Logo
Logo
Learn
Buku-bukuKursus AlkitabSumber
PenjangkauanTentang
Indonesia Flag Icon

Menu

  • Home
  • Learn +
    • Penjangkauan
    • Tentang +
      • Bergabung +
        • Kontak +

            Dapatkan eBook Gratis

            Mulailah koleksi Derek Prince anda dengan eBook gratis berjudul Bagaimana Beralih Dari Kutuk Kepada Berkat saat anda berlangganan buletin kami.

            Pengajaran Alkitab Gratis
            Logo
            Logo
            HomeLearnPenjangkauanTentangBerikan Donasi

            Hak Cipta © 2026 Pelayanan Derek Prince. Seluruh hak cipta

            KontakKerahasiaan PribadiHak CiptaLicensesPeta Situs
            Rumah
            Sumber
            Prakarsa Tuhan

            Prakarsa Tuhan

            Derek Prince

            Derek Prince

            Menyukai
            Membagikan
            Bahasa Indonesia

            *Article Language

            Kirimkan Kesaksian

            Menawarkan

            Memberi

            *First Published: 2008

            *Last Updated: Maret 2026

            2 min read

            Pernahkah Anda merenungkan bagaimana iman Anda kepada Tuhan benar-benar dimulai? Proses dipisahkan bagi Allah sepenuhnya dimulai oleh-Nya, ketika Roh Kudus menarik Anda kepada kebenaran dan memberikan iman yang Anda perlukan untuk percaya.

            Sama seperti dalam setiap proses penebusan, proses pengudusan itu juga diprakarsai oleh Tuhan sendiri, bukan oleh manusia. Jadi, semuanya dimulai sejak dahulu [dalam kekekalan] karena Tuhanlah yang mula-mula memilih kita.

            Sesudah itu, dalam perjalanan “waktu” urutan prosesnya adalah sebagai berikut: (1) Roh Kudus mulai mempengaruhi kita; (2) Ia menarik kita keluar dari jalan besar yang menuju kebinasaan, yang mungkin akan terus kita lakoni seandainya tidak ditarik keluar (lihat Matius 7:13); (3) Ia mulai mengkonfrontasi kita dengan kebenaran, yaitu ketika kita bertemu dengan Yesus sendiri (lihat Yohanes 14:6); (4) Ia mengaruniakan kepada kita iman untuk mampu mempercayai kebenaran; dan (5) kita mulai mendapatkan keselamatan karena mempercayai kebenaran.

            Di Efesus 2:8 Paulus menulis bahwa kita semua diselamatkan karena iman. Lalu ia mengingatkan bahwa iman itu tidak mungkin timbul begitu saja dari diri kita sendiri. Tidak, iman itu dianugerahkan oleh Roh Kudus.

            Jadi, dalam artian ini dapat dikatakan bahwa pengudusan itu sesungguhnya berarti kita “dikhususkan/ dipisahkan untuk Tuhan”. Dalam banyak kasus, proses pengudusan itu bahkan sudah dimulai sebelum kita mulai kenal Allah secara pribadi. Rasul Paulus dan Nabi Yeremia kedua-duanya telah dikuduskan ketika masih berada di rahim ibunya. (Lihat Galatia 1:15; Yeremia 1:5.) Tuhan sudah mulai memisahkan/ mengkhususkan diri kita, lama sebelum kita sendiri mulai mengetahuinya.

            “[Kita adalah] orang-orang yang dipilih, sesuai dengan rencana Allah, Bapa kita [yang mengetahuinya sejak semula], dan yang dikuduskan oleh Roh, supaya taat kepada Yesus Kristus dan menerima percikan darah-Nya. (1 Petrus 1:2)”

            Tuhan memilih diri kita dari di dalam kekekalan (sebelum dunia ini ada), dan pilihan Tuhan itu didasarkan kemahatahuan-Nya yang mampu melihat segala sesuatu sebelum terjadi. Tetapi pilihan Tuhan tidak pernah semena-mena atau dilakukan secara acak.

            Roh Kudus membujuk kita untuk berhenti meneruskan jalan yang menuju kebinasaan, untuk dikonfrontir dengan hal-hal yang dikatakan oleh Kristus mengenai diri-Nya. Lalu Ia memberi kita kasih karunia untuk mampu menaati berita Injil. Apabila kita sungguh taat, maka darah Yesus dipercikkan atas kita.

            Dalam ayat di surat 1 Petrus di atas, kita melihat bahwa Tuhanlah dan bukan manusia sendiri yang memulai prakarsanya, dan pihak pertama yang berperan dalam proses ini adalah Roh Kudus.

            *Prayer Response

            Terima kasih, Tuhan, karena Engkau telah memanggilku. Ku-deklarasikan, bahwa ini adalah prakarsa Tuhan, pilihan yang Ia buat di dalam kekekalan – dan bahwa hal ini bukanlah dibuat dengan semena-mena. Aku ini orang yang kudus. Amin.

            Aku Sudah Berdoa
            Menyukai
            Membagikan
            Expand Content

            What People Say

            See how Prakarsa Tuhan has impacted lives across the globe.

            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California
            "After 20 years of struggling with unforgiveness, the Biblical principles shared in this teaching helped me release the bitterness I had been carrying. The step-by-step approach to forgiveness wasn't just theory—it actually worked in my life when nothing else had."
            Michael T., United Kingdom
            "As a new Christian, I was confused about many aspects of faith. These teachings provided clear, Scripture-based explanations that helped build my foundation. I'm especially grateful for how the content made complex concepts accessible without watering down the truth."
            Priya M., India
            "The teaching on God's sovereignty during difficult times came to me exactly when I needed it most. After losing my job and facing health challenges, this message reminded me that God remains in control. It gave me hope when I had none left."
            James L., Australia
            "I've applied the Biblical principles on family relationships from this teaching, and it has completely restored harmony in our home. My teenagers and I now have meaningful conversations about faith, and my marriage has been strengthened in ways I never thought possible."
            Elena R., Brazil
            "The teachings on spiritual warfare completely transformed my approach to daily challenges. I used to feel overwhelmed by life's obstacles, but now I understand how to stand firm in faith. This teaching gave me practical tools I use every single day."
            Sarah K., California

            Kode: WD-B097-207-IND

            Hadiah
            Memberi
            Kirim Masukan