Putra-putri Tuhan

Derek Prince
*First Published: 2008
*Last Updated: Maret 2026
2 min read
“Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, yang dalam Kristus telah mengaruniakan kepada kita segala berkat rohani di dalam surga. Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya. Dalam kasih Ia telah menentukan kita dari semula oleh Yesus Kristus untuk menjadi anak-anak-Nya, sesuai dengan kerelaan kehendak-Nya, supaya terpujilah kasih karunia-Nya yang mulia, yang dikaruniakan-Nya kepada kita di dalam Dia, yang dikasihi-Nya.”
(Efesus 1:3–6)
Di sini Paulus mengatakan apa sebenarnya rencana Tuhan yang kekal, bahkan sebelum penciptaan alam semesta: supaya kita (anak-anak manusia) dapat menjadi anak-anak-Nya, yaitu putra-putri Allah.
Hanya ada satu jalan untuk mencapai tujuan tersebut, yaitu Yesus harus mati di kayu salib menjalani hukuman atas nama manusia. Yesus membuka jalan supaya kita diterima kembali, karena Ia menanggung semua dosa kita dan menjadi tertolak karena kita. Untuk itu Ia kehilangan status sebagai Anak Allah, agar supaya kitalah yang akan memperoleh status tersebut, sebagai putra-putri Allah.
Saya sungguh senang dengan ayat 6 di atas:
“supaya terpujilah kasih karunia-Nya yang mulia, yang dikaruniakan-Nya kepada kita di dalam Dia, yang dikasihi-Nya.”
[BIMK: ”Terpujilah Allah yang agung, karena melalui Anak-Nya yang tercinta Ia sangat mengasihi kita.” NIV: “Terpujilah rakhmat-Nya yang mulia, yang diberikan-Nya dengan cuma-cuma kepada kita melalui Dia yang dikasihi itu.”]
Ungkapan kata bahasa Yunani yang diterjemahkan “freely given us” (diberikan-Nya dengan cuma-cuma kepada kita) itu merupakan sebuah kata yang luar biasa. Itulah kata sama yang diucapkan oleh malaikat ketika menyapa Perawan Maria:
“Engkau yang dikaruniai”
[engkau yang sangat diperkenan]
(Lukas 1:28)
Semua ini menunjukkan bahwa sesungguhnya kita ini telah menjadi obyek perkenan Allah yang luar biasa. New King James Version (NKJV) berkata bahwa Tuhan “telah membuat kita diterima di dalam Dia yang dikasihi-Nya”
(Efesus 1:6).
Saudara perlu menyadari bahwa sesungguhnya Yesus telah menanggung dosa dan ketertolakan saudara, supaya saudara dapat diterima menjadi salah seorang anak Allah.
*Prayer Response
Terima kasih, Tuhan, karena Engkau telah memilihku dalam kasih. Ku-deklarasikan, Yesus telah menanggung ketertolakanku, supaya aku diterima baik oleh-Nya. Aku telah diadopsi menjadi anak Tuhan. Amin.
Kode: WD-B097-211-IND