyai hak untuk menerima seluruh warisan, sebab memang itulah warisan Yesus. Dalam kerajaan Allah hukum yang berlaku adalah saling berbagi. Kita tidak perlu berebut warisan, sebab segala sesuatu yang dimiliki Allah Bapa dan Anak-Nya, Kristus, akan turut kita nikmati.
*Prayer Response
Terima kasih, Tuhan, karena Engkau telah memilihku dalam kasih. Ku-deklarasikan, aku ini anak Tuhan dan sesama ahli waris Kristus. Aku telah diadopsi menjadi anak Tuhan. Amin.
Kode: WD-B097-214-IND