Logo
Logo
Learn
Buku-bukuKursus AlkitabSumber
PenjangkauanTentang
Indonesia Flag Icon

Menu

  • Home
  • Learn +
    • Penjangkauan
    • Tentang +
      • Bergabung +
        • Kontak +

            Dapatkan eBook Gratis

            Mulailah koleksi Derek Prince anda dengan eBook gratis berjudul Bagaimana Beralih Dari Kutuk Kepada Berkat saat anda berlangganan buletin kami.

            Pengajaran Alkitab Gratis
            Logo
            Logo
            HomeLearnPenjangkauanTentangBerikan Donasi

            Hak Cipta © 2026 Pelayanan Derek Prince. Seluruh hak cipta

            KontakKerahasiaan PribadiHak CiptaLicensesPeta Situs
            Rumah
            Sumber
            Patuh kepada Tuhan Karena Kasih Karunia

            Patuh kepada Tuhan Karena Kasih Karunia

            Derek Prince

            Derek Prince

            Menyukai
            Membagikan
            Bahasa Indonesia

            *Article Language

            Kirimkan Kesaksian

            Menawarkan

            Memberi

            *First Published: 2008

            *Last Updated: Maret 2026

            2 min read

            Perintah Allah untuk menjadi kudus terdapat baik dalam Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru, namun cara kita menaati-Nya sangat berbeda. Kekudusan sejati tidak berasal dari menaati peraturan, melainkan dari membiarkan Tuhan Yesus hidup di dalam dan melalui diri Anda.

            Apa bedanya mematuhi Tuhan di bawah hukum Taurat dan mematuhi Dia di bawah kasih karunia? Tujuan akhir dari kedua pola hidup tersebut adalah ketaatan terhadap Tuhan. Tetapi ketaatan itu tercapai dengan cara yang berbeda. Sebagai contohnya, mari kita melihat sebuah perintah sederhana yang tertulis dalam hukum Musa di bawah PL dan dalam salah satu surat kiriman yang terdapat dalam PB. Kata-kata yang dipakai persis sama, dan kata-kata itu sama-sama berlaku, baik ketika di bawah hukum Taurat maupun di bawah kasih karunia.

            Dalam PL Tuhan bersabda kepada bangsa Israel melalui Musa dan berkata:

            “Sebab Akulah TUHAN yang telah menuntun kamu keluar dari tanah Mesir, supaya menjadi Allahmu; jadilah kudus, sebab Aku inilah kudus” (Imamat 11:45).

            Dalam konteks PL, untuk bisa “menjadi kudus” kita harus mematuhi seperangkat peraturan yang benar-benar rumit sekali (semuanya dijabarkan secara rinci dalam selebihnya kitab Imamat). Di sini kekudusan diperoleh melalui segala macam peraturan, dan sifatnya legalistik. “Lakukan begini. Jangan lakukan begitu.”

            Ayat yang terdapat dalam PB ditujukan kepada umat Kristen yang telah menerima penebusan Yesus:

            “Hiduplah sebagai anak-anak yang taat dan jangan turuti hawa nafsu yang menguasai kamu pada waktu kebodohanmu, tetapi hendaklah kamu menjadi kudus di dalam seluruh hidupmu sama seperti Dia yang kudus, yang telah memanggil kamu, sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus” (1 Petrus 1:14–16).

            Kata-kata yang tertulis di situ sesungguhnya dikutip juga dari kitab Imamat. Nah, apakah berarti menurut Petrus kita harus tetap mematuhi semua peraturan PL yang isinya mengenai hewan kurban dan hal-hal yang diharamkan itu? Jelas tidak. Petrus pasti mempunyai pikiran yang lain. Kekudusan versi PL mengatakan: “Wah, aku harus menaati semua peraturan ini.” Respon iman yang merupakan alternatif sekarang (PB) adalah: “Saya tidak perlu mengikuti seperangkat peraturan. Biarlah Yesus saja yang bersifat kudus di dalam diriku dan melalui hidupku.”

            *Prayer Response

            Terima kasih, Tuhan, karena Engkau telah memanggilku. Ku-deklarasikan, bahwa kekudusan tidak datang dengan mematuhi segala peraturan agama, melainkan karena penebusan yang dilakukan Yesus bagiku. Yesus di dalam diriku adalah kekudusanku, dan aku ini orang yang kudus. Amin.

            Aku Sudah Berdoa
            Menyukai
            Membagikan
            Expand Content

            What People Say

            See how Patuh kepada Tuhan Karena Kasih Karunia has impacted lives across the globe.

            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California
            "After 20 years of struggling with unforgiveness, the Biblical principles shared in this teaching helped me release the bitterness I had been carrying. The step-by-step approach to forgiveness wasn't just theory—it actually worked in my life when nothing else had."
            Michael T., United Kingdom
            "As a new Christian, I was confused about many aspects of faith. These teachings provided clear, Scripture-based explanations that helped build my foundation. I'm especially grateful for how the content made complex concepts accessible without watering down the truth."
            Priya M., India
            "The teaching on God's sovereignty during difficult times came to me exactly when I needed it most. After losing my job and facing health challenges, this message reminded me that God remains in control. It gave me hope when I had none left."
            James L., Australia
            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California

            Kode: WD-B097-210-IND

            Hadiah
            Memberi
            Kirim Masukan